24 November 2015

17 Bank Daftar Simpanan Pelajar di OJK

SIMPEL - Aktivitas anak-anak di salah satu wahana edukasi perbankan di Makassar. Sesuai program yang diamanatkan Presiden RI, Joko Widodo terkait program “Aku Pintar”, OJK lantas mengimplementasikan program tersebut dalam bentuk produk yang dapat dijalankan lembaga keuangan, yaitu Simpanan Pelajar (Simpel). BLOGKATAHATIKU/ANITA ANNY
BLOGKATAHATIKU - Otoritas Jasa keuangan (OJK) terus menggagas peningkatan akses keuangan dalam masyarakat. Sesuai program yang dikeluarkan Presiden RI, Joko Widodo, terkait program “Aku Pintar”, OJK lantas mengimplementasikan program tersebut dalam bentuk produk yang dapat dijalankan lembaga keuangan, yaitu Simpanan Pelajar (Simpel). Program ini sendiri sudah diterapkan pada 17 di Sulsel, dan telah mendaftar di OJK.
Komisioner Pengawas Bank (OJK), Untung Nugroho, mengatakan, untuk mendukung program pemerintah, OJK sebagai lembaga pengawas keuangan saat ini memiliki produk Simpel yang dikelola perbankan umum, baik bank konvensional, syariah, maupun bank perkreditan Rakyat (BPR). Dukungan OJK juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman atau literasi terkait akses dan inklusi keuangan.
“Program tersebut sangat efektif untuk mengenalkan akses keuangan sejak dini kepada pelajar. Program ini disosialisasikan kepada pelajar sejak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMA. Melihat data survei 2013 lalu, pemahaman atau literasi keuangan sekitar 42 persen, akses memanfaatkan jasa keuangan sekitar 60 persen, sementara tingkat pelajar literasinya lebih tinggi 47 persen, dan inklusi lebih rendah 40 persen,” paparnya belum lama ini dalam jumpa pers terkait literasi keuangan kepada pelajar di Phinisi Ballroom, Hotel Grand Clarion, Jalan AP Pettarani, Makassar.
Ditambahkan, dari program ini pihaknya menargetkan setiap bank yang telah terdaftar, paling tidak dapat menghimpun tabungan Simpel sebanyak 1.000 rekening. Nilai yang dapat diambil dari program tersebut, bukan seberapa besar dampak pengumpulan dana terhadap perbankan, tetapi bagaimana pelajar sudah dididik sejak dini agar pandai menabung dan mengenal jasa keuangan.
“Bank yang ingin menjalankan produk tabungan Simpel, harus terdaftar di OJK terlebih dulu dan mengikuti persyaratan dari OJK,” urai Untung.
Sementara itu, Deputi Manajer Humas OJK, Sabaruddin, menambahkan, bank-bank yang telah mendaftar di Sulsel adalah bank konvensional dan syariah. Untuk membuka rekening di bank konvensional setoran awal minimal Rp 5.000, namun tidak mendapatkan suku bunga, melainkan akan mendapatkan bonus-bonus sesuai aturan bank masing-masing. Sementara, untuk perbankan syariah setoran awalnya Rp 1.000, namun kemungkinan akan mendapatkan suku bunga sesuai aturannya,” tutupnya.