03 March 2015

Investasi Rp 7 Triliun, XL Luncurkan Layanan 4G

LAYANAN 4G - XL wilayah North Region, meluncurkan logo baru XL sekaligus mengenalkan layanan baru 4G di Kampoeng Popsa, Makassar, Selasa (28/10/2014). Vice President (VP) XL North Region, Francky Rinaldo Pakpahan, dalam sambutannya, mengatakan, peluncuran program tersebut sejalan dengan semangat XL untuk selalu menjadi operator terdepan.

PT XL Axiata (XL) sebagai salah satu operator terbesar Indonesia kembali meluncurkan inovasi layanan terbaru real mobile 4G-Long Term Evolution (LTE) pertama di Indonesia. Layanan kecepatan tinggi hingga 100 Mbps dan berteknologi canggih yang disediakan XL, didukung teknologi canggih Huawei dan Ericsson.
Layanan berbasis teknologi mobile 4G tersebut diluncurkan di Jakarta, Selasa (28/10/2014), disaksikan Direktur Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI), Kementerian Komunikasi dan Informasi, Kalamullah Ramli, dan Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi. Peluncuran tersebut ditandai demo layanan 4G-LTE, uji coba jaringan, dan vidoe conference dengan beberapa direksi XL.
Untuk wilayah North Region, peluncuran digelar pada hari yang sama di Kampoeng Popsa, Makassar. Vice President (VP) XL North Region, Francky Rinaldo Pakpahan, dalam sambutannya di Kampoeng Popsa, mengatakan, peluncuran program tersebut sejalan dengan semangat XL untuk selalu menjadi operator terdepan, dan inovatif dalam menyediakan layanan bagi masyarakat, juga menjadi kado istimewa pada hari ulang tahun (HUT) ke-18 XL.
“Dengan nilai  investasi Rp 7 triliun, ini sekaligus wujud nyata komitmen XL untuk terus memberikan layanan terbaik dan pertama bagi masyarakat Indonesia dalam menggunakan layanan mobile 4G-LTE. Kami berharap, layanan 4G-LTE ini dapat member manfaat positif bagi pelanggan,” terangnya.
Untuk itulah pihaknya terus berupaya membangun mitra dengan penyedia layanan mobile berbasis 4G seperti Sony Mobile, Intel Corporation, LG Mobile, HTC, Nokia (Mikrosoft), Huawei, Speedup, Blackberry, dan Qualcomm.
General Manager XL North Region, Awaluddin Tahir, menambahkan, jaringan 4G saat ini baru bisa dinikmati di beberapa lokasi Jakarta, dan secara bertahap akan menjangkau kota-kota lain berdasarkan potensi permintaan pelanggan, ketersediaan alokasi frekuensi, besaran nilai investasi, dan sebagainya.
“Saat ini, hanya pelanggan yang memiliki perangkat atau handseat 4G dapat menukarkan dan memperoleh simcard khusus 4G secara gratis di lokasi peluncuran,” tuturnya.
Sementara itu, GM Finance and Management Service XL North Region, Mozes Haryanto Bottong, memaparkan, saat ini jumlah pelanggan layanan data XL sekitar 32 juta, atau 51 persen dari total pelanggan 62,9 juta.
“Sejak 2013, XL telah melakukan modernisasi seluruh jaringan. Kami memiliki jaringan fiber optic sepanjang 30 ribu kilometer, 47 ribu base transceiver station (BTS) 3G/2G, dan siap dengan layanan Hotrod 4G-LTE. Kami juga menunggu kebijakan pemerintah untuk menggunakan teknologi netral di frekuensi 1.800 MHz, agar bisa memperluas layanan tercanggih tersebut,” tandasnya. Andi Tenriajeng/Foto: Ahmad Alia