30 September 2015

Menata Kamar Mandi Bawah Tangga

KAMAR MANDI BAWAH TANGGA - Area bawah tangga memang dikenal sempit, bahkan seringkali cuma jadi gudang yang tak jarang malah tidak dimanfaatkan sama sekali. Namun, ternyata bukan mustahil dimanfaatkan jadi kamar mandi yang nyaman, khusunya bagi tamu yang berkunjung. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Ada langkah-langkah yang harus diperhatikan saat menata ruang sisa ini. Menata kamar mandi di bawah tangga adalah salah satu desain minimalis yang kian digemari. Pasalnya, ruang sempit yang praktis tak terpakai tersebut, dapat diberdayakan sehingga tidak “mubazir” begitu saja.
Banyak blank space atau ruang kosong yang terjadi di rumah lantaran perhitungan kebutuhan ruang yang kurang cermat. Kalaupun sudah diperhitungkan, ruang-ruang sisa ini merupakan ruang yang memang direncanakan untuk tidak terpakai. Untuk memberdayakan ruang kosong di bawah tangga ini, perlu perhitungan dan pengukuran yang presisi, sehingga dapat difungsikan secara normal.
“Area bawah tangga memang dikenal sempit, bahkan seringkali cuma jadi gudang yang tak jarang malah tidak dimanfaatkan sama sekali. Namun, ternyata bukan mustahil dimanfaatkan jadi kamar mandi yang nyaman,” ulas A Putra, salah seorang pengusaha percetakan, saat ditemui di kediamannya, Jalan Somba Opu, Makassar, Sabtu (19/9).
Sebelumnya, ayah tiga putra dan satu putri ini belum terpikir memanfaatkan blank space, khususnya ruang bawah tangga yang hampir satu dekade dibiarkan terbengkalai dengan barang-barang rongsokan.
“Daripada jadi sarang nyamuk dan kelihatan berantakan, saya coba menyulap area ini menjadi kamar mandi. Sebenarnya gampang, tetapi yang menjadi kendala adalah saluran pembungan air. Makanya, itu yang mesti diperhitungkan. Apalagi, area ini memang dari semula bukan untuk dijadikan kamar mandi,” papar Putra.
Menjadikan area bawah tangga sebagai kamar mandi memiliki banyak keuntungan. Selain rumah terasa ringkas, area yang sering terdapat di sekitar ruang tamu ini lebih mudah dijangkau tamu agar tidak perlu masuk ke dalam kamar mandi pribadi pemilik rumah.
Putra menambahkan, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan pemilik rumah untuk menciptakan kamar mandi di area bawah tangga. “Ukurlah ketinggian langit-langit di area bawah tangga. Ruangan yang nyaman, setidaknya orang dapat berdiri tegak di dalamnya. Ketinggian ideal minimal 2,2 meter,” urai pria yang juga menggemari desain interior ini.
Karena disebabkan anak tangga tidak sama tinggi, sebut Putra, maka ada bagian  langit-langit yang lebih rendah dibandingkan bagian lainnya. “Manfaatkan  bagian yang rendah sebagai area penyimpanan peralatan kamar mandi seperti  tempat tisu  atau sabun,” imbaunya.
Ditambahkan, area bawah tangga umumnya berukuran mungil, untuk itu perhatikan sirkulasi udara. “Usahakan ada akses udara masuk dari luar ke dalam. Sehingga, kamar mandi tidak menjadi lembap dan sesak. Untuk menghemat tempat, buatlah bukaan berupa lubang angin berkisi-kisi agar udara tetap masuk,” pesan Putra.
Selain itu, pencahayaan memegang peranan penting dalam kamar mandi. “Pastikan penerangan buatan dalam area ini. Seseorang dapat membuat jalan masuk cahaya alami, seperti kaca yang terhubung ke luar rumah. Cahaya matahari baik untuk menghalau kelembapan dalam ruang serta berkembangnya jamur dan kuman,” urainya.
Lantaran letaknya di bawah tangga, sebut Putra, tidak semua fungsi kamar mandi dapat terakomodasi. “Yang terpenting, dalam kamar mandi harus tersedia kloset dan wastafel. Sebagian besar tamu menggunakan kamar mandi sebagai tempat buang air dan mencuci tangan,” imbuhnya.