18 May 2015

Mencari Karya Tenun ke “Nusa Bunga” Flores

Mencari Karya Tenun ke “Nusa Bunga” Flores

BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Bagi pecinta kain, tenun merupakan salah satu daftar wajib koleksi lantaran terhitung eksklusif dan tidak “mainstream”. Selain itu, belakangan ini beberapa desainer terkenal juga mulai melirik kain tenun. Berbanggalah, sebab Indonesia merupakan negeri yang dianugerahi motif kain tenun yang sangat kaya, terbentang dari Sabang sampai Merauke.
Menyoal penghasil kain tenun berkualitas, Flores atau dikenal sebagai “Nusa Bunga”, termasuk dalam daftar unggulan. Untuk mencari tenun berkualitas, traveler dapat menyusuri lima desa yang tersebar di pelosok Flores untuk mengagumi kekayaan motif kain tenunnya.
Adalah Ende, kota yang lokasinya di wilayah pesisir, persis berada di bagian tengah Pulau Flores, di antara Labuan Bajo dan Maumere. Kota ini terhitung belum terlalu ramai, jalan raya masih belum terlalu padat, belum ada mal besar, hanya satu-dua minimarket dan toko-toko yang menyediakan barang kelontong.
Meskipun terhitung kota kecil, Ende menyimpan keragaman. Dari depan hotel wisatawan menginap, yang lokasinya dekat Bandara Hasan Aroeboesman, terhampar pemandangan Gunung Meja, yang meskipun bukan gunung aktif,  tampak perkasa dan menakjubkan. Legenda gunung itu mengukuhkan karakter sebagian besar masyarakat Ende yang menjunjung tinggi kemajemukan dan menghargai sesama.
Delapan kilometer di sebelah timur Kota Ende, dengan perjalanan sekitar 20 menit kendaraan bermotor, terdapat sebuah desa atau kelurahan bernama Onelako, Ndona. Desa ini mendiami wilayah datar yang ditumbuhi banyak pohon kelapa, tanaman kopi, dan kakao. Tak heran, meski termasuk wilayah pesisir, udaranya masih terasa sejuk dan asri. Apalagi, di desa ini juga terdapat sumber mata air Wolowona. Lokasinya yang tidak terlalu jauh dari kota, memungkinkan desa ini dihuni warga berbagai suku, etnis, dan agama. Kemajemukan menyebabkan motif kain tenun yang dihasilkan juga lebih kaya dan beragam.
Desa Onelako merupakan kawasan sentra kelompok tenun ikat tradisional yang masih mempertahankan penggunaan pewarna alami. Biasanya, traveler disambut dengan ramah di rumah warga setempat. Kebanyakan, warga memang bekerja sebagai penenun. Jika sudah bertandang ke salah satu rumah warga, biasanya traveler juga akan diperlihatkan beberapa helai kain tenun ikat hasil karya mereka yang sangat indah.
Kain-kain itu didominasi warna coklat dan merah bata dengan bahan dasar warna hitam. Warna inilah yang menjadi ciri khas dari Desa Onelako dan Kota Ende pada umumnya. Ciri khas lainnya, penggunaan hanya satu jenis motif di tengah-tengah kain.
Selain khas, kebanyakan kain tenun itu memiliki motif,  antara lain jara nggaja (kuda dan gajah), sinde ular kobra, mata pea, mata rajo, mata ria (daun sukun), dan karara (buah sukun). Sukun memang identik dengan masyarakat Ende. Bahkan, pendiri negeri ini, Soekarno, menemukan ide sila-sila Pancasila saat tengah merenung di bawah pohon sukun yang bercabang lima.

Bertandang ke Desa Adat Megalitikum

Jika sudah terlanjur menjejakkan kaki di Ende, jangan sampai melewatkan perjalanan menuju Desa Wolotopo. Pasalnya, desa ini menyimpan pesona tersendiri, dan merupakan pengalaman yang luar biasa bagi wisatawan karena dapat menikmati hamparan indah hasil kolaborasi dari pemandangan tebing berbatu, pepohonan, dan tepian Pantai Nanganesa.
Beberapa wisatawan mancanegara biasanya sengaja berjalan kaki menempuh jarak lima kilometer. Menurut mereka, dengan berjalan kak, tak akan kehilangan sedetik pun momen yang mempesona di Desa Wolotopo.
Desa yang merupakan kawasan desa adat megalitikum itu lokasinya di perbukitan, sehingga untuk sampai ke sana harus melewati jalan setapak yang menanjak. Sambil menaiki anak tangga, traveler harus menyusuri jalan-jalan sempit di antara rumah-rumah warga yang padat dan saling berimpitan.
Saat kaki traveler menyelesaikan pijakan anak tangga terakhir, berarti sampailah di depan rumah adat Wolotopo. Pemandangan dari lokasi paling atas memang sangat indah. Di depan, tampak rumah-rumah adat yang menghadap ke altar tempat dilaksanakan upacara adat dan pemujaan para leluhur. Uniknya, rumah-rumah adat ini dibangun di pinggir tebing yang terdiri dari tumpukan batu yang tinggi dan kokoh.
Biasanya traveler akan disambut ramah beberapa warga, mempersilakan duduk di teras rumah. Mereka akan menjelaskan apa makna simbol dan ukiran yang ada di rumah mereka. Salah satunya, ukiran “payudara” yang menempel di dinding luar dekat pintu. Ternyata, payudara yang kecil melambangkan wanita yang belum menikah, sementara payudara yang panjang melambangkan wanita yang sudah menikah. Bagi warga Wolotopo, payudara seorang ibu dianggap sebagai sumber kehidupan dan lambang kesuburan.
Kondisi alam yang dominan kering dan menantang di sekitar Desa Wolotopo  membentuk masyarakatnya menjadi pribadi yang sangat gigih dan pantang menyerah. Terbukti, mereka terkenal sebagai penghasil bengkuang terbesar di wilayah Ende.
Hal lain yang paling menonjol, desa ini merupakan pusat penghasil tenun ikat. Kekhasan motif kain tenun di Desa Wolotopo cenderung kecil-kecil dan abstrak. Sementara, dilihat dari warna, tampaknya kuning emas menjadi kekhasan mereka. Mungkin karena kepercayaan nenek moyang mereka, suku Lio, yang menganggap kuning emas melambangkan rezeki.
Jika masih belum puas menikmati keindahan “Nusa Bunga”, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju daerah lain seperti Desa Bena, Bajawa. Perjalanan darat dari Ende ke Bajawa, ibu kota Ngada, Flores, memakan waktu sekitar empat jam. Melewati jalanan berkelok-kelok yang tidak terlalu lebar dengan sisi kiri-kanan jurang. Desa Bena sendiri tidak terlalu jauh, karena hanya butuh waktu sekitar setengah jam berkendara dari Bajawa.
Perkampungan Bena terkesan teduh dan damai lantaran dikelilingi pohon besar. Selain itu, Gunung Inerie yang menjulang tinggi, kokoh, sekaligus angkuh, seolah mengayomi desa ini. Di sini, terhampar rumah tradisional yang arsitekturnya tampak seragam dan berderet rapi saling berhadapan. Deretan rumah di sisi kiri-kanan dipisahkan sebuah lapangan luas dengan batu-batu megalitikum yang tersusun sederhana. Di situlah lokasi makam nenek moyang, sekaligus menjadi lokasi upacara adat warga Desa Bena.
Unik memang, karena setiap unsur di desa ini sungguh menarik diamati. Misalnya, tanduk kerbau, taring babi, ukiran, lukisan, dan seluruh ornamen yang terpasang di rumah-rumah kayu beratapkan ilalang, yang pasti menyiratkan simbol dan nilai penting tersendiri.
Menenun merupakan pekerjaan yang lazim dilakukan warga setempat di teras rumah. Sejauh mata memandang, hanya terlihat hasil kerajinan tenun yang dipajang di teras rumah. Kain tenun di desa ini motifnya cenderung sederhana, terdapat gambar rumah adat dan kuda yang berada di tengah garis-garis horizontal. Selain itu, warnanya juga lebih cerah dan berwarna-warni. Meskipun hanya kain tenun, namun semua itu telah menggambarkan betapa kayanya budaya Indonesia.

