18 November 2015

Cangkir Jadul, Beri Kesan Klasik pada Ruangan

CANGKIR JADUL - Monalisa Januar tengah memamerkan beberapa cangkir “jadul” miliknya. Cangkir-cangkir tersebut terpajang dalam lemari di beberapa bagian ruang yang berfungsi sebagai pembatas ruangan. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Berbagai cara yang dilakukan ibu rumah tangga (IRT) masa kini untuk memberikan kesan unik pada ruangan tamu, keluarga, atau dapur agar tampak indah dipandang mata. Salah satu perabotan rumah tangga yang bisa digunakan untuk memperkuat kesan vintage adalah cangkir-cangkir “jadul”. Jadul sendiri adalah akronim dari “jaman dulu” atau antik.
Cangkir jadul biasanya menggunakan ornamen atau motif bunga. Beberapa cangkir jadul biasanya sudah berpasangan dengan piring kecil sebagai tatakannya. Tatakan tersebut juga biasanya unik lantaran memiliki motif serupa yang menghias pinggir tatakan. Selain sebagai hiasan, cangkir vintage bisa digunakan sebagai tempat lilin aromaterapi.
Seperti yang terlihat pada ruang tamu di kediaman Monalisa Januar, Jalan Mapala, Makassar, di mana ratusan cangkir jadul terpajang dalam beberapa lemari di ruang tamu. “Lemari itu sendiri, ada yang berfungsi sebagai pembatas antara ruang tamu dan ruang makan, juga sebagai pajangan untuk mengisi ruang kosong pada bagian bawah tangga. Selain itu, ada juga yang dipajang di sudut ruang tamu, biar ruangan tidak kelihatan kosong,” bebernya.
Menurut wanita berhijab ini, cangkir jadul dibelinya mulai Rp 500 ribu hingga belasan juta per pieces sesuai umur cangkirnya. “Kebanyakan saya peroleh melalui belanja online, buatan Inggris, Australia, Tiongkok, dan Jepang yang berumur ratusan tahun,” urainya.
Monalisa beralasan, senang memajang barang antik seperti itu karena memberi kesan klasik dan elegan. Diungkapkan, kegemarannya menghias ruang tamu dengan cangkir jadul sudah dilakoninya sejak setahun lalu, dan telah menghabiskan dana sekitar Rp 80 juta.
Bagi ibu dua anak ini, hobinya mengoleksi cangkir jadul sudah jarang dilakukan kebanyakan orang, akan tetapi ia senang lantaran cangkir jadul tidak memiliki perawatan khusus. Hanya, bila bepergian membawa cangkir yang ingin dipakai, saya tidak ketinggalan membawa koper (case) atau tempat cangkirnya agar tidak mudah pecah,” sarannya.