03 October 2015

Kadin Imbau Prioritaskan Lokal di Sektor Industri

BAHAN LOKAL - Wakil Ketua Umum Bidang Perbankan dan Keuangan Kadin, Rosan P Roeslani sebelum agenda sosialisasi pencalonan dirinya sebagai ketua umum Kadin di Hotel Novotel Grand Shayla, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Kamis (10/9). Ia mengimbau agar sektor industri menggunakan bahan lokal. BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
Upaya Ciptakan Daya Saing
Kadin Imbau Prioritaskan Lokal di Sektor Industri

BLOGKATAHATIKU - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mengapresiasi kebijakan ekonomi yang telah diumumkan Presiden RI, Joko Widodo, yang mengacu terhadap semua sektor, khususnya sektor industri. Isi paket tersebut mendorong daya saing industri nasional melalui deregulasi, debirokrasi, penegakan hukum, dan kepastian usaha.
Wakil Ketua Umum Bidang Perbankan dan Keuangan Kadin, Rosan P Roeslani, mengungkapkan, sangat mengapresiasi kebijakan tersebut. Pasalnya, ini bisa menjadi acuan bagi sektor industri negara untuk dapat lebih bersaing.
“Kadin menginginkan agar industi yang dibangun memprioritaskan lokal, dalam artian bahan bakunya diutamakan konten lokal. Apalagi, bahan baku industri Indonesia selama ini kebanyakan impor. Paling tidak, impor hanya 30 persen,” ujarnya di Hotel Novotel Grand Shayla, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Kamis (10/9/2015)
Menurut Rosan, Indonesia sangat potensial membangun industri dengan bahan baku dalam negeri. “Indonesia terpaku pada angka pertumbuhan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir, dan melupakan pembangunan industri. Seharusnya, yang dibangun industri, komoditas, kemaritiman, dan industri yang memberikan nilai tambah,” imbaunya.
Ia kembali mengingatkan, seharusnya lokal lebih diprioritaskan. Pasalnya, jika mengamati potensi dan sumber daya yang ada, maka Indonesia merupakan pengekspor batu bara terbesar, per tahunnya bisa mencapai 400-430 juta ton,” bebernya.
Sementara itu, Ketua Kadin Sulsel, Zulkarnain Arief, mengungkapkan, ikut mendukung Rosan dalam penggalangan dukungan dan pencalonan diri dalam musyawarah nasional (Munas) Kadin nanti.
“Tidak ada pilihan untuk Sulsel selain Rosan. Dengan terpilihnya (Rosan) nanti, semoga daerah lebih diperhatikan dengan memprioritaskan lokal. Kadin Sulsel juga berharap, ke depannya Rosan dapat memperhartikan kawasan timur Indonesia (KTI) melalui program-program kerjanya. Insya Allah, kami akan mendukung dan ikut mengawal Rosan,” tandasnya.