16 May 2015

Granito Target Jual Satu Juta Kardus Keramik

Gencar Penetrasi Pasar Properti
Granito Target Jual Satu Juta Kardus Keramik

BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
BLOGKATAHATIKU - Tingginya tingkat pertumbuhan properti di Indonesia, khususnya Makassar, diyakini memberikan dampak positif terhadap industri bahan bangunan. Seiring, permintaan terhadap bahan bangunan, baik ritel maupun komersial, juga berdampak pada peningkatan permintaan produk keramik maupun homogeneous tile.
Salah satu produsen homogeneous tile terkemuka, PT Granitoguna Building Ceramics (Granito TM), juga merasakan imbas peningkatan tersebut. Selain mengusung produk yang bermutu, serta berbagai desain mumpuni yang ditawarkan, Granito juga meningkatkan kualitas layanannya dengan menghadirkan layanan free design di Makassar.
“Layanan free design, menjadi salah satu strategi kami untuk meningkatkan pelayanan dan kepercayaan konsumen kepada Granito. Melalui layanan desain ini, konsumen dapat berkonsultasi mengenai desain lantai secara profesional tanpa dipungut biaya (gratis),” terang Marketing Superintendend PT Granitoguna Building Ceramics, Hermina Handayani di sela kegiatan gathering Granito bersama Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dan Ikatan Konsultan Indonesia (Inkindo) Sulsel di Diamond Ballroom, Swiss-Belinn Panakkukang, Jalan Boulevard, Makassar, Rabu (29/4).
Menurutnya, Makassar sengaja dipilih sebagai salah satu pasar potensial produk lisensi Australia tersebut, lantaran merupakan kota di kawasan timur Indonesia (KTI) dengan kegiatan pembangunan properti terbesar kedua setelah Jawa Timur.
“Ada tiga daerah terbesar yang masuk pasar potensial produk kami, di antaranya Jawa Timur (Surabaya), Bali, dan Makassar. Sejak 2014 lalu, Makassar sendiri sudah masuk sebagai kota kedua dengan pengguna produk Granito terbanyak setelah Jawa Timur, setelah itu Bali dan kota-kota lainnya,” beber Hermina.
Merunut angka maupun omset penjualan secara global, wanita yang berkantor di Gedung Graha Pacific, Jalan Basuki Rachmat, Surabaya ini, enggan merinci detail. Kendati demikian, ia membeberkan target penjualan yang dipatok perusahaannya tahun ini. “Secara nasional, perusahaan menargetkan dapat memasarkan satu juta kardus Granito. Satu kardus keramik kami setara 1,08 meter persegi,” urainya.
Dijelaskan, Makassar berkontribusi 10 persen dari total nasional pasar keramik pihaknya. “Jadi, kalau dikalkulasikan, target Makassar dalam setahun diestimasi dapat mencapai sekitar seratus ribu kardus keramik. Adapun persentase jenis pasar, 70 persen ritel dan 30 proyek,” ujar Hermina.
Sementara itu, Area Sales Supervisor PT Granitoguna Building Ceramics, Tony Setiawan, menambahkan, penetrasi pasar properti yang dilakukan pihaknya, merupakan agenda rutin yang selalu menggandeng pihak terkait properti, seperti IAI dan Inkindo, juga mahasiswa arsitektur di perguruan tinggi Tanah Air.
Sekadar diketahui, PT Granitoguna Building Ceramics merupakan perusahaan dalam negeri yang mendapatkan lisensi dari Australian Building Ceramics Pty Ltd, dan memiliki pabrik yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat.
Hasil produksi dari pabrik tersebut, sebagian besar untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan diekspor ke mancanegara. Beberapa merek produk homogeneous tile Granito adalah Aurora, Salsa, Palazzo, Castello, Lunar, Sabbia, Ambience, Mosaics, Inspire, serta aksesoris terkait lantai lainnya.

Hotel Aston Gencar Jalin Kemitraan

Target Okupansi 100 Persen per Bulan
Hotel Aston Gencar Jalin Kemitraan

BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Guna menggenjot tingkat okupansi hingga 100 persen per bulan, Hotel Aston Makassar gencar jalin kerja sama atau kemitraan dengan berbagai pihak, salah satunya Blue Sky Executive Lounge Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Hal tersebut diungkapkan General Manager Hotel Aston, Joko Budi Jaya dalam penandatanganan nota kesepahaman dengan Blue Sky Executive Lounge di Olympus Resto, Lt 2 Hotel Aston, Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (27/4).
 Diungkapkan, selama ini tingkat hunian hotel bintang empat pihaknya mencapai 82 persen per bulan. “Kami berharap, kerja sama yang baru dilakukan bersama Blue Sky Executive Lounge, dapat meningkatkan okupansi hingga 100 persen,” terang Joko.
Ditambahkan, kemitraan yang ditandatangani dikhususkan bagi tamu yang menginap di Executive Suite Room yang berjumlah 22 kamar. “Ditambah Junior Suite kami yang berjumlah sembilan kamar. Meski dari persentase jumlah kamar jenis ini terbilang sedikit, namun mampu mendongkrak tingkat hunian kamar secara keseluruhan,” bebernya.
Menurutnya, selama ini tingkat hunian khusus untuk Executive Suite Room rata-rata hanya 60 persen per bulan. Melalui kerja sama privilege, yaitu access voucher di Blue Sky Executive, diharapkan dapat meningkatkan hunian hingga 100 persen per bulan. Sebelumnya, Joko menjelaskan, setiap tamu yang menginap di kamar tipe Executive Suite, mendapatkan tambahan privilege afternoon tea untuk dua orang, privasi check in-check out, dan makan pagi di Executive Lounge Lt 12 Hotel Aston.
“Sementara, access voucher di Blue Sky Executive Lounge, merupakan hak istimewa yang kembali diberikan bagi tamu yang telah menginap di Executive Suite Room,” paparnya.
Strategi Bisnis Unit Manager Blue Sky Executive Lounge Airport Cafe Bandara Sultan Hasanuddin, Muhammad Zubair, mengungkapkan, setiap tamu yang menginap di Executive Suite Room, akan mendapatkan voucher Rp 90 ribu. “Sehingga, tamu bisa menikmati berbagai menu yang tersedia di sana, sambil menunggu keberangkatan pesawatnya,” urainya.
Untuk sementara, sebut Zubair, kerja sama baru dilakukan bersama Aston Makassar. “Ke depan, kami juga akan melakukan kerja sama serupa dengan Hotel Aston di kota lainnya,” imbuhnya.

Implementasi CSR Fave-Aston Gelar Donor Darah

Implementasi CSR
Hotel Fave-Aston Gelar Donor Darah

BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Hotel Fave Daeng Tompo dan Fave Panakkukang, bekerja sama Hotel Aston Makassar, mengadakan aksi sosial donor darah di Fave Daeng Tompo, Jalan Daeng Tompo, Makassar, Sabtu (25/4). Kegiatan dilaksanakan guna memperingati Hari Kartini, sekaligus implementasi corporate social responsibility (CSR) perusahaan yang bergerak di bidang hospitality tersebut, Selasa (21/4).
Dalam acara, Fave-Aston berhasil mengumpulkan 37 kantong darah. Pendonor berasal dari karyawan, staf, maupun keluarga Fave-Aston, serta warga yang tinggal di sekitar Fave Daeng Tompo.
“Selain donor darah, kami juga menggelar kegiatan bersih-bersih di taman kota dan Ford Rotterdam. Ini merupakan bentuk kerja sama Fave-Aston,” ungkap Hotel Manager Fave Daeng Tompo Makassar, Agus Juharto di sela aksi donor darah tersebut.

