20 November 2015

Film Sumiati




FILM SUMIATI - Sutradara film Sumiati, Syahrir Arsyad Dini (pegang mikrofon), saat menggelar jumpa pers terkait film besutannya di La Moon Piza Kafe, Jalan Aeropala, Makassar. Film genre horor yang menegangkan ini diharap bisa memotivasi sineas Makassar untuk terus berkarya dan berinovasi dalam pembuatan film. BLOGKATAHATIKU/IST

Lewat Film Sumiati
Sineas Makassar Buktikan Miliki Potensi

BLOGKATAHATIKU - Kisah tentang hantu Sumiati yang melegenda berpuluh tahun di Sulsel, kini hidup kembali. Dengan merangkum cerita yang ada dalam masyarakat Makassar dan sekitarnya, yang dikemas dalam sebuah film horor yang “tidak biasa”, film ini  membuktikan sineas lokal Makassar sudah layak diperhitungkan dalam perfilman nasional.
Film ini tayang di semua bioskop Indonesia, mulai Kamis (26/11). Film yang syuting di beberapa daerah Sulsel ini, tayang pada beberapa kota besar Indonesia, seperti Jakarta, Medan, Bogor, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Banjarmasin, Samarinda, Makassar, Palu, Gorontalo, Manado, dan Kendari. Selain di Cinema XXI, film Sumiati juga hadir di jaringan bioskop Blitz, Platinum, dan Cinemax.
Disutradarai Syahrir Arsyad Dini, film genre horor yang menegangkan ini diharap bisa memotivasi sineas muda Makassar untuk terus berkarya dan berinovasi dalam pembuatan film. “Kami ingin diakui, film karya sineas Makassar juga memiliki potensi dan tidak kalah dengan sineas nasional,” ungkapnya belum lama ini dalam jumpa pers terkait agenda pemutaran film di La Moon Piza Kafe, Jalan Aeropala, Makassar. 
Publisher Film Sumiati, Wachyudi Muchsin, menambahkan, melalui pengambilan gambar di beberapa lokasi Sulsel yang merupakan sumber kisah, ia berharap sineas nasional dapat melihat potensi daerah ini, sehingga bisa menggarap Sulsel dalam lokasi film-film berikutnya.