15 November 2015

Penyerapan Dana BOS Sekolah Swasta Rendah



MASIH RENDAH - Aktivitas di salah satu sekolah dasar (SD) saat diabadikan belum lama ini. Penyerapan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kementerian Agama untuk sekolah swasta di Sulsel lebih rendah dibanding sekolah negeri. Data menyebutkan, sampai akhir triwulan ketiga atau 30 September 2015, mencapai Rp 77.435.724.000, atau 49,27 persen dari jumlah pagu sebesar Rp 157.169.200.000. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Penyerapan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kementerian Agama untuk sekolah swasta di Sulsel lebih rendah dibanding sekolah negeri. Data menyebutkan, sampai akhir triwulan ketiga atau 30 September 2015, mencapai Rp 77.435.724.000, atau 49,27 persen dari jumlah pagu sebesar Rp 157.169.200.000.
Kepala Kantor Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kantor Wilayah Sulsel, Alfiker Siringoringo, mengatakan, tingkat penyerapan tersebut lebih rendah dibandingkan dana BOS Kementerian Agama untuk sekolah untuk sekolah negeri yang mencapai Rp 27.400.205.277, atau 59,17 persen dari pagu Rp 46.307.800.000.
“Saat ini realisasi terendah terjadi pada dana BOS Kementerian Agama untuk pondok pesantren sebesar Rp 1.441.707.500, atau 25,85 persen dari pagu Rp 5.576.400.000,” ujarnya belum lama ini dalam jumpa pers di Gedung Keuangan Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar.
Selain itu, sebut Alfiker, meski secara persentase di triwulan ketiga ini lebih rendah, akan tetapi ia berharap ke depannya seluruh elemen stakeholder senantiasa lebih cepat mengambil kebijakan langkah-langkah yang tepat untuk mempercepat penyerapan anggaran BOS. 
“Ke depannya, diharapkan kepada seluruh satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama agar mengambil langkah-langkah strategis guna mempercepat penyerapan anggaran, khususnya terkait penyaluran dana BOS,” pesannya.