Promo Kuliner Mei, Karebosi Condotel Sajikan Nasi Timbel Spesial

MENU BARU - Untuk memanjakan lidah pengunjung maupun tamu yang menginap, Karebosi Condeotel tak henti-hentinya berinovasi, dengan menghadirkan menu baru setiap bulan. Direktur Karebosi Condotel, Faisal Nur, dalam keterangannya, Rabu (28/4), menjelaskan, untuk Mei pihaknya menyediakan dua menu spesial yang dapat dinikmati tamu maupun pengunjung di 316 Cafe and Lounge, Lt 2 Karebosi Condotel. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Untuk memanjakan lidah pengunjung maupun tamu yang menginap, Karebosi Condeotel tak henti-hentinya berinovasi, dengan menghadirkan menu baru setiap bulan. Direktur Karebosi Condotel, Faisal Nur, dalam keterangannya, Rabu (28/4), menjelaskan, untuk Mei pihaknya menyediakan dua menu spesial yang dapat dinikmati tamu maupun pengunjung di 316 Cafe and Lounge, Lt 2 Karebosi Condotel.
“Kedua menu tersebut, yaitu Nasi Timbel ala Karebosi Condotel yang dibanderol Rp 35 ribu per porsi, dan camilan Snapper Roll Stick Rp 25 ribu per porsi,” urainya.
Ditambahkan, Nasi Timbel yang disiapkan chef Karebosi Condotel tersebut terbilang istimewa. Pasalnya, nasinya dibungkus daun pisang dan disajikan dalam keadaan hangat, sehingga mengeluarkan aroma daun pisang yang segar.
Selain itu, Nasi Timbel ini dilengkapi ayam goreng, tahu, tempe, dan ikan asin. “Lidah tamu tidak akan berhenti bergoyang menikmati menu istimewa ini, karena disajikan lengkap bersama sambal dan lalapan, sehingga bikin ketagihan,” promo Faisal.
Sementara itu, Snapper Roll Stick yang disajikan pihaknya merupakan camilan yang dibuat dari olahan ikan kakap yang diiris tipis. “Kemudian, irisan ikan tersebut digulung dan dilumuri tepung bumbu serta ramuan khas racikan chef executive Karebosi Condotel, lalu digoreng,” bebernya.
Rasa ikan kakap yang gurih serta renyah, sebut Faisal, tentu akan membuat menu tersebut sangat pas sebagai camilan yang menyehatkan. “Kedua menu ini akan menjadi andalan 316 Cafe and Lounge, dapat dinikmati setiap hari selama Mei,” tandasnya.

Trijaya Pratama Futures

Trijaya Pratama Futures
Agendakan Workshop Terkait Bisnis Perdagangan Berjangka

BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
BLOGKATAHATIKU - Salah satu usaha yang mulai berkembang dewasa ini adalah bisnis perdagangan berjangka atau lebih dikenal sebagai forex trading. Forex trading sendiri menggunakan mata uang asing sebagai komponen utama dalam berinvestasi. Prinsip bisnis ini memanfaatkan perbedaan nilai jual dan beli mata uang asing di berbagai negara.
“Bisnis forex trading adalah bisnis yang dijalankan secara online. Investor diharuskan mendepositokan sejumlah uang, dan dengan mekanisme tertentu akan mendapatkan keuntungan dengan menjual dan membeli mata uang asing tersebut,” terang Senior Business PT Trijaya Pratama Futures, Atok Mentawai, saat mensosialisasikan bisnis forex trading di Warkop Phoenam, Jalan Jampea, Makassar, belum lama ini.
Menurutnya, banyak alasan mengapa bisnis forex trading merupakan pilihan yang tepat berinvestasi. “Alasan pertama, trader atau pemain adalah ‘bos’ (yang menentukan pilihan investasi). Dalam bisnis forex trading, seseorang berhak menetukan kapan akan mulai menjual mata uang pilihannya, begitu pula sebaliknya, membelinya. Selain itu, mereka sendiri yang akan mengatur (kedinamisan) jam kerja,” ungkapnya.
Lantaran merupakan bisnis online, seseorang tidak harus bepergian keluar rumah. “Anda dapat terus berada di rumah sambil bekerja mendapatkan keuntungan. Kelebihan lain bisnis forex trading yang tidak dimiliki bisnis lain, adalah naik turunnya pasar tidak akan merugikan. Seseorang tetap bisa mendapatkan keuntungan meskipun pasar sedang turun. Hal ini tentu saja tidak terjadi di bisnis investasi lain. Keuntungan yang tidak terbatas juga menjadi kelebihan forex trading,” paparnya.
Kendati demikian, sebut Atok, seseorang harus bekerja keras jika ingin mendapatkan keuntungan yang besar. Untuk memulainya, tidak banyak hal rumit yang harus disiapkan. “Karena bisnis ini online, tentu saja harus menyiapkan komputer dengan koneksi internet. Pastikan koneksi internet stabil agar mendukung kelancaran kerja,” imbaunya.
Hal terpenting lainnya adalah modal. “Seseorang tidak harus mengeluarkan modal yang sangat besar. Namun, tentu saja modal yang dikeluarkan akan mempengaruhi keuntungan yang bakal diperoleh. Terakhir, hal penting lainnya adalah harus memahami bagaimana kinerja bisnis ini. Mempelajari hal-hal terkait forex trading secara mendalam sangat dianjurkan bagi calon trader,” pesannya.
Atok menjelaskan, PT Trijaya Pratama Futures sendiri memiliki serangkaian agernda program untuk mensosialisasikan sistem kerja bisnis ini kepada masyarakat Makassar, di antaranya program talkshow setiap Sabtu dan Minggu, pukul 09.00 Wita di Warkop Phoenam, Jalan Jampea.
Selain itu, pihaknya juga gencar mengadakan seminar dan workshop di kampus-kampus. “Kami bakal menggelar seminar di Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar pada 28 Mei mendatang. Juga serangkaian program training nasabah di hari kerja,” imbuhnya.
Untuk mengetahui serangkaian program training yang diadakan Trijaya, Atok menginformasikan calon nasabah bisa menghubungi kantor Trijaya di Lt 11 Menara Bosowa, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar. 

Pisa Kafe Makassar

Pisa Kafe Makassar
Utamakan Kenyamanan Pengunjung

BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Makassar merupakan salah satu kota potensial untuk pengembangan bisnis kuliner, baik makanan tradisional maupun internasional. Hal ini menjadikan usaha kuliner seperti kafe dan resto tumbuh bagai jamur di Makassar. Salah satunya adalah Pisa Kafe.
Kafe dengan konsep restoran keluarga ini, menyajikan menu Italia dan Western, seperti pizza yang dibanderol Rp 39 ribu-Rp 230 ribu, pasta Rp 45 ribu-Rp 60 ribu, dan juga Jelato yang dijual per skupnya Rp 22 ribu, yang dapat dipilih sesuai selera pelanggan. Selain itu, kafe waralaba ini juga menjual berbagai minuman seperti jus, soda, dan lain-lain. Saat ini, Pisa Kafe telah hadir di enam kota Indonesia, Jakarta, Tangerang, Semarang, Surabaya, Palu, dan Makassar.
Terkait persaingan yang cukup ketat pada bisnis serupa, General Manager Pisa Kafe Makassar, Asrawarsita, mengungkapkan, pihaknya mengutamakan kenyamanan pengunjung dengan memberikan pelayanan terbaik.
“Menghadapi persaingan usaha kuliner, kami senantiasa mempertahankan cita rasa menu yang ada, juga melakukan pembaruan menu agar pengunjung yang datang tidak bosan. Namun, yang terpenting memberikan pelayanan terbaik sehingga dapat memberi kenyamanan bagi mereka yang berkunjung,” jelas wanita yang kerap disapa Sita, saat ditemui di Pisa Kafe, Jalan Botolempangan, Makassar, Kamis (30/4).
Ditambahkan, agar pengunjung tetap merasa nyaman, pihaknya tidak mematok batasan waktu berapa lama pengunjung dapat duduk di Pisa Kafe. “Kami sudah menyampaikan pesan kepada semua karyawan, agar tetap menjaga kenyamanan serta privacy pengunjung,” bebernya.
Kafe yang telah berdiri sekitar tiga tahun ini, juga melakukan kerja sama dengan Telkomsel Poin untuk meningkatkan marketnya. Dengan menukarkan 20 poin Telkomsel, pengunjung mendapatkan potongan harga sebesar 15 persen untuk makanan dan minuman di Pisa Kafe.
“Kerja sama ini telah berjalan dua tahun. Alasan kami melakukan kerja sama ini, karena Telkomsel sudah memiliki pasar sendiri. Apalagi, sasaran pasar Telkomsel  umumnya kawula muda. Itu terbukti, sejak adanya Telkomsel Poin ini, jumlah pengunjung Pisa Kafe semakin meningkat, tidak hanya dari kalangan keluarga, melainkan juga pelajar dan mahasiswa,” papar Asrawarsita.
Dijelaskan, untuk penukaran Telkomsel Poin, dari data yang telah ada, tercatat total transaksi penukaran periode April 2015 sebesar Rp 16 juta. 

