30 September 2015

Deklarasi AMF 2015 Perkuat Pemerintah Lokal se-Asean

DEKLARASI - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto (11 dari kiri), mendeklarasikan lima poin hasil Asean Mayors Forum (AMF) 2015 di Anjungan Pantai Losari, Jalan Penghibur, Makassar, Rabu (9/9). Adapun lima poin deklarasi dalam AMF 2015, antara lain memperkuat pemerintah lokal, jaringan antarkota, peningkatan pendidikan, membuat standarisasi se-Asean, dan mendirikan Sekretariat Asean Mayors di Makassar. BLOGKATAHATIKU/IST 
BLOGKATAHATIKU - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, mendeklarasikan lima poin hasil Asean Mayors Forum (AMF) 2015 di Anjungan Pantai Losari, Jalan Penghibur, Makassar, Rabu (9/9).
Adapun lima poin deklarasi dalam AMF 2015, antara lain memperkuat pemerintah lokal, jaringan antarkota, peningkatan pendidikan, membuat standarisasi se-Asean, dan mendirikan Sekretariat Asean Mayors di Makassar.
“Kami  menyatukan mimpi bersama, karena dengan itu usulan bisa diterima secara nasional,” ujarnya, usai deklarasi di City of Makassar, Anjungan Pantai Losari, Jalan Penghibur.
Sebelumnya, Danny, sapaan akrab Wali Kota Makassar, mengemukakan, Sekretariat Mayors Network yang diusulkan pada AMF 2015, menjadi salah satu upaya dalam menjalin komunikasi aktif antarnegara di Asia Tenggara guna meningkatkan pembangunan masing-masing kota anggota Asean. “Di sini, masing-masing anggota negara Asean bisa saling share. Sebab, semua usulan yang masuk tidak mungkin selesai dalam AMF 2015 ini,” akunya.
Menurut Ramdhan, hadirnya Sekretariat Mayors Network akan diupayakan disetujui berada di Kota Makassar. Sebab, ditentukannya Makassar sebagai lokasi Sekretariat Mayors Network, selain sebagai wujud Makassar kota dunia, juga sebagai upaya menarik pengunjung dari Asean ke Makassar. “Jika Sekretariat Mayors Network berada di Makassar, akan banyak wisatawan yang berkunjung ke Makassar,” alasannya.
Sebelumnya, pemaparan Ramdhan dalam salah satu panel kegiatan AMF 2015, mendapat perhatian dan antusiasme ratusan peserta dan delegasi. Diskusi dan presentasi yang dihelat Rabu (9/9), yang awalnya hanya diikuti puluhan peserta, tiba-tiba membeludak saat ia membawakan presentasi terkait konsep pembangunan Makassar Sombere dan Smart City. Waktu yang disediakan bahkan molor lantaran banyaknya peserta maupun delegasi yang antusias menyimak pemaparan Wali Kota Makassar.
Presentasi Ramdhan yang juga dilengkapi demonstrasi penggunaan Smart Card secara langsung, mendapatkan aplaus panjang dari delegasi yang rata-rata merupakan wali kota dalam dan luar negeri. Bahkan, Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, mengungkapkan kekagumannya atas apa yang telah diimplementasikan Ramdhan di Kota Makassar.
“Sangat luar biasa, Wali Kota Makassar mampu menyulap kota ini dalam waktu setahun. Apa yang menjadi kuncinya, dan bagaimana wali kota dapat memperoleh dukungan penuh, baik legislatif maupun masyarakat kota, patut diapresiasi,” imbuhnya.
Tema panel diskusi tentang Prosperous Cities atau kota-kota sejahtera, juga menghadirkan pembicara lain, di antaranya gubernur Bangkok dan Selandia Baru.