16 May 2015

Pisa Kafe Makassar

Pisa Kafe Makassar
Utamakan Kenyamanan Pengunjung

BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Makassar merupakan salah satu kota potensial untuk pengembangan bisnis kuliner, baik makanan tradisional maupun internasional. Hal ini menjadikan usaha kuliner seperti kafe dan resto tumbuh bagai jamur di Makassar. Salah satunya adalah Pisa Kafe.
Kafe dengan konsep restoran keluarga ini, menyajikan menu Italia dan Western, seperti pizza yang dibanderol Rp 39 ribu-Rp 230 ribu, pasta Rp 45 ribu-Rp 60 ribu, dan juga Jelato yang dijual per skupnya Rp 22 ribu, yang dapat dipilih sesuai selera pelanggan. Selain itu, kafe waralaba ini juga menjual berbagai minuman seperti jus, soda, dan lain-lain. Saat ini, Pisa Kafe telah hadir di enam kota Indonesia, Jakarta, Tangerang, Semarang, Surabaya, Palu, dan Makassar.
Terkait persaingan yang cukup ketat pada bisnis serupa, General Manager Pisa Kafe Makassar, Asrawarsita, mengungkapkan, pihaknya mengutamakan kenyamanan pengunjung dengan memberikan pelayanan terbaik.
“Menghadapi persaingan usaha kuliner, kami senantiasa mempertahankan cita rasa menu yang ada, juga melakukan pembaruan menu agar pengunjung yang datang tidak bosan. Namun, yang terpenting memberikan pelayanan terbaik sehingga dapat memberi kenyamanan bagi mereka yang berkunjung,” jelas wanita yang kerap disapa Sita, saat ditemui di Pisa Kafe, Jalan Botolempangan, Makassar, Kamis (30/4).
Ditambahkan, agar pengunjung tetap merasa nyaman, pihaknya tidak mematok batasan waktu berapa lama pengunjung dapat duduk di Pisa Kafe. “Kami sudah menyampaikan pesan kepada semua karyawan, agar tetap menjaga kenyamanan serta privacy pengunjung,” bebernya.
Kafe yang telah berdiri sekitar tiga tahun ini, juga melakukan kerja sama dengan Telkomsel Poin untuk meningkatkan marketnya. Dengan menukarkan 20 poin Telkomsel, pengunjung mendapatkan potongan harga sebesar 15 persen untuk makanan dan minuman di Pisa Kafe.
“Kerja sama ini telah berjalan dua tahun. Alasan kami melakukan kerja sama ini, karena Telkomsel sudah memiliki pasar sendiri. Apalagi, sasaran pasar Telkomsel  umumnya kawula muda. Itu terbukti, sejak adanya Telkomsel Poin ini, jumlah pengunjung Pisa Kafe semakin meningkat, tidak hanya dari kalangan keluarga, melainkan juga pelajar dan mahasiswa,” papar Asrawarsita.
Dijelaskan, untuk penukaran Telkomsel Poin, dari data yang telah ada, tercatat total transaksi penukaran periode April 2015 sebesar Rp 16 juta.