29 November 2015

Komitmen Gaikindo untuk Memajukan Industri Otomotif

GAIKINDO - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) berkomitmen terus mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional, dan salah satu sasarannya adalah Makassar. Data Gaikindo mencatat dari 10 besar provinsi penyumbang penjualan kendaraan bermotor tertinggi di Indonesia, Sulsel memiliki peran penting terhadap pertumbuhan industri otomotif nasional dengan menyumbang 2,8 persen dari total penjualan mobil nasional. BLOGKATAHATIKU/ANITA ANNY
BLOGKATAHATIKU - Sukses dengan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015 pada 20-30 Agustus 2015 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang, GIIAS kembali digelar pada dua kota besar Indonesia lainnya, yakni Makassar dan Surabaya. Makassar menjadi destinasi pertama dari rangkaian pameran mobil terbesar di Asia Tenggara ini. GIIAS Makasar 2015 berlangsung 25-29 November 2015 di Celebes Convention Center (CCC).
Gaikindo berkomitmen terus mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional, dan salah satu sasarannya adalah Makassar. Data Gaikindo mencatat dari 10 besar provinsi penyumbang penjualan kendaraan bermotor tertinggi di Indonesia, Sulsel memiliki peran penting terhadap pertumbuhan industri otomotif nasional dengan menyumbang 2,8 persen dari total penjualan mobil nasional.
Gaikindo sesungguhnya adalah organisasi nirlaba. Semua anggotanya adalah perusahaan APM yang terdiri dari produsen kendaraan bermotor, distributor kendaraan bermotor, serta pembuat komponen utama kendaraan bermotor. Berdiri sejak 1969, Gaikindo mengemban peran ke dalam negeri dan peran internasional.
Di dalam negeri, Gaikindo memfasilitasi anggotanya terkait kebijakan-kebijakan pemerintah menyoal industri otomotif, antara lain kebijakan industri dan perdagangan, energi, perpajakan, standar keselamatan, pemanfaatan teknologi, dan lingkungan. Sementara di luar negeri, Gaikindo menjadi mitra bagi asosiasi-asosiasi industri otomotif di berbagai negara. Itu terutama terhadap asosiasi di negara-negara yang menjadikan industri otomotif sebagai tulang punggung ekonomi, khususnya negara para prinsipal yang produknya masuk pasar otomotif Indonesia.
Dalam kapasitasnya di Tanah Air maupun peran global seperti itulah, Gaikindo ikut mendorong pengembangan industri yang mengarah pada produksi mobil ramah lingkungan atau lebih dikenal sebagai low cost green car (LCGR). Ini sesuai tren internasional yang menuntut kendaraan bermotor untuk memenuhi berbagai syarat guna menghadapi tantangan ekologis.
Hal tersebut dimulai dari tuntutan mesin yang efisien (hemat bahan bakar dan rendah emisi), kelistrikan yang hemat energi, pemanfaatan bahan-bahan yang ringan dan kuat, serta fitur-fitur yang mendukung keselamatan pengendara, penumpang, serta para pengguna jalan lain.