18 November 2015

Cek Lima Komponen Penting Sepeda Motor

CEK KOMPONEN SEPEDA MOTOR - Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan pada November hingga Desember 2015, sebagian besar wilayah Indonesia mulai diguyur hujan dengan intensitas  tinggi. Oleh karena itu, pengendara sepeda motor perlu mempersiapkan tunggangannya agar bisa menghadapi musim hujan dalam keadaan prima. BLOGKATAHATIKU/IST
Masuki Musim Hujan
Cek Lima Komponen Penting Sepeda Motor

BLOGKATAHATIKU - Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan pada November hingga Desember 2015, sebagian besar wilayah Indonesia mulai diguyur hujan dengan intensitas  tinggi. Oleh karena itu, pengendara sepeda motor perlu mempersiapkan tunggangannya agar bisa menghadapi musim hujan dalam keadaan prima.
Technical Service Analyst Main Dealer Sepeda Motor Honda Astra Motor, Rangga Noviar, menyampaikan, ada kemungkinan beberapa komponen sudah tidak layak pakai dan memerlukan perbaikan atau penggantian akibat penggunaan pada musim kemarau yang cukup panjang.
“Berikut ini, ada beberapa poin penting yang sebaiknya diperiksa pengguna agar sepada motor kesayangannya selalu dalam keadaan prima. Di antaranya, oil seal and dust seal, ban, tutup busi (cap suppressor), rem, dan lampu,” terangnya.
Untuk poin pertama, oil seal and dust seal, sebaiknya diperiksa atau diganti dengan yang baru. “Seal pada kendaraan berperan penting agar debu dan air tidak masuk ke dalam komponen dan menimbulkan kerusakan. Jika dust seal yang terdapat pada roda sudah tidak layak, maka dapat menyebabkan air masuk ke area bearing atau bantalan roda. Akibatnya, dapat timbul korosi yang bisa membuat bearing ‘oblak’ atau berputar secara tidak normal,” ulasnya.
Sementara, poin kedua adalah ban. Menurut Rangga, pemilik sepeda motor perlu memastikan kondisi ban dalam keadaan baik. Salah satu indikatornya adalah keausan permukaan ban. Jika sudah tipis, traksi terhadap permukaan jalan akan berkurang, sehingga dalam kondisi jalanan basah, dapat menyebabkan pengendalian motor menjadi sulit dan bisa menyebabkan pengendara jatuh. Saat melakukan penggantian ban, pastikan arah rotasi ban sudah sesuai.
Selanjutnya, poin ketiga, cap suppressor atau tutup busi. Meski kelihatan sepele, komponen ini tidak dapat diabaikan. “Tutup busi berperan penting untuk mencegah terjadinya sepeda motor mogok saat melintasi genangan air. Jika karet yang terdapat pada tutup busi sudah keras, sangat disarankan untuk segera diganti agar sistem pengapian dapat berfungsi dengan baik. Ia menyarankan agar penggantian tutup busi dilakukan di bengkel resmi agar pemasangannya tepat.
Adapun poin keempat, rem, memegang peran vital. “Jangan sampai terlewatkan untuk diperiksa. Tidak sedikit pengendara sepeda motor yang tidak bisa mengendalikan sepeda motornya saat melakukan proses pengereman lantaran rem tidak berfungsi. Lakukan penggantian segera jika rem sudah terindikasi harus diganti. Sebab, berkendara saat hujan membutuhkan handling pengendaraan yang baik. Jika kampas rem sudah aus, ketika akan mengurangi kecepatan atau menghentikan kendaraan  akan lebih sulit,” pesan Rangga.
Poin terakhir adalah lampu. Lampu yang terdapat pada sepeda motor berfungsi sebagai indikator dan penunjuk arah saat motor dipakai. Jika salah satu lampu tidak berfungsi akan sangat membahayakan pengendara maupun pengendara lainnya. Apalagi di saat hujan, jarak pandang pengendara akan berkurang.
Selain beberapa hal tersebut, Rangga juga menyarankan agar terus melakukan pemeriksaan berkala di bengkel resmi dan selalu menggunakan suku cadang asli yang sudah direkomendasikan pabrikan sepeda motor masing-masing. “Dengan begitu,  sepeda motor pengguna akan selalu prima sehingga lebih aman dalam berkendara,” tandasnya.
Sekadar diketahui, kiprah main dealer Astra Motor dalam industri sepeda motor di Indonesia, bermula dari penunjukkannya oleh Honda Motor Corp Jepang pada 15 Juni 1970 sebagai Sole Distributor Sepeda Motor Honda di Indonesia. Saat itu, namanya adalah Honda Division atau di internal Grup Astra dikenal dengan Honda Sales Operation.
Sejak 2000 lalu, peran Honda Sales Operation, yang kini dikenal dengan nama Astra Motor, berubah menjadi main dealer dan retailer sepeda motor Honda. Sebagai main dealer, kini Astra Motor membawahi 600 showroom, 1.200 bengkel, serta 2.700 outlet suku cadang yang terbagi dalam 11 wilayah pemasaran di Indonesia, meliputi Sumatera Selatan, Bengkulu, Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Balikpapan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, serta Papua dan Papua Barat. Hingga 2014, sebagai retailer, Astra Motor telah menyebar pada 21 provinsi dengan 148 dealer resmi, serta memiliki 3.800 karyawan.