12 May 2015

Bunda Ija Collection Hadir di MTC Karebosi

BUNDA IJA COLLECTION - Kabar gembira bagi wanita penggemar fashion yang senantiasa mengutamakan gaya berbusana sesuai tren masa kini. Pasalnya, telah hadir butik baru di pusat perbelanjaan MTC Karebosi, Bunda Ija Collection, yang menempati area ground floor Blok E6-E7. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Kabar gembira bagi wanita penggemar fashion yang senantiasa mengutamakan gaya berbusana sesuai tren masa kini. Pasalnya, telah hadir butik baru di pusat perbelanjaan MTC Karebosi, Bunda Ija Collection, yang menempati area ground floor Blok E6-E7.
Gerai baru milik Halijah Saleh ini, diresmikan Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sulsel, Ida Farida Nur Haris, Jumat (24/4). Ida didampingi sejumlah pengurus dan anggota lainnya. Turut hadir dalam peresmian tersebut, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulsel, Muh Ikhsan Saleh.
Pemilik butik Bunda Ija Collection, Halijah Saleh yang dijumpai saat peresmian butik, mengungkapkan, koleksi busana wanita yang ada di butiknya terbilang lengkap, ditawarkan dengan harga cukup terjangkau. Di butik ini, tersedia berbagai busana, seperti gaun pesta, pakaian kantoran, busana Muslim, aksesoris, hingga koleksi tas fashion, baik untuk pesta, kantor, maupun bersantai.
“Selama masa promo pembukaan butik baru ini, kami memberikan potongan harga hingga 20 persen untuk semua produk yang ditawarkan,” terang wanita yang akrab disapa “Bunda Ija” ini.

Kemewahan Parfum Perancis di C&F Perfumery

Kemewahan Parfum Perancis di C&F Perfumery

BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Pecinta fashion pasti mafhum jika industri mode dunia banyak dipengaruhi Perancis. Hampir semua tren fashion dunia berasal dari Negeri Anggur ini. Tren  fashion kreatif yang berkembang di sana, sebelumnya tak pernah dipikirkan banyak orang tetapi pertama kali terlihat di Paris.
Tak dapat dipungkiri, raja dan bangsawan Perancis memiliki peran penting dalam sejarah perkembangan mode dunia. Di abad mediterania, gaya hidup kaum borjuis berhasil menginspirasi banyak orang untuk menciptakan karya berestetika tinggi. Tak terbatas pakaian, kreativitas “pekerja seni” di sana juga melahirkan berbagai aksesoris penunjang penampilan, salah satunya parfum. Berbagai produk ini menjadi nilai prestisius saat seseorang mengenakannya.
Kemewahan aroma parfum khas Perancis kini bisa diperoleh di outlet C&F Perfumery, Mall Ratu Indah (MaRI), Makassar. Area Manager C&F MaRI, Irman, menjelaskan, ada tiga brand untuk produk terbaru khas Perancis yang dihadirkan, yaitu Carven, Salvador Dali, dan Marina de Bourbon.
Simplicity, freshness, captiving charm, and couture spirit, empat kata yang menggambarkan parfum terbaru berlabel “Carven”. Parfum yang baru masuk Indonesia Maret lalu, sebelumnya hanya dapat ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta. Sekarang, pengunjung MaRI pun dapat merasakan sensasinya. “Carven terdiri dua kemasan. Kemasan pertama, EDP dibanderol Rp 1.250.000 dan EDT Rp 1.100.000,” jelas Irman.
Kedua, Salvador Dali. Nama parfum ini terinspirasi nama pelukis ternama dunia asal Perancis. Produk ini memiliki cita rasa seni yang tinggi, dapat dilihat dari elegansi bentuk botol yang berbeda dibandingkan botol parfum lainnya. Parfum ini didominasi wangi bunga dan buah, sehingga wanginya segar dan beraroma “manis”.
 Irman memaparkan, Salvador Dali hadir dengan dua jenis produk, untuk wanita Rp 950 ribu dan pria Rp 850 ribu. “Terakhir, Marina de Bourbon. Namanya diambil dari nama putri di kerajaan Perancis, Marina Gacry,” bebernya.
Dijelaskan, Marina memulai kariernya sebagai desainer interior, kemudian membuat parfum dan menandatangani lisensi dengan Gilles Pommereau. “Tersedia dua seri terbaru Marina de Bourbon, yaitu Marina Diamond dan Marina Rubis. Keduanya dibanderol Rp 850 ribu,” imbuh Irman.

Asus Targetkan Penjualan 6 Juta Unit Zenfone 2

Asus Targetkan Penjualan 6 Juta Unit Zenfone 2

BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Setelah cukup lama dinantikan pecinta gadget, akhirnya Asus mengumumkan peluncuran Zenfone 2 untuk kawasan Asia Tenggara. Smartphone ini cukup fenomenal lantaran merupakan smartphone pertama di dunia yang menyematkan RAM 4 GB.
Chief Executive Officer (CEO) Asus, Jerry Shen, seusai mengumumkan kehadiran Zenfone 2 di Pullman Hotel Central Park, Jakarta, Selasa (21/4), berharap total penjualan produknya di 2015 ini, dapat mencapai delapan juta unit, 80 persennya berasal dari Zenfone 2.
Asus memproyeksi, Zenfone 2 dapat terjual lebih enam juta unit. Keyakinan tersebut berdasarkan atas kesuksesan penjualan Asus Zenfone generasi pertama yang laris di pasaran. “Zenfone generasi pertama kami, terjual 1,6 juta unit sejak diluncurkan April tahun lalu,” bebernya.
Asus membanderol Zenfone 2 dengan harga variatif. Untuk RAM 2 GB dan 16 GB MLC Storage seri ZE550ML dibanderol Rp 2,699 juta. Sementara, RAM 2 GB dan 16 GB MLC Storage seri ZE551ML Rp 2,999 juta. Selanjutnya, Zenfone 2 kapasitas RAM 4 GB dan 32 GB MLC Storage Rp 3,999 juta, dan RAM 4 GB dan 64 GB MLC Storage Rp 4,499 juta.
Intel President and General Manager Asia Pacific and Japan, Robby Swinnen, yang juga hadir di Pullman Hotel, menyambut baik kehadiran varian terbaru Zenfone. Menurutnya, momen tersebut sekaligus menjadi perayaan kerja sama jangka panjang antara Intel dan Asus. “Kami bangga kerja sama jangka panjang ini. Dengan Zenfone 2, Asus menawarkan pengalaman mobile luar biasa, mengombinasikan prosesor Intel Atom 64-bit, dengan solusi LTE-Advanced Intel XMM 7260,” paparnya.
Zenfone 2 hadir dengan desain premium, fitur dan spesifikasi mumpuni, namun ditawarkan dengan harga yang sangat menarik. Desain premiumnya berhasil meraih penghargaan IF Design Award 2015 di Jerman. Ukurannya sangat tipis, hanya 3,9 milimeter di sisi tertipisnya. Meski secara dimensi lebih kecil ketimbang smartphone premium pada umumnya, perangkat ini memiliki rasio screen to body sebesar 72 persen.
Asus Zenfone 2 menggunakan sistem operasi Android 5.0 Lollipop 64-bit dan Asus Zen UI 2.0 untuk pengalaman pengguna terbaik. Sebuah tombol intuitif, yang berfungsi sebagai control volume dan shutter untuk memotret selfie, tersedia di belakang sehingga mudah dioperasikan satu tangan.
Yang menjadi kelebihan setiap perangkat smartphone Asus adalah fitur Pixelmaster Camera. Saat ini, baik kamera depan 5 MP, maupun kamera 13 MP Zenfone 2 mendukung fitur low light mode, memungkinkan pengguna menangkap foto dan video hingga 400 persen lebih terang, dalam kondisi pencahayaan kurang. Jika flash dibutuhkan, Zenfone 2 dilengkapi Real Tone Dual LED Flash untuk memastikan skin tone dan warna alami yang mumpuni.
Modus HDR juga sudah ditingkatkan, dengan Blue Glass filter pada Pixel Master Camera, yang membuat Zanfone 2 menjadi salah satu smartphone terbaik untuk menangkap foto pada kondisi backlight. Untuk penggemar selfie, Asus Zenfone 2 menyediakan kamera depan 5 MP dengan aperture besar F/2.0 dan 5-element lens, yang menyediakan field of view hingga 85 derajat, serta kemampuan untuk menangkap group atau panoramic selfie hingga 140 derajat. 

