27 November 2015

Hino Kembali Produksi Bus CNG

BUS HINO CNG - PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) kembali memproduksi bus berbahan bakar gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG) di pabrik Hino, kawasan Kota Bukit Indah, Purwakarta. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) kembali memproduksi bus berbahan bakar gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG) di pabrik Hino, kawasan Kota Bukit Indah, Purwakarta.
Peluncuran kembali bus Hino CNG ini diresmikan Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika, Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan, dan dihadiri Presiden Komisaris HMMI, Toshiro Mizutani, Komisaris HMMI, Soebronto Laras, Presiden Direktur HMMI, Kazushi Ehara, Presiden Direktur PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), Hiroo Kayanoki, beserta jajaran direksi Hino dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kazushi mengatakan, pihaknya bangga bus Hino CNG dapat mulai diproduksi kembali hari ini, Jumat (27/11). Hino merupakan produsen bus pertama dan satu-satunya yang berhasil memproduksi bus CNG di Indonesia.
“Saya berharap, bus Hino CNG ini dapat menjadi solusi dalam membantu pemerintah menghadirkan transportasi massal yang nyaman bagi warga. Produksi ulang bus Hino CNG juga sebagai bentuk dukungan Hino dalam membantu program pemerintah menciptakan langit yang biru dengan memberikan kendaraan ramah lingkungan,” bebernya.
Sebelumnya, Hino sudah pernah memproduksi bus CNG. “Bus berbahan bakar CNG sudah cukup familiar bagi kami, karena sebelumnya Hino sudah pernah mensuplai bus CNG ke Transjakarta sejak 2007. Hino memiliki pengalaman dan teknologi yang mumpuni untuk menghasilkan bus CNG yang aman dan nyaman dengan daya angkut penumpang yang cukup besar,” papar Kazushi.
Sementara, Kayanoki menambahkan, bus tersebut memiliki spesifikasi yang sesuai regulasi pemerintah. Di samping itu, Hino memberikan layanan purnajual yang berkualitas demi kepuasan pelanggan loyalnya.
“Untuk itu, kami siap kembali melayani permintaan dan memenuhi kebutuhan instasi pemerintah maupun swasta. Selain itu, kami juga memiliki layanan purnajual yang sepenuhnya mendukung kelancaran operasional bus Hino CNG ini,” imbuhnya.
Total kapasitas produksi pabrik Hino, sebut Kazushi, mencapai 75 ribu unit setiap tahunnya. Hasil produksinya dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan juga ekspor ke beberapa negara di kawasan Asean dan Amerika Latin.
Bus Hino CNG yang diproduksi adalah tipe RK CNG dengan kapasitas 80 penumpang. Bus ini memiliki mesin enam silinder berkapasitas 7.961 cc dengan dilengkapi turbocharger dan intercooler yang mampu melahirkan tenaga 260 PS dan menghasilkan suara yang lembut dan getaran yang halus.
Spesifikasi mesinnya memastikan gas buang yang dihasilkan ramah lingkungan. Bus bermesin belakang ini disematkan transmisi otomatis enam percepatan sehingga mengurangi kelelahan bagi pengemud,i dan lebih nyaman dikendarai lantaran lincah bermanuver di jalan perkotaan.
Untuk sisi keamanan, bus Hino CNG ditanamkan sistem pengereman Full Air Brake sehingga membuat daya pengereman yang lebih responsif, serta mudah dalam perawatan. 
Bus Hino CNG juga didukung layanan purnajual yang prima guna memuaskan pelanggan, seperti garansi selama satu tahun atau 50 ribu kilometer, free service program, yaitu layanan servis berkala gratis untuk dua tahun atau 60 ribu kilometer, dan  kontrak service demi menjaga bus tetap terawat dengan baik.
Selain itu, Hino juga senantiasa menggelar pelatihan untuk mekanik dan pengemudi. Tidak hanya itu, Hino juga menyediakan mobil service yang dilengkapi alat-alat mutakhir guna melayani service atau perbaikan ringan di lokasi pelanggan.
Di akhir sambutannya, Kazushi mengatakan, Hino berharap Kementerian Perindustrian dapat terus mendukung industri dalam negeri dengan mempromosikan kebijakan terkait penggunaan produk-produk buatan dalam negeri guna mendukung pertumbuhan industri dan ekonomi nasional, terutama mengurangi tingkat pengangguran.