23 April 2015

XL Investasi Rp 70 Miliar untuk LTE 4 G di Makassar

Siapkan Jaringan LTE 4G di Makassar
XL Investasi Rp 70 Miliar

JARINGAN LTE 4G - General Manager Finance and Management Service XL North Region, Mozes Haryanto Baottong (pegang mikrofon) di sela teleconference Direksi XL di Graha XL, Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (7/1/2015), mengatakan, triwulan pertama 2015  Makassar sudah terealisasikan jaringan long term evolution (LTE) 4G secara keseluruhan, di mana satu BTS dapat menjangkau radius lima kilometer. 
PT XL Axiata (XL) North Region pada 2015 ini akan menerapkan jaringan long term evolution (LTE) 4G. Diproyeksi, jaringan tersebut berlaku di Makassar pada awal tahun ini. Kini XL melakukan persiapan dengan mulai meng-upgrade kapasitas base transceiver station (BTS) jaringan 3G, dan akan dinaikkan kapasitasnya hingga mencapai teknologi LTE 4G tanpa harus mengganti BTS.
Saat ini ada 3.600 BTS tersebar di North Region, 50 persen untuk Sulawesi dan 50 persen untuk Kalimantan. Tercatat 30 persen atau 1.080 unit BTS 3G dan 70 persen atau 2.520 BTS 2G. Penambahan BTS 3G akan terus bertambah sepanjang tahun ini.
General Manager Finance and Management Service XL North Region, Mozes Haryanto Baottong di sela teleconference Direksi XL di Graha XL, Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (7/1), mengatakan, triwulan pertama 2015 Makassar sudah terealisasikan jaringan LTE 4G secara keseluruhan, di mana satu BTS dapat menjangkau radius lima kilometer.
“Investasi yang dibutuhkan satu BTS 4G sama dengan BTS 3G, sekitar Rp 2 miliar. Jadi untuk wilyah Makassar butuh investasi kurang lebih Rp 70 miliar,” jelasnya.
Sebelumnya, XL juga telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) di Jakarta, Rabu (7/1). Dalam RUPS LB tersebut menghasilkan beberapa persetujuan, di antaranya melakukan perbaruan susunan direksi atau dewan komisaris perseroan, dengan mengangkat Dian Siswarini menjadi wakil presiden direktur yang baru.
Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi, mengatakan, siap bersaing menghadapi tantangan industri tahun ini dan beberapa tahun ke depan dengan melakukan perubahan, salah satunya melakukan transformasi reorganisasi. Hal tersebut diungkapkannya saat melakukan teleconference yang berlangsung di Graha XL.
“Memasuki 2015, dan upaya pengembangan XL ke depannya, perseroan menghadapi berbagai tantangan untuk dapat tetap berkompetisi dalam (bisnis) telekomunikasi. Tantangan tersebut antara lain tanggap dan siap menghadapi perubahan kebutuhan pelanggan yang dinamis, meningkatkan kualitas layanan dan customer experience, kesiapan menyediakan teknologi terdepan, serta meningkatkan shareholders value,” jelasnya.
Terkait perubahan susunan direksi, RUPS LB juga menerima baik pengunduran diri seorang anggota direksi, Pradeep Shrivastava. RUPS LB memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya, dan menyampaikan ucapan terima kasih atas kontribusinya selama menjabat sebagai direksi. Andi Tenriajeng/Foto: Andi Tenriajeng