11 November 2015

Menkominfo Resmikan Infrastruktur Digital di Simeulue

APLIKASI DIGITAL - Menkominfo Rudiantara (dua dari kanan) berbincang dengan Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini (kiri), terkait penggunaan aplikasi digital “mFish” pada ajang pameran “Dari Indonesia untuk Dunia” di Gedung Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Banten, Selasa (4/8). BLOGKATAHATIKU/IST
Penuhi Layanan Internet Daerah Terpencil
Menkominfo Resmikan Infrastruktur Digital di Simeulue

BLOGKATAHATIKU - PT XL Axiata Tbk (XL) berkomitmen untuk terus memperbesar kontribusi bagi masyarakat melalui layanan telekomunikasi dan layanan digital. Salah satu langkah yang ditempuh, antara lain membangun dan mengoperasikan infrastruktur di daerah terpencil dan perbatasan, termasuk pulau-pulau terluar.
Sebagai bagian dari implementasi visi tersebut, belum lama ini XL menambah infrastruktur jaringan data dan internet di Pulau Simeulue, Nanggroe Aceh Darussalam. Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Menkominfo RI), Rudiantara, meresmikan secara langsung infrastruktur tersebut. Turut hadir dalam acara, Komandan Pangkalan TNI AL Letkol Laut (KH) Elfanda dan Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini.
Penegasan komitmen XL itu, sebut Dian, sebagai bagian dari peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-19 XL yang jatuh di Oktober ini. XL sendiri sudah melayani warga Simeulue sejak September 2008, dan apa yang telah dilakukan pihaknya di sana, merupakan upaya dalam membantu menyediakan infrastruktur yang bisa menjembatani pembangunan hingga ke daerah-daerah terpencil, termasuk pulau-pulau terluar.
“Apalagi, di sini juga ada pangkalan TNI AL yang menjaga wilayah kedaulatan NKRI. Kami sangat berharap, layanan XL akan bisa ikut mendukung kegiatan masyarakat setempat yang pada akhirnya akan mampu meningkatkan kualitas hidup,” imbuhnya.
Dian berharap, dengan penambahan BTS 3G di sana, selain membantu masyarakat untuk mampu lebih terjembatani dalam mengakses informasi, juga bisa mendukung promosi daerah.
Menurutnya, pulau yang memiliki jumlah penduduk kurang dari 90 ribu jiwa tersebut, memiliki sejumlah potensi besar. Di bidang pariwisata misalnya, pantai di Simeulue memiliki ombak bagus yang cocok untuk olahraga selancar (surfing). Selain itu, pulau ini juga memiliki potensi besar di bidang perikanan, salah satunya dalam budidaya udang lobster. Di perkebunan, warga secara turun-temurun juga menanam cengkeh.
“XL juga menawarkan suatu konsep sosialisasi kebijakan terkait pencegahan pencurian ikan oleh komunitas nelayan di negara-negara tetangga kepada pemerintah Indonesia. Dukungan XL bisa dilakukan bekerja sama operator di beberapa negara tetangga yang ada dalam grup Axiata Bhd. XL sendiri akan mempresentasikan konsep layanan digital ini kepada kementerian terkait, termasuk Kemenkominfo,” beber Dian.     
 Dijelaskan, guna mengembangkan kontribusi perusahaan bagi masyarakat di daerah terpencil dan pulau-pulau terluar, ke depannya XL juga akan menerapkan layanan digital yang mampu memaksimalkan pemberdayaan potensi masing-masing daerah.
Sebagai contoh, saat ini XL memiliki aplikasi “mFish” yang terbukti mampu membantu nelayan di sejumlah daerah. “Bekerja sama dengan daerah tertentu, XL antara lain juga menjalankan program Xmart Village dan Xmart City,” tandas Dian.