Semarak Toyota

Semarak Toyota
Sukses “Trade In” 20 Unit Avanza

BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Serangkaian acara yang digelar Kalla Toyota, termasuk “Semarak Toyota”, kembali menghadirkan berbagai event menarik, di antaranya program “Trade In” dengan slogan “Datang dengan Mobil Lama, Pulang dengan Mobil Baru”. Bekerja sama pembiayaan Astra Credit Company (ACC), Kalla Toyota juga menghadirkan beberapa diler “used car” terpercaya untuk mentaksasi mobil lama pelanggan. Dari hasil taksasi selama dua hari, Sabtu-Minggu (25-26/4), tercatat 20 unit mobil berhasil di-trade in, yang didominasi varian Avansa.
“Program Semarak Toyota ini sengaja kami hadirkan sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan kami, dan juga ingin memberikan ‘one stop solution’ bagi siapapun yang ingin memiliki kendaraan baru,” ungkap Manager Marketing Kalla Toyota, Aswan Amiruddin di sela kegiatan Toyota, yang berlangsung di Parkiran Selatan Trans Studio Mall (TSM), Jalan HM Daeng Patompo, Makassar, Sabtu (25/4).
Ditambahkan, khusus bagi pengguna Avanza, juga dapat menikmati Special Privilege berupa gratis cuci mobil, gratis voucher Wendy’s, dan Pizza Hut, gratis pengecekan kendaraan, serta gratis parkir.
“Untuk mendapatkan Special Privilege tersebut, cukup membawa identitas diri dan STNK asli kendaraan Avanza-nya, nantinya dapat ditukarkan paket voucher di meja registrasi,” papar Aswan.
Bagi pengunjung yang baru ingin memiliki mobil baru, Kalla Toyota juga menyediakan doorprize mulai Rp 2 juta-Rp 10 juta. Doorprize ini berlaku bagi yang melakukan transaksi, pembelian mobil Toyota non trade in, dan hanya berlaku selama kegiatan berlangsung.
Tidak hanya itu, bagi yang ingin merasakan pengalaman berkendara dengan Test Drive juga ada di tempat ini. Termasuk public display puluhan unit Toyota, di antaranya All New Yaris, All New Vios, All New Avanza Veloz, Toyota Agya, Etios Valco Toms, Innova, Fortuner, New Rush, Hilux, dan Corolla Altis.

11 May 2015

Valencia

Valencia
Kota “Mediterania” yang Berseni

BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Lama berada di bawah bayang-bayang Madrid dan Barcelona yang memang lebih “trendi” dan populer, Valencia yang terus berbenah dan bersolek kini telah menjelma kota tujuan wisata yang tak kalah mempesona.
Kota kelahiran kuliner “Paella” atau “nasi goreng” tradisional Spanyol ini, adalah rumah dari banyak benda seni bersejarah dari berabad-abad lalu, serta bangunan berarsitektur modern dan fantastis di abad Mediterania. Di mata kebanyakan wisatawan, Valencia seperti benda antik tak ternilai yang berlindung dalam kotak kacanya yang mewah.
Eksplorasi wisata di kota ini dimulai dari “Estacio del Nord” atau The North Station. Stasiun kereta utama yang megah dan artistik ini dibangun pada awal abad ke-20. Namun, stasiun itu terlihat seperti tak lekang dimakan waktu. Eksterior bangunannya dicat dominan warna kuning cerah, dengan warna hijau merah dan coklat di sana sini. Bagian interior stasiun ini juga tak kalah cantik, dengan dinding dan langit-langit yang dihiasi keramik serta mosaik dari marmer dan kayu berwarna cerah.
Keluar dari stasiun, traveler boleh berjalan menyusuri “Avenida Marques de Sotelo” menuju pusat kota. Lima menit dibutuhkan waktu jika berjalan kaki, maka traveler akan tiba di alun-alun “Plaza del Ayuntamiento” yang dipercantik sebuah kolam air mancur yang menjadi landmark populer Valencia.
Alun-alun ini dikelilingi beberapa bangunan megah dari abad ke-19 dan awal abad ke-20 bergaya neo-baroque. Yang paling mudah dikenali adalah gedung balai kota, yang dalam bahasa Spanyol-nya adalah “Ayuntamiento”. Di seberang gedung balai kota ini, terdapat gedung kantor pos utama atau El Palacio de Comunicaciones.
Daya tarik kantor yang selesai dibangun pada 1922 oleh arsitek Miguel Angel Navarro ini adalah lobi utama dengan langit-langitnya yang berbentuk kubah kaca dengan hiasan kaca patri warna-warni.
Di sekitar alun-alun ini juga bertebaran objek wisata lain, seperti gereja katedral dan aneka museum, yang rasanya tidak cukup dieksplorasi dalam sehari. Di arah timur laut alun-alun, terdapat Mercado Central atau Central Market, salah satu pasar indoor terbesar dan tertua di Eropa yang dibangun pada 1928.
Mercado Central sendiri terpilih sebagai objek wisata shopping di Valencia yang paling direkomendasikan situs travel populer Trip Advisor. Tempat ini masih menjadi favorit masyarakat lokal untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Kebanyakan warga membeli bahan-bahan segar seperti buah-buahan dan daging mentah. Sementara, turis lebih senang mengisi bangku-bangku di sana untuk mencicipi berbagai makanan lokal, mulai seafood segar yang disajikan mini dalam bentuk tapas, seporsi Paella hangat, sampai lembaran Pata Negra atau Jamon Iberico yang disajikan di atas potongan roti Baguette.
Uniknya, pasar yang memiliki ratusan gerai dengan jualan sangat bervariasi dan beraroma ini justru terasa terlalu bersih, rapi, dan “beradab”. Sungguh jauh dari bayangan tentang pasar tradisional yang umumnya berisik dan becek.
Memang, seluruh penjuru Kota Valencia pun tertata apik dan bersih. Wilayah pusat kotanya merupakan jalinan jalan sempit yang karismatik, khas kota-kota pesisir Mediterania. Pada banyak bangunan tersebut, masih jelas terlihat pengaruh dari suku bangsa sebelumnya yang pernah hadir di kota ini.
Misalnya, Katedral Valencia atau La Seu Valencia, yang dibangun abad ke-13 dan memiliki ciri khas berupa tiga gerbang dengan gaya arsitektur berbeda. Gerbang utama bernama “Puerto de Hierros”, memiliki gaya baroque, lalu gerbang “Puerto de los Apostoles” memiliki gaya gotik, dan gerbang tertuanya yang bernama “Puerto de Palau”, memiliki gaya Romawi.
Selain itu, fasad rumah penduduk dan bangunan di kiri-kanan jalan banyak yang masih memiliki gaya Moor, yang pernah berjaya pada periode Kerajaan Andalusia. Ini mengingatkan pada kehadiran Islam di kota yang mayoritas penduduknya beragama Katolik, selama tujuh abad lamanya.
Yang tak kalah berkesan adalah “Museo Nacional de Ceramica Gonzalez Marti”, museum keramik yang terdapat di “Palacio de Marques de Dos Aguas”, sebuah istana kecil dari abad ke-15 yang mengkombinasikan elemen neo-klasik, dan sedikit sentuhan oriental dalam desainnya.
Detail-detail ornamennya yang kaya menjadi testamen atau peninggalan bersejarah bagi bangsa Spanyol yang jiwa artistiknya begitu tinggi. Dengan pintu masuk bergaya baroque memukau, museum ini menyimpan koleksi keramik bergaya Valencia dari berbagai aliran, seperti kerajinan tembikar Celto-Iberia dan lukisan-lukisan surealistis karya Pablo Picasso.

