28 November 2015

BCA Genjot EDC dari Tiga Pusat Bisnis


EDC BCA - Pertumbuhan pengguna mesin gesek meningkat pesat. Di Makassar, jumlah merchant pengguna mesin gesek electronic data capture (EDC) milik Bank Central Asia (BCA) mencapai delapan ribu unit. Data akhir 2014 lalu, posisinya tujuh ribu unit, dan diperkirakan sampai akhir tahun, merchant EDC BCA menjadi sembilan ribu unit. BLOGKATAHATIKU/IST

BLOGKATAHATIKU - Seperti perbankan lainnya, Bank Central Asia (BCA) terus menggenjot transaksi nontunai dengan meluncurkan program gesek berhadiah untuk para pedagang pada tiga kawasan bisnis di Makassar, yakni MTC, Karebosi Link, dan Jalan Somba Opu.
Branch Manager BCA Card Center Makassar, I Gusti Ngurah Heranata, mengatakan, BCA meluncurkan program dengan nama “Wow BCA” dengan periode tiga bulan. “Selama itu, kami menargetkan transaksi bisa mencapai Rp 14 miliar, khusus pada tiga kawasan bisnis tersebut,” terangnya.
Diungkapkan, pertumbuhan pengguna mesin gesek meningkat pesat. Di wilayah Makassar, jumlah merchant pengguna mesin gesek electronic data capture (EDC) mencapai delapan ribu unit. Data akhir 2014 lalu, posisinya tujuh ribu unit, dan kami perkirakan sampai akhir tahun, merchant EDC menjadi sembilan ribu unit. Melihat transaksinya, pertumbuhannya sampai 20 persen dari rata-rata tahun lalu.
“Transaksi per hari itu, totalnya Rp 6,5 miliar-Rp 7 miliar. Demikian pula jumlah pengguna kartu kredit saat ini, jumlahnya hampir 55 ribu,” papar Heranata.
Sementara itu, Marketing Officer BCA Card Center Makassar, Yuliaty, menambahkan, khusus di tiga lokasi bisnis ini, ada 400 merchant yang bekerja sama dengan pihaknya. Selama program undian berhadiah periode pertama, ditargetkan bisa mencapai 700 merchant.
“Berbagai hadiah undian yang kamik disiapkan, di antaranya sepeda motor Honda CBR 150 cc, Honda Scoopy, handphone, dan LED TV. Rencana, akan diundi pada Februari 2016 mendatang pada puncak program ini,” bebernya. 
Ditambahkan, khusus untuk kasir dengan frekuensi transaksi di mesin EDC tertinggi juga bakal mendapat hadiah. “Ini termasuk pembeli dengan kelipatan transaksi Rp 500 ribu, juga pedagang dengan debit tertinggi,” tutup Yuliaty.