09 November 2015

Astragraphia Berbagi Ilmu Cetak Cepat Digital

FUJI XEROX - PT Astra Graphia Tbk, perusahaan solusi dokumen berbasis informasi teknologi (IT) yang selama ini dikenal dengan produk kenamaannya “Fuji Xerox”, Jumat (6/11), berbagi ilmu dengan pelaku percetakan, print, cetak foto, dan copy services di Makassar yang digagas dalam “Ngopi Sore: Bicara Solusi sambil Ngopi”. BLOGKATAHATIKU/IST
Astragraphia Berbagi Ilmu Cetak Cepat Digital
Raup Rp 1,6 Miliar dari Penjualan Fuji Xerox

BLOGKATAHATIKU - PT Astra Graphia Tbk, perusahaan solusi dokumen berbasis informasi teknologi (IT) yang selama ini dikenal dengan produk kenamaannya “Fuji Xerox”, Jumat (6/11), berbagi ilmu dengan pelaku percetakan, print, cetak foto, dan copy services di Makassar yang digagas dalam “Ngopi Sore: Bicara Solusi sambil Ngopi”.
Pimpinan Astragraphia Wilayah Timur sekaligus Ketua Astra Group Wilayah Makassar, Suhardi, menjelaskan, inovasi teknologi printing terus berkembang, mulai saat teknologi masih analog hingga digital seperti sekarang ini, dari hitam putih hingga warna. “Meski tren cetak di beberapa sektor menurun, terutama media cetak, tetapi untuk industri kreatif, teknologi printing justru masih berkembang. Dunia digital sendiri sifatnya instan, kreatif, dan inovatif. Bisa di-customize dan dipersonalisasi,” ulasnya.
Bisnis cetak cepat warna (quick print) sangat berkembang karena dibutuhkan semua sektor. Bisnis ini berkembang karena tidak lagi dibatasi jumlah cetakan dan memakan waktu lama, serta bisa diperlukan sesuai kebutuhan yang berbeda apabila menggunakan offset. Kemampuan mesin cetak atau photo copy warna Fuji Xerox sangat berkualitas karena didukung resolusi setara mesin cetak besar (1200 x 2400), long banner, ukuran A3+, dan bisa mencetak hingga ketebalan 300 gram. Namun harganya sangat miring karena acara dibalut promo khusus.
Tidak heran pada kegiatan tersebut, pemain cetak dan photo copy langsung memesan mesin copy warna multifungsi tersebut. Begitu juga jenis hitam putih yang laris terjual dalam on the spot penjualan harga khusus. Tercatat transaksi penjualan mesin Fuji Xerox Rp 1,6 miliar.
Suhardi menjelaskan, mesin Fuji Xerox saat ini sudah sangat low maintenance sehingga pelanggan tidak perlu khawatir terhadap pelayanan teknisi. “Karena mesin otomatis memberikan kode jika terjadi gangguan, dan langsung bisa dianalisis teknisi,” urainya.
Menurutnya, pelangggan dengan mudah bisa dipandu untuk penanganannya. “Untuk jenis kerusakan berat, teknisi Astragraphia siap segera meluncur ke pelanggan. Begitu juga dengan sparepart karena didukung teknologi aplikasi dunia system, application, products in data processing (SAP), maka kebutuhan sparepart sangat cepat tersedia,” terangnya.
Astragraphia merupakan salah satu dari enam bagian inti lini bisnis Astra yang bergerak di segmen IT. Adapun lini bisnis Astra lainnya adalah otomotif, jasa keuangan, alat berat dan pertambangan, agribisnis, serta infrastruktur dan logistik. Astragraphia memiliki 29 kantor cabang dan 89 titik layanan yang tersebar di seluruh daerah Tanah Air yang melayani 514 kota. Sementara, Astragraphia Wilayah Makassar  memiliki kantor cabang dan layanan di Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
“Dengan jaminan purnajual dan sparepart yang baik, Astragraphia Wilayah Makassar  optimis tetap menjadi pemimpin di bisnis dokumen, karena memiliki jaringan service hampir di semua kota besar kawasan timur Indonesia (KTI). Di samping itu, Astragraphia juga didukung sistem kontrol sparepart yang baik dengan menggunakan apikasi SAP dan document management,” tutup Suhardi.