19 November 2015

Astragraphia Jajal Online Shop

ONLINE SHOP - Pada kuartal empat tahun ini, Astragraphia akan mulai meresmikan anak perusahaannya yang baru untuk wilayah Sulsel, Astragraphia Exprint Indonesia. Perusahaan tersebut bergerak di bidang bisnis online shop. Saat tahap persiapan sekarang ini, segala operasional pekerjaan perusahaan tersebut dijalankan di kantor Astragraphia, Jalan Ratulangi, Makassar. BLOGKATAHATIKU/ANITA ANNY
BLOGKATAHATIKU - Seiring inovasi yang wajib dilakukan setiap perusahaan dalam grup Astra, Astragraphia tahun ini melakukan beberapa pembenahan dan pengembangan usaha. Selama ini, Astragraphia dikenal bergerak di bidang solusi bisnis berbasis dokumen, teknologi informasi dan komunikasi, serta menjadi agen tunggal Fuji Xerox di Indonesia.
Pada kuartal empat tahun ini, Astragraphia akan mulai meresmikan anak perusahaannya yang baru untuk wilayah Sulsel, Astragraphia Exprint Indonesia. Perusahaan tersebut bergerak di bidang bisnis online shop. Saat tahap persiapan sekarang ini, segala operasional pekerjaan perusahaan tersebut dijalankan di kantor Astragraphia, Jalan Ratulangi, Makassar.
“Secara organisasi, perusahaan ini sudah mulai berjalan. Akan tetapi, untuk bergerak efektif, akan dimulai pada kuartal empat nanti,” ungkap Suhardi saat ditemui di kantornya belum lama ini.
Menurutnya, sebagai anak perusahaan, Astragraphia Exprint Indonesia nantinya akan berdiri sendiri dan juga memiliki pemimpin sendiri. “Online shop nantinya akan menjual aneka kebutuhan IT. Untuk tahap awal, masih menjual produk-produk yang ada kaitannya dengan Astragraphia, seperti printer dan lain-lain. Tahun depan, sudah dimulai dengan memberikan program full service,” imbuhnya.
Secara bisnis, diakui Suhardi, pertumbuhannya mengalami penurun dibandingkan 2013 lalu. Meskipun demikian, profit tetap naik cukup tinggi. Sehingga kalau dilihat, bisnisnya tetap dikelola secara efisien. Hal ini tidak lepas dari imbas ketidakstabilan kondisi ekonomi Indonesia saat ini. Untuk 2015, Astragraphia cabang Makassar akan menargetkan pertumbuhan sekitar 30 persen, dengan kenaikan berada di kisaran Rp 70 miliar.