24 October 2015

Kadin Optimis Ekonomi Sulsel Makin Tumbuh



PELUANG INVESTASI - Ketua Kamar Dagang Industri Perdagangan (Kadin) Sulsel, Zulkarnain Arief (tiga dari kiri), saat diabadikan beberapa waktu lalu. Diungkapkan, dari sisi pertumbuhan ekonomi, Sulsel saat ini masih stabil. Apalagi, banyak peluang investasi yang bisa dijajaki di Sulsel. BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
BLOGKATAHATIKU - Kamar Dagang Industri (Kadin) Sulsel semakin optimis atas pertumbuhan ekonomi Sulsel, apalagi agenda yang telah dijalankan lebih banyak menjajaki peluang kerja sama dengan negara lain terkait ekspor yang lebih luas, khususnya asosiasi perdagangan dari beberapa negara.
Selain itu, sebagai asosiasi pengusaha-pengusaha daerah, Kadin Sulsel merancang program untuk mengidentifikasi potensi yang ada di Sulsel. Sebelumnya, menguatnya kurs dolar terhadap rupiah tak mempengaruhi perputaran roda ekonomi Sulsel, dalam arti dari sisi ekonomi daerah ini masih stabil. Atas realitas tersebut, Kadin optimis dapat terus menggali potensi Sulsel agar bisa lebih dikembangkan ke depannya.
Ketua Kadin Sulsel, Zulkarnain Arief, mengungkapkan, dari sisi pertumbuhan ekonomi, Sulsel saat ini masih stabil. Apalagi, banyak peluang investasi yang bisa dijajaki di Sulsel. “Sektor pertanian dan perkebunan seperti kakao dan jagung, sementara hasil laut seperti rumput laut dan ikan. Ini yang bisa digenjot lebih jauh,” pesannya.
Menurutnya, Kadin Sulsel bersama pelaku eksportir akan lebih menggenjot sektor tersebut ke beberapa negara. Untuk menstimulus hal itu, Kadin Sulsel sudah membuka peluang kerja sama supaya ekspor-ekspor bisa tembus  ke banyak negara.
Selain itu, sebut Zulkarnain, dalam dua tahun ini pihaknya sudah bekerja sama dengan beberapa negara. “Kami berharap realisasinya lebih detail. Komoditi yang sangat potensial di Sulsel, seperti coklat dan rumput laut akan akan kami dorong (ekspos), karena sangat menjanjikan dan bisa memberi nilai lebih terhadap ekspor daerah,” bebernya.
Ia menambahkan, ke depannya ekspor bukan hanya bahan mentahnya, tetapi juga komoditi yang sudah menjadi hasil produksi. “Ini yang akan kami utamakan, sebab potensi ekspor ke negara lain lebih menjanjikan. Apalagi, infrastruktur penunjang ekspor akan rampung 2017 mendatang, otomatis akan lebih menunjang aktivitas ekspor menjadi lebih baik,” imbuh Zulkarnain.
Sementara itu, pengamat ekonomi Sulsel juga selaku penasihat riset ekonomi gubernur Sulsel, Muhammad Asdar, mengungkapkan, ekonomi Sulsel sejauh ini masih stabil. Dengan rencana program Kadin tersebut, bisa lebih menggenjot pertumbuhan ekonomi ke depannya. 
“Lihat saja realisasi ke depannya, namun sejauh ini Sulsel masih kuat dan stabil pertumbuhan ekonominya dibanding provinsi lain. Dengan rencana program-program Kadin, ini bisa lebih membuka peluang yang lebih prospektif, terutama bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik,” paparnya.