14 November 2015

Makassar Segera Miliki Technopark




TECHNOPARK - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, saat mempresentasikan Makassar Technology Park (Technopark). Makassar Technopark yang sedang dirancang diharap mampu melahirkan anak-anak Makassar yang terampil melakukan riset-riset dan pengembangan di bidang teknologi, serta menciptakan inovasi yang memiliki nilai bisnis, termasuk menciptakan lapangan kerja baru. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Technopark pertama kali diinisiasi Guru Besar Universitas Stanford, Frederick Terman, dengan menyewakan lahan di kawasan kampus untuk perusahaan-perusahaan berteknologi tinggi (high tech), dan juga menyediakan modal ventura bagi perusahaan-perusahaan pemula. Kawasan di sekitar Universitas Stanford yang dikenal dengan nama Silicon Valley tersebut, kini memiliki ratusan ribu pekerja, industri berteknologi tinggi, serta omset hingga jutaan dolar AS per hari.
Sampai sekarang sudah ada 400 Technopark di seluruh dunia, dan akan bertumbuh terus. Di Amerika Serikat sendiri ada 150 Technology Park (Technopark), lalu Jepang memiliki 111, Tiongkok mulai 1980 hingga kini sudah memiliki 100 Technopark. Di Indonesia konsep Technopark belum berkembang dengan baik. Sampai saat ini baru ada di beberapa lokasi, yaitu Solo, Bekasi, serta awal 2010 lalu berdiri Bandung Techno Park (BTP).
Makassar memiliki visi menjadi kota dunia. Salah satu cara untuk mewujudkan itu dibutuhkan suatu kawasan bisnis internasional dan kawasan penelitian. Beberapa kota maju yang menyadari pentingnya penelitian, telah berhasil memproduksi sendiri segala kebutuhannya, dengan telah memiliki kawasan penelitian atau research land. Aktivitas pembangunan ekonomi Makassar selama ini, tidak terlepas dari kegiatan investasi pada berbagai sektor industri.
Dari sisi pengembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), Makassar diarahkan menjadi kota cyber city. Ini merupakan langkah nyata Pemkot Makassar mencerdaskan masyarakat agar melek teknologi. Di sisi lain, Makassar juga dikenal sebagai kota pendidikan dengan hadirnya beragam universitas, akademisi, peneliti, serta lembaga penelitian dan pengembangan. Dengan potensi di atas, Makassar akan dapat bersaing di kancah nasional maupun global melalui konsep Technopark.
Saat rapat teknis penyusunan roadmap pembangunan Makassar Technopark di Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, telah mengemuka bahwa Makassar akan segera memiliki Technopark atau kawasan bangunan yang dikhususkan untuk pendidikan, pelatihan, penelitian, serta pengembangan sains dan teknologi.
Sejumlah stakeholder hadir membahas rencana pembangunan Makassar Technopark. Di antaranya, perwakilan dari Pemkot Makassar, Unhas, BBIHP Kementerian Perindustrian Makassar, serta komunitas IT Makassar Park. Rencana pembangunan Makassar Technopark merupakan bagian dari kerja sama antara pemerintah pusat, Pemkot Makassar, Unhas, serta sejumlah stakeholder lain yang berkecimpung dalam bidang pengembangan IT di Makassar.
“Kami berharap, Makassar Technopark yang sedang dirancang mampu melahirkan anak-anak Makassar yang terampil melakukan riset-riset dan pengembangan di bidang teknologi, serta menciptakan inovasi yang memiliki nilai bisnis, termasuk menciptakan lapangan kerja baru,” jelas Kepala Bagian Kerja Sama Dalam Negeri Unhas, Sakka Pati saat memimpin rapat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Makassar, Ismunandar, mengatakan, pelaksanaan program Makassar Technopark akan diawali dengan membuat Rumah Software. Rumah Software merupakan penyedia sekaligus pembuat software, sesuai dengan kebutuhan atau permintaan konsumen.
Menurutnya, Makassar Technopark akan sama Technopark di kota lain. Dengan target melahirkan satu rumah website Makassar Technopark di 2016, atas kolaborasi Kementrian Perindustrian, Unhas, dan Pemkot Makassar.