Kota Modern yang Futuristik

Meski sarat peninggalan sejarah yang sudah berusia beberapa abad lamanya, Valencia juga ingin tetap relevan dengan modernitas. Pemerintah kota tidak ragu merangkul warga untuk mengaplikasikan bangunan modern di sudut-sudut kota. Namun, menukarkan ornamen-ornamen rumit dengan dinding-dinding kaca minimalis tidak membuat Valencia kekurangan nilai artistiknya.
Upaya mengeksplorasi sisi modern Valencia, dapat ditemukan traveler mulai dari jembatan yang melintang di atas “El Jardin del Turia”. Taman terbesar di Valencia ini adalah jalur hijau yang tadinya berupa sungai kering sepanjang 11 kilometer, yang membelah kota dari sisi utara ke arah barat daya. Di sekitarnya, terdapat hamparan pohon jeruk, playground, kolam air mancur, dan beberapa lapangan sepak bola.
Di ujung barat daya Taman Turia, terdapat megakompleks budaya dan ilmiah bernama “Ciudad de las Artes y las Ciencias”. Ibaratnya Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta, kompleks yang luas dan supermodern ini terdiri dari dua jembatan besar dan beberapa anjungan berupa bangunan futuristik, spektakuler, dan sedikit “ajaib” hasil karya Santiago Calatrava dan Felix Candela, arsitek lokal Valencia dengan reputasi internasional.

09 May 2015

Laba Bersih Divisi Otomotif Astra Melandai

Permintaan Melemah di Kuartal Pertama 2015
Laba Bersih Divisi Otomotif Astra Melandai

BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
BLOGKATAHATIKU - Laba bersih divisi otomotif Astra Group mengalami penurunan sebesar 21 persen menjadi Rp 1,6 triliun. Secara keseluruhan, lemahnya permintaan selama kuartal pertama disebabkan lambatnya pertumbuhan ekonomi dan sedikitnya jumlah produk baru yang diluncurkan.
“Selain itu, persaingan diskon di pasar mobil yang dipicu kelebihan kapasitas produksi pabrik, berdampak negatif terhadap laba bersih bisnis ini. Bisnis komponen otomotif juga memberikan kontribusi yang rendah karena depresiasi rupiah terhadap dolar AS,” terang Presiden Direktur PT Astra International, Prijono Sugiarto, dalam laporan keuangan kuartal pertama 2015 Astra Group yang dirilis Senin (27/4) kepada sejumlah media Tanah Air.
Penjualan mobil secara nasional menurun sebesar 14 persen menjadi 282 ribu unit. Penjualan mobil Astra mengalami penurunan 21 persen menjadi 137 ribu unit, sehingga mengakibatkan penurunan pangsa pasar menjadi 49 persen dari 53 persen pada kuartal pertama 2014.
Sepanjang kuartal pertama 2015, Astra telah mengeluarkan enam model baru dan empat model facelift. “Penjualan sepeda motor nasional mengalami penurunan sebesar 19 persen menjadi 1,6 juta unit,” beber Prijono.
Sementara itu, penjualan sepeda motor dari PT Astra Honda Motor (AHM) turun sebesar 13 persen menjadi 1,1 juta unit, dengan pangsa pasar sepeda motor Honda meningkat menjadi 68 persen. Selama kuartal pertama 2015, AHM meluncurkan dua model baru.
Adapun grup manufaktur komponen otomotif, PT Astra Otoparts (AOP), mengalami penurunan laba bersih 67 persen menjadi Rp 87 miliar lantaran volume dan margin manufaktur yang lebih rendah.

OJK Pangkas DP Syariah

Finalisasi Legal Draft Terkait Pembiayaan Syariah
OJK Pangkas DP Syariah

BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
BLOGKATAHATIKU - Perlakuan khusus mengenai down payment (DP) atau uang muka bagi pembiayaan syariah tak lama lagi bakal kembali berlaku. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah melakukan finalisasi legal draft aturan yang berbentuk surat edaran tersebut.
Direktur Industri Keuangan Non Bank Syariah OJK, Muhammad Muchlasin, memperkirakan, surat edaran itu bakal berlaku sebelum pertengahan tahun ini. “Draft surat edaran sudah masuk. Kami perkirakan, semester pertama tahun ini sudah bisa jalan,” optimisnya.
Usulan kuat tersebut, yang kemungkinan besar bakal disahkan OJK adalah adanya selisih persentase DP antara segmen pembiayaan syariah dan pembiayaan konvensional.
“Selisih DP antara pembiayaan syariah dengan konvensional, sebesar lima persen. Jadi, lebih fleksibel sebab jika uang muka konvensional turun, maka otomatis perbankan syariah juga ikut turun,” beber Muchlasin.
Diungkapkan, OJK berharap besaran DP yang lebih ringan tersebut dapat menggairahkan industri pembiayaan syariah. Pasalnya, pembiayaan syariah sempat melorot akibat penyesuaian aturan DP di 2013 lalu.
Meski batasan minimal uang muka pada segmen pembiayaan syariah lebih rendah ketimbang lembaga konvensional, OJK yakin hal tersebut tidak akan berdampak negatif terhadap kinerja perusahaan pembiayaan syariah.
Berdasarkan studi konsultan, sebut Muchlasin, besaran selisih uang muka lima persen dinilai tidak akan mengganggu “kesehatan” perusahaan pembiayaan pada umumnya. Sebaliknya, faktor terbesar yang berpengaruh terhadap kesehatan pembiayaan adalah kapasitas permodalan perusahaan.
“DP yang lebih kecil tentu merupakan salah satu daya tarik untuk memikat nasabah dalam memilih produk pembiayaan,” urainya.
Dijelaskan, pada 2011 lalu, aset pembiayaan syariah tercatat hanya Rp 4,2 triliun. Namun, setahun berselang ketika regulator mengerek batasan minimal DP pembiayaan konvensional, aset pembiayaan syariah langsung sumringah, dan melonjak sebesar Rp 22,6 triliun. 

