19 November 2015

ACC dan Daihatsu Perkuat Pasar

DAIHATSU - Dua orang tenaga pemasaran Daihatsu saat diabadikan dalam sebuah pameran otomotif di Makassar belum lama ini. Daihatsu Sales Operation (DSO) memproyeksikan, penjualan Daihatsu untuk semua tipe dapat terjual 6.800 unit di 2015. Ini meningkat dari penjualan tahun lalu yang berada di kisaran 6.200 unit. BLOGKATAHATIKU/ANITA ANNY
BLOGKATAHATIKU - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memproyeksikan volume pasar otomotif domestik 2015 masih tetap sama seperti 2014, yakni sebanyak 1,2 juta unit. Kondisi pasar yang stagnan ini diakibatkan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) sebesar 25 basis poin, dari 7,5 persen menjadi 7,75 persen sejak 19 November 2014. Ini telah membuat angka inflasi tahunan meningkat.
Meskipun demikian, anak perusahaan Astra di bidang otomotif, Astra Daihatsu mengawali 2015 dengan pencapaian yang cukup baik. Seiring proyeksi pasar otomotif domestik yang masih stagnan,  Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra, tetap optimis menatap tahun ini.
Sikap optimistis juga dilontarkan Kepala Indonesia Bagian Timur Astra International-Daihatsu Sales Operation (IBT AI-DSO), Kroda Kalantara. Menurutnya,  tahun ini penjualan Daihatsu untuk semua tipe ditargetkan dapat terjual 6.800 unit. Itu akan meningkat dari penjualan tahun lalu yang berada di kisaran 6.200 unit.
Jika melihat data hasil penjualan 2014 di Samsat, penjualan mobil mencapai 1,2 juta untuk semua tipe dan merek. Dari penjualan itu, posisi Daihatsu berada di urutan kedua setelah Toyota. Atas keberhasilan ini, tentunya akan terus dilakukan peningkatan. Bukan hanya dari segi penjualan, tetapi juga faktor penting lainnya seperti penyediaan service dan sparepart.
Saat peluncuran All New Sirion beberapa waktu lalu di Boncafe, Jalan AP Pettarani, Makassar, Kroda menjelaskan, dari capaian penjualan di kawasan timur Indonesia (KTI), Sulsel memberikan sumbangan market share cukup besar untuk penjualan produk otomotif. Kontribusi terbesar diperoleh dari penjualan kendaraan di Makassar, berada di kisaran 60 persen. Menyusul Gowa sekitar 10 persen, Maros empat persen, dan kota lainnya sekitar empat sampai enam persen.
Berdasarkan data Samsat, setiap bulan orang membeli mobil di Makassar mencapai 2.684 orang. Dari jumlah ini, Daihatsu akan merebut market di kisaran 59 persen. Kroda memaparkan, kontribusi penjualan terbesar diperoleh dari mobil pick up mencapai 2.600 unit atau sekitar 14,62 persen dari semua tipe mobil.
Sementara itu, Marketing and CR Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (Al-DSO), Hendrayadi Lastiyoso, mengungkapkan, secara nasional Daihatsu akan membangun empat outlet baru, di mana satu outletnya ditempatkan di wilayah KTI, tepatnya di Ambon. Untuk membentuk outlet di ibu kota provinsi Maluku itu, Daihatsu menginvestasikan Rp 10 miliar untuk satu outlet penjualan.
Untuk mendukung penjualan mobil Daihatsu, dibutuhkan peran aktif dari perusahaan pembiayaan milik Astra International, yaitu Astra Credit Companies (ACC). Menurut Regional Retail Sales ACC Sulawesi, Misriadi Mise, selama ini ACC telah aktif melakukan pembiayaan kendaraan roda empat dan alat berat.
Kerja sama juga sudah dilakukan dengan semua diler produk Astra, seperti Daihatsu, Toyota, Isuzu, dan BMW. Selain itu, perusahaan berlogo asteroid ini juga bekerja sama dengan diler mobil Honda, Suzuki, Nissan, dan ratusan showroom usedcar di wilayah Sulawesi.
“Secara portofolio, kontribusi terbesar masih dipegang pembelian mobil baru, sekitar 70 persen. Sisanya sebesar 30 persen untuk pembelian mobil bekas. Untuk pembelian alat berat memiliki portofolio khusus, dan jumlahnya masih terbilang kecil.
Untuk memperkuat pasar, ACC ke depannya akan melakukan ekspansi usaha ke kredit multiguna. Hal tersebut sudah dikaji dan disahkan oleh lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Rencananya, sudah akan berjalan di wilayah Sulawesi pada triwulan kedua 2015.