25 April 2015

XL dan Kontribusi bagi Pendidikan di Indonesia

E-LEARNING - PT XL Axiata selaku penyedia layanan seluler terbesar di Indonesia dan Asia Pasifik, senantiasa menerapkan dan mensosialisasikan sistem pembelajaran terpadu, guna membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas melalui pendidikan. Beberapa waktu lalu, XL juga gencar mengimplementasikan e-Learning, khususnya bagi pelajar maupun mahasiswa di Tanah Air. BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - PT XL Axiata selaku penyedia layanan seluler terbesar di Indonesia dan Asia Pasifik, senantiasa menerapkan dan mensosialisasikan sistem pembelajaran terpadu, guna membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas melalui pendidikan. Beberapa waktu lalu, XL juga gencar mengimplementasikan e-Learning, khususnya bagi pelajar maupun mahasiswa di Tanah Air.
Secara konsep sistem e-Learning merupakan perpanjangan tangan dari guru ke siswa. Konsep ini tentunya seiring gaya hidup dan arus digitalisasi yang telah mengubah wajah pendidikan di Indonesia. Metode ini juga bisa dianggap sebagai solusi atas belum meratanya pendidikan di Tanah Air. Masih banyak daerah  terpencil di Indonesia yang minim tenaga pengajar, dengan segala keterbatasan sarana dan prasana proses belajar mengajar.
E-Learning atau pembelajaran online merupakan metode alternatif yang sangat berbeda dibandingkan pendidikan reguler, yang memerlukan kelas atau sekolah fisik sebagai sarana belajar mengajar. E-Learning juga dapat memberikan pengalaman belajar yang menarik dan sangat efektif, yang mungkin tidak pernah diperoleh dalam proses belajar mengajar di ruang kelas.
Di 2015, XL kembali berkontribusi bagi kemajuan pendidikan. Penyedia jaringan telekomunikasi mutakhir 4G LTE ini, senantiasa menyelenggarakan sosialisasi program XL Future Leader pada universitas-universitas di Indonesia. Belum lama ini, XL memberikan kesempatan kepada putra daerah Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat, untuk berkompetisi mendapatkan pendidikan kepemimpinan dengan kurikulum khusus yang berorientasi pada pembentukan karakter pemimpin global di masa depan.
Aplikasi edukasi yang dilakukan XL di antaranya memberikan kuota khusus bagi mahasiswa dari kawasan timur Indonesia (KTI) untuk bisa menerima manfaat program XL Future Leaders. Selain itu, XL juga akan memberikan kuota khusus sebesar 20 persen dari total 145 mahasiswa berprestasi yang kurang mampu secara ekonomi.
Dalam siaran persnya, Rabu (15/4), Vice President Corporate Communications XL, Turina Farouk, mengungkapkan, program Future Leaders akan membekali peserta dengan berbagai pengetahuan dan keahlian dasar yang berguna, khususnya saat  merintis jalan menjadi pemimpin masa depan pada tingkat global.
Menurutnya, melalui program tersebut, pihaknya berharap di masa depan akan muncul pemimpin-pemimpin lembaga tingkat global yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Dijelaskan, kebijakan terkait kuota khusus bagi mahasiswa putra daerah KTI dan kalangan kurang mampu, merupakan salah satu bentuk komitmen XL untuk mendukung pemerintah. Ini juga guna memperluas pemerataan kesempatan mendapatkan program-program pendidikan.
Kebijakan itu sekaligus penerapan atas masukan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) beberapa waktu lalu. Dengan demikian, akan terbuka kesempatan yang bisa diperoleh mahasiswa seluruh daerah Indonesia untuk mengikuti XL Future Leaders.
Sejak Maret lalu, XL telah menyosialisasikan program XL Future Leaders untuk tahun ajaran 2015-2016. Roadshow sosialisasi sendiri, diawali dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Senin (23/3), dilanjutkan ke beberapa universitas di Indonesia, termasuk Universitas Tanjungpura,  Pontianak. Total, sosialisasi akan berlangsung di 18 perguruan tinggi negeri dan swasta, yang tersebar pada hampir seluruh wilayah Nusantara, antara lain Makassar,  Medan, Pekanbaru, Palembang, Pontianak, Surabaya, Mataram, dan Manado.
Tujuan jangka panjang XL Future Leaders dalam 10 tahun adalah mencetak 7.500 generasi muda calon pemimpin. XL Future Leaders 2015 menyediakan 145 tempat bagi mahasiswa yang lolos seleksi dalam tiga tahap. Ketiganya adalah seleksi administrasi, tertulis, dan wawancara. Aspek penilaian tes tertulis akan mencakup psikotes, bahasa Inggris, dan Focus Group Discussion (FGD). Adapun program XL Future Leaders tahap empat akan dimulai November 2015.
Pendaftaran sendiri telah berlangsung 23 Maret, dan akan berakhir 30 Mei 2015. Pendaftaran dapat dilakukan secara online dengan mengunjungi situs XL. Persyaratan peserta harus berusia maksimal 21 tahun, serta terdaftar sebagai mahasiswa di perguruan tinggi Indonesia dengan IPK minimum 2,8 dan aktif berorganisasi.
XL Future Leaders mengajarkan tiga kompetensi utama, di antaranya komunikasi efektif, manajemen perubahan, serta jiwa kewirausahaan. Ketiga hal tersebut merupakan keahlian utama yang dibutuhkan seorang pemimpin untuk mencapai level global.
Sementara itu, metode belajar yang diterapkan berupa perpaduan antara kelas tatap muka sebanyak lima kali dalam setahun, belajar dengan memanfaatkan program-program berbasis teknologi informasi komunikasi, serta aktivitas sosial lapangan.