DPLK Bank BJB Sumringah

DPLK Bank BJB Sumringah
Imbal Hasil Capai 15,43 Persen

BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
BLOGKATAHATIKU - Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Bank Jawa Barat dan Banten (BJB) sumringah. Sepanjang kuartal pertama tahun ini, bank yang berkantor pusat di Bandung tersebut menorehkan imbal hasil atau return on investment (ROL) yang terbilang lumayan.
Group Head DPLK BJB, Wahyu Rudiyat, saat ditemui belum lama ini, menuturkan, imbal hasil yang diperoleh selama tiga bulan pertama tahun ini sebesar 15,43 persen. Prestasi DPLK BJB lebih tinggi ketimbang pencapaian DPLK lainnya.
Misalnya, DPLK Bank Negara Indonesia (BNI) hanya mampu meraup imbal hasil 10,34 persen. Begitu pula, imbal hasil Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan malah hanya 8,3 persen.
Hampir seluruh portofolio investasi dana kelolaan DPLK BJB yang mencapai 97 persen, diparkir pada instrumen deposito berjangka. Sementara, sisanya yang tiga persen ditempatkan di reksadana pendapatan tetap. “Mayoritas masih di deposito berjangka,” bebernya.
Pada kuartal pertama tahun ini, DPLK BJB berhasil menghimpun dana kelolaan sebesar Rp 163 miliar. Jika dibandingkan posisi akhir Desember 2014, ada penambahan dana kelolaan sebesar 10,14 persen. Akhir 2014 lalu, total dana kelolaan yang berhasil dikumpulkan DPLK BJB tembus Rp 148 miliar.
Sepanjang 2015, DPLK BJB memasang target dana kelolaan sebesar Rp 217 miliar. Artinya, dalam setahun, dana kelolaan DPLK BJB bakal melesat 47,58 persen. Wahyu optimistis sanggup mencapai target itu.
Pasalnya, perolehan tahun lalu, DPLK BJB hanya menargetkan dana kelolaan sebesar Rp 130 miliar, namun realisasi dana kelolaan DPLK BJB mencapai 111,91 persen. “Meski ada BPJS Ketenagakerjaan, kami yakin masih bisa tumbuh,” ujarnya.
Seperti diketahui, mulai 1 Juli mendatang, semua pekerja wajib menjadi peserta program jaminan pensiun BPJS Ketenagakerjaan. Besaran iuran program ini delapan persen, dengan perincian lima persen menjadi tanggungan pemberi kerja dan tiga persen pekerja. Beberapa pelaku dana pensiun khawatir keberadaan BPJS akan menggusur bisnis DPLK swasta. Bahkan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan jumlah DPLK akan menyusut jika iuran Jaminan Pensiun BPJS tetap sebesar delapan persen.
Menurut Wahyu, DPLK BJB banyak bermain di sektor ritel ketimbang korporat. Sehingga, kemungkinan besar tak terlalu berdampak. Hingga akhir bulan lalu, DPLK BJB memiliki 36.811 peserta.

Gebyar Perizinan Gratis 2015

Gebyar Perizinan Gratis 2015
Berikan Kemudahan bagi Pengusaha Kecil

BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Saat ini, masih banyak pelaku usaha kecil menengah (UKM) belum memiliki legalitas dalam bentuk izin untuk menjalankan suatu badan usaha. Menimbang hal tersebut, pemerintah provinsi (Pemprov) Sulsel menggelar “Gebyar Perizinan Gratis 2015”, yang dilaksanakan serentak di 24 kabupaten yang ada di Sulsel, Kamis (7/5).
Dalam Gebyar tersebut, dilakukan beberapa putusan seperti penerbitan 30-60 ribu surat izin dasar. “Pada kegiatan Gebyar Perizinan Gratis 2015 ini, diterbitkan surat izin dasar dengan target minimal 200-500 pelaku usaha di setiap daerah, bantuan permodalan kepada 2.500 pelaku usaha, konsultasi pengembangan usaha, serta penerbitan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP),” papar Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Provinsi (BKPMP), Irman Yasin Limpo, saat mengikuti diskusi terkait acara di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (28/4).
Selain itu, ada job fair yang membuka 1.400 lowongan kerja (Loker). Gebyar Perizinan Gratis 2015, juga bertujuan memberikan kemudahan bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), untuk mendapatkan surat izin usaha dalam sehari, dan memberikan pemahaman terkait NPWP kepada pelaku usaha yang ada di Sulsel.
Irman menambahkan, dengan adanya surat perizinan yang dikantongi pelaku usaha, maka akan memberikan kemudahan untuk mendapatkan bantuan modal dan perpanjangan usaha.

Femme Urban Culture 2015

Femme Urban Culture 2015
Target Raup Rp 22 Miliar

BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Memasuki gelaran ke-10 di 2015, Female On The Move (Femme) kembali hadir di Four Point Hotel by Sheraton, Makassar, 3-7 Juni mendatang dengan tema “Urban Culture”. Tema kegiatan mengangkat motif tradisional “Bunga Lagosi”, yang sedang tren dalam industri sutra Sulsel saat ini. Femme sendiri adalah pameran yang mengakomodir berbagai produk khusus wanita.
Pameran diharap dapat membawa dampak positif terhadap perkembangan ekonomi kreatif di daerah. “Kali ini, kami akan menampilkan konsep yang berbeda dari sebelumnya, dengan menghadirkan 10 perancang ternama Indonesia, serta desainer dan artis ibu kota yang kini memiliki brand sendiri,” ungkap Direktur 3 Production selaku panitia Femme 2015, Icha AZ Lili, dalam sambutannya saat jumpa pers di Hotel Aerotel Smile Makassar, Jalan Muchtar Lutfi, Makassar, Rabu (29/4).
Ditambahkan, sepuluh perancang tersebut akan mendesain sutra dari perajin sutra khas Sulsel dalam rangkaian acara bertajuk Beautiful Celebes Fashion Week 2015. Selain itu, acara yang didukung Dinas Pariwisata Sulsel, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulsel dan Kota Makassar, Ikatan Wanita Pengusaha (IWAPI) Sulsel, PKK Makassar, Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Sulsel, serta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulsel ini, bakal menggelar berbagai kegiatan, seperti lomba dan pemilihan Duta Sutra Makassar 2015.
“Jumlah outlet yang mengikuti Femme tahun ini mengalami penambahan, dari sebelumnya 200 outlet menjadi 300. Mengenai target transaksi, kami mematok angka Rp 22 miliar, yang berarti naik 10 persen dari angka sebelumnya sebesar Rp 20 miliar,” beber Icha.
Selain memamerkan produk khusus wanita, Femme juga menggelar pameran batu permata untuk kaum Adam. “Kami bangga menjadikan Femme tahun ini lebih berarti. Kami juga antusias mengenalkan dan mengembangkan karya tenun sutra Sengkang, sebagai salah satu ikon tradisional Sulsel,” tandasnya.

