14 November 2015

HUT Ke-408 Makassar


TEROBOSAN - Salah satu terobosan yang dilakukan Pemkot Makassar saat perayaan HUT ke-408 Makassar adalah meluncurkan air siap minum di tiga titik di Makassar, di antaranya Anjungan Pantai Losari, Taman Macan, dan Lapangan Karebosi. BLOGKATAHATIKU/IST

HUT Ke-408 Makassar
Implementasi Menuju Kota Perdagangan Asia Pasifik

BLOGKATAHATIKU - Sesuai visinya untuk menjadi kota dunia, pada perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-408, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar telah menargetkan akan mengembalikan kejayaan masa lampau kota ini dengan menjadi sentral perdagangan Asia Pasifik.
Makassar ke depan ditargetkan bakal menjadi kota perdagangan terkemuka di Asia Pasifik. Hal tersebut menjadi harapan Gubernur Sulsel saat menghadiri perayaan HUT ke-408 Makassar.
Hal tersebut bukan sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan. Pasalnya, sejak abad ke-16, Makassar telah menunjukkan peran sebagai kota pelabuhan yang penting dalam perdagangan dunia. Pada masa itu, Makassar telah masuk dalam jaringan perdagangan yang menghubungkan antara Asia dan Eropa. Di masa akan datang, Syahrul sangat mendukung Pemkot Makassar untuk mengembalikan kejayaan Makassar di masa lalu.
Salah satu langkah yang kembali akan dilakukan adalah perluasan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin menjadi tiga kali lipat dibandingkan yang sudah ada sekarang. Selain itu, juga akan lebih mengembangkan pembangunan Makassar New Port. Semuanya itu guna meningkatkan kapasitas Makassar agar dapat menjadi kota perdagangan dan hub, bukan hanya untuk Indonesia tetapi juga Asia Pasifik.
Meskipun Makassar berkembang sangat pesat dan menjadi kota modern, tetapi tetap harus menjaga warisan budaya yang telah hidup sejak ratusan tahun lalu. Dalam sambutannya, Syahrul mengingatkan agar Pemkot Makassar mampu mendorong upaya pelestarian warisan budaya tersebut melalui kebijakan-kebijakan yang diambil.
“Siapa yang jaga bahasa Makassar, Bugis, Toraja, dan Mandar. Siapa yang jaga baju Bodo (baju tradisional Sulsel), kalau bukan Pemerintah Daerah (Pemda). Inilah salah satu manfaat adanya otonomi,” ujarnya.
Tidak lupa, Syahrul berpesan, aparat Pemda harus dapat terus melayani kepentingan masyarakat lantaran merupakan prioritas utama. Menurutnya, seorang pimpinan itu diikuti karena bekerja untuk kepentingan rakyatnya. Makanya, perlu menghadirkan manajemen perencanaan yang matang, serta membangun komunikasi dan koordinasi dengan baik.
Pernyataan Gubernur Sulsel diamini Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto. Saat ditemui pada peringaran HUT ke-408 Makassar, ia menegaskan, 2016 mendatang merupakan tahun pembangunan infrastruktur, transportasi, dan kota hijau. Tiga program penting tersebut akan digenjot guna mempercepat pembangunan. Selain menggenjot pembangunan infrastruktur seperti jalan, Pemkot Makassar juga mengedepankan pembenahan pelayanan publik serta program “Lorong”.
Menurut pria yang akrab disapa “Danny” ini, pembangunan fisik di Makassar akan terlihat 2016 mendatang. “Pembangunan akan terlihat lebih aktif, seperti penataan jalan, drainase, dan penghijauan kota agar lebih nyaman, indah, dan aman. Fokus utama kami adalah pembenahan pelayanan publik, serta menjalankan program Lorong,” beber Ramdhan.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan seluruh masyarakat. Saat ini, Makassar telah meraih banyak prestasi dengan memecahkan ribuan masalah. “Tetapi, untuk membangun Makassar menjadi dua kali tambah baik, tentunya masih perlu menghadapi sejuta masalah ke depan. Masih banyak pekerjaan yang perlu disempurnakan. Pekerjaan itu tidak akan berjalan baik tanpa adanya kebersamaan,” terangnya.
Ramdhan menambahkan, Makassar harus memiliki ciri khas yang berbeda dibandingkan kota lain Indonesia. Salah satunya keberhasilan menata lorong menjadi bersih, indah, dan nyaman untuk dihuni masyarakat. Semuanya itu masih akan terus dikembangkan demi mewujudkan apa yang menjadi janjinya saat kampanye lalu, seperti mewujudkan delapan langkah masa depan, Apartemen dalam Lorong (Aparong), industri dalam lorong, dan beberapa program lain.
Salah satu terobosan yang dilakukan Pemkot Makassar saat perayaan HUT adalah meluncurkan air siap minum di tiga titik di Makassar, di antaranya Anjungan Pantai Losari, Taman Macan, dan Lapangan Karebosi. “Masyarakat yang beraktivitas di sekitar sumber air, bisa langsung merasakan air siap minum ini, gratis,” imbuh Direktur Utama PDAM Makassar, Haris Yasin Limpo
Dijelaskan, untuk membangun satu unit anjungan fasilitas air siap minum, dibutuhkan dana sekitar Rp 30 juta. Oleh karena itu, seluruh anggaran untuk tiga fasilitas air siap minum mencapai Rp 100 juta. Bahan untuk instalasi air siap minum menggunakan logam stainless steel. Proses pembangunan instalasi juga mengacu kepada standar Kementerian Kesehatan.