11 October 2015

Masuki Musim Tanam, DKP3 Serahkan Bantuan Traktor


ALSINTAN - Aktivitas bercocok tanam yang dilakukan seorang petani di Sulsel. Memasuki musim tanam 2015-2016, Dinas Kelautan, Perikanan, Peternakan dan Pertanian (DKP3) Kota Makassar, belum lama ini menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani di Makassar. BLOGKATAHATIKU/IST

BLOGKATAHATIKU - Memasuki musim tanam 2015-2016, Dinas Kelautan, Perikanan, Peternakan dan Pertanian (DKP3) Kota Makassar, belum lama ini menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani di Makassar. Bantuan tersebut diserahkan DKP3 di sela kegiatan Abbulo Sibatang bersama kelompok tani di perumahan Berlian Permai, Kelurahan Manggala, Makassar.
 Kepala Dinas DKP3, Rahman Bando, mengatakan, Alsintan tersebut berjumlah 59 unit, di antaranya traktor roda dua sebanyak 38 unit, roda empat sebanyak satu unit, pompa air 12 unit, combine harvester empat unit, transplanter dua unit, dan rice milling unit (RMU) dua unit.
Alsintan yang diserahkan merupakan bantuan dari pemerintah pusat yang disalurkan kepada kelomok tani di tujuh kecamatan, yakni Biringkanayya, Tamalanrea, Tamalate, Manggala, Tallo, Panakkukang, dan Rappocini.
“Alat ini diserahkan untuk membantu petani. Kami berharap, bantuan tersebut mampu mendongkrak produktivitas hasil pertanian,” terangnya.
Rahman menambahkan, jumlah luas lahan pertanian di Kota Makassar adalah 2.636 hektare. Luas tersebut dari tahun ke tahun semakin sempit lantaran banyaknya pemilik lahan pertanian yang menjual tanah mereka ke pengembang perumahan.
Oleh karena itu, untuk menyiasati keterbatasan lahan tersebut, DKP3 fokus meningkatkan kualitas hasil pertanian. “Kami fokus mengoptimalkan kualitas hasil pertanian, bahkan ada beberapa lahan yang bisa panen tiga kali dalam setahun. Makanya, kami upayakan agar hasil pertanian tidak tergantung pada daerah lain,” ungkapnya.
Rahman mengungkapkan, bantuan pompa air yang disalurkan sangat membantu petani di musim kemarau. “Sehingga lahan yang menganggur bisa ditanami meski musim kemarau. Kami optimis produksi pertanian tahun ini meningkat,” ujarnya.
Hal senada juga dikemukakan anggota Komisi Pengendalian Percepatan Pembangunan Strategis (KP3S), Muslim, mewakili Wali Kota Makassar. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan optimistisnya Kota Makassar mampu mencapai target produksi 18 ribu ton. Pencapaian itu juga sangat bergantung pada seberapa tepat perencanaan yang dibuat. 
“Musyawarah Abbulo Sibatang merupakan perencanaan tahunan yang dibuat dalam rangka menghadapi musim tanam. Di sinilah dibahas apa saja yang dibutuhkan guna meningkatkan produksi pertanian,” tandasnya.