06 May 2015

Agency Model, Bisnis Potensial Menjaring Laba

AGENCY MODEL - Dalam suatu event atau media promosi, kontribusi seorang model sebagai duta tidak dapat dinafikan. Kehadiran para model ini adalah untuk membangun citra yang baik terhadap produk atau program yang bakal dijual perusahaan. Di sinilah pelaku bisnis mengambil peran untuk mendulang laba melalui usaha agency model. BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
BLOGKATAHATIKU - Dalam suatu event atau media promosi, kontribusi seorang model sebagai duta tidak dapat dinafikan. Kehadiran para model ini adalah untuk membangun citra yang baik terhadap produk atau program yang bakal dijual perusahaan. Di sinilah pelaku bisnis mengambil peran untuk mendulang laba melalui usaha agency model.
Jalur bisnis dunia entertainment cukup menjanjikan, salah satunya adalah segmen agency model. Selain cukup mudah dijalankan, bisnis ini juga bisa diandalkan menjadi pundi-pundi penghasil uang. Dengan merekrut talent-talent model, pergerakan agency model dimulai dengan merangkul klien yang umumnya perusahaan, terutama yang tengah membangun “image”.
Karakter bisnis agency model berbeda dibandingkan bisnis lainnya. Umumnya, agency model melahirkan talenta-telenta baru di dunia hiburan. Tidak sedikit biaya yang dikeluarkan untuk mengasah bakat model, agar dapat menjadi profesional dan layak “jual”. Sekarang, bisnis tersebut sudah mulai berkembang. Beberapa agency model menjadi penyuplai model untuk berbagai kebutuhan kegiatan perusahaan yang menjadi kliennya.
Bertujuan melakukan pembinaan anak bangsa yang memiliki bakat di dunia modeling, merupakan tujuan Anzho Management. Pemilik Anzho Management, Anzhari Muin, mengungkapkan ihwal dirinya membangun agency model. “Mulanya, saya tidak terlalu berorientasi pada profit. Tujuan sebenarnya, bagaimana mengangkat citra Sulsel melalui prestasi yang diukir putra dan putrinya, baik tingkat lokal, nasional, bahkan internasional,” tuturnya.
Untuk melakukan peningkatan kualitas model yang bergabung, tentu memerlukan biaya operasional yang cukup besar. Diungkapkan, operasional sehari-hari Anzho Management dikutip dari lima persen total keuntungan yang diperoleh semua perusahaan yang bergabung dalam bendera Anzho Group.
Sehingga, apabila keuntungannya kecil atau mengalami kerugian, tidaklah menjadi persoalan. Adapun perusahaan yang berada di bawah Anzho Group antara lain Anzho Variasi, Anzho Travel, Anzho Media, Rancang Dimensi Kontraktor, dan Anzho Agro.
Untuk membangkitkan industri hiburan, khususnya pariwisata Sulsel, memerlukan sumbangsih banyak pihak, terutama putra daerah sendiri. Selama ini, talent-talent model yang berasal dari Sulsel, belum dapat bicara banyak pada event skala nasional dan internasional. “Yang menjadi titik lemah talent Sulsel, terletak pada kurangnya wawasan dan ilmu pengetahuan yang dimiliki. Untuk persoalan kecantikan, masih dapat bersaing,” beber Anzhari.
Anzho Management sendiri, sangat selektif merekrut talent model. Bukan hanya raut rupawan yang dijadikan landasan, tetapi juga kemampuan model membangkitkan kepercayaan dirinya sendiri. Pembinaan mengenai hal tersebut, juga dilakukan secara profesional. Selanjutnya, sebelum mengikuti suatu kompetisi, Anzho Management juga mempertajam tingkat kecerdasan para model.
Dalam beberapa event, model-model binaan Anzho Management mampu membuktikan prestasinya. Sebut saja Yulinar yang pernah meraih juara pertama pada event Miss Sophie Martin tingkat nasional maupun internasional.
“Saat ini, kami tengah mengasah kemampuan talent baru bernama Chairun Niza. Pengalamannya sebagai bintang sinetron dan model video klip, diharapkan mampu menjadi bekal untuk bersaing pada kompetisi model yang akan diikuti,” terang Anzhari.
Kesempatan untuk mendulang uang dari bisnis agency model, juga mampu dilihat Iksan Colly. Salah seorang karyawan perbankan di Makassar ini, mengaku jika keterlibatannya dalam dunia model terjadi secara tidak sengaja. “Sebagai pegiat fotografi, saya mengenal banyak model. Dari sanalah mulai berdatangan permintaan untuk menggunakan jasa model melalui saya. Event pertama yang saya tangani milik Dyandra Promosindo, Makassar Computer Expo Photo Competition,” ungkapnya.
Saat ini, ada 18 model lokal dan sembilan model nasional yang berada di bawah manajemen Iksan Colly Model Agency. Model nasional tersebut antara lain Baby Margaretha, Chacy Luna, Ella Khomsah, Emma Pederova, Bee Viona, Audrey June dan lain-lain. Semua model nasional itu sudah sering tampil di layar televisi, baik sinetron maupun iklan.
Menggeluti bisnis agency model, diakui Iksan gampang-gampang susah. Setiap saat, ia wajib mengkoordinir model binaannya, sekaligus mengatur jadwal “manggung” mereka. Selain itu, ia juga kerap melaksanakan meeting dengan pihak ketiga yang ingin memakai jasa modelnya.
Diterangkan, keberadaan agency model akan membantu kedua belah pihak, baik model maupun perusahaan pemakai jasa. “Model tidak perlu lagi membuang waktu untuk meeting dengan pihak ketiga, karena semua sudah diwakilkan agency. Pihak ketiga juga tidak perlu repot terkait persiapan ataupun tugas model, karena kehadiran mereka sudah di-‘menej’ agency model,” urainya.
Menyinggung honor para model yang berada di bawah naungan Iksan Colly Model Agency, Iksan menyebut sangat variatif. “Untuk model lokal yang sudah profesional, sekitar Rp 750 ribu-Rp 1 juta sekali show. Sementara, model lokal pemula yang masih minim jam terbangnya, dibayar Rp 400 ribu-Rp 500 ribu. Model nasional jauh lebih mahal, dibayar Rp 3 juta-Rp 5 juta,” paparnya.
Prospek bisnis agency model untuk kota metropolitan seperti Makassar sangat besar. Untuk Iksan Colly Model Agency saja, rata-rata sehari bisa mendapatkan lima pesanan pekerjaan. Beberapa perusahaan sudah menjadi mitra kerja Iksan Colly Model Agency, di antaranya Honda, Toyota, dan beberapa event organizer (EO) seperti Dyandra Promosindo, Dimensi, Debindo, dan Ergas Entertainment. Selain itu, ada juga pesanan dari klub-klub fotografer Makassar yang melaksanakan event photo session.
Bagi Iksan, banyaknya permintaan terhadap jasa model di Makassar merupakan potensi bagi berkembangnya bisnis agency model. Pasalnya, kebutuhan model profesional seperti tak ada habisnya, baik sebagai ikon produk maupun brand ambassador. Apalagi, dunia fotografi di Makassar sedang berkembang pesat sehingga fungsi model sebagai objek semakin dibutuhkan.

Asah Bakat Modeling Sejak Dini

Terjun di dunia modeling school bukan merupakan kesengajaan bagi Edy Syahrir.  Untuk mengisi waklu luang, alumni pasca sarjana jurusan Teknik Planologi ini bersama sahabatnya, Elva, membuat kegiatan kompetisi modeling. Sebelumnya, mereka memang selalu bersama mengikuti beberapa kontes modeling, baik skala lokal maupun nasional.
Awal merintis usaha modeling, Edy dan Elva masih dibantu mitra, namun pada akhirnya mereka sepakat mendirikan event organizer yang diberi nama “E-Quadrat Project”. “Bukan hanya menjadi penyelenggara event lomba model, kami juga melayani jasa pembuatan kostum lomba dan show, penyediaan sales promotion girl (SPG), sales promotion boy (SPB), dan akan terus diperluas seiring banyaknya permintaan lain,” beber Edy.   
Banyak event lomba sudah dilaksanakan pihaknya, salah satunya berhasil membawa nama model-model asal Makassar dikenal hingga sohor di Ibu Kota Jakarta. Beberapa nama yang memiliki prestasi gemilang, antara lain Fildzah Hidayatil Baqi (10 besar Miss Indonesia 2013 audisi nasional), Dwi Sartika (Miss Celebrity SCTV 2014), Sofia Shireen (Little Miss Indonesia 2014), Ali Fikri (bintang film “Ada Surga di Rumahmu”), Aisyah dan Farida Jasmine (bintang film Biskuat “1.000 Balon”), dan lain-lain.
Tak berhenti di situ, E-Quadrat Project lalu berkembang menjadi sanggar modeling, yang bertugas membina model-model lokal berbakat, mulai anak-anak, remaja, hingga dewasa. Metode pengajaran yang diberikan, sebut Edy, adalah live class. “Bukan hanya teori, pengajaran diberikan langsung di atas panggung yang sudah dilengkapi sound system. Sehingga, setiap teori yang diberikan langsung diperagakan di atas panggung,” imbuhnya.
Menjalankan bisnis modeling school dan agency model, diakui Edy, susah-susah gampang. Grafik perkembangannya naik turun, ada kalanya mendapat untung besar, tetapi kadang-kadang tidak mendapat keuntungan apa-apa, bahkan sampai merugi. Namun baginya, bersama timnya yang solid, yang penting bisa berkarya dan menyalurkan bakat anak-anak di bidang modeling. Pasalnya, menjalankan bisnis agency model memerlukan kesabaran.