01 May 2015

2015, Telkom Siap Digitalisasi Satu Juta UKM

2015, Telkom Siap Digitalisasi Satu Juta UKM

BAGUS INDONESIA - Di 2015 ini, Telkom kembali meluncurkan program gerakan edukasi untuk usaha kecil menengah (UKM) di 30 kota Indonesia, yang diberi nama Bina Aspirasi untuk Gerakan sejuta UKM di Seluruh Indonesia (Bagus Indonesia). Program ini terinspirasi sukses pelaksanaan “Indipreneur Festival” yang diadakan Telkom pada 2013-2014.
BLOGKATAHATIKU - Menyongsong komunitas pasar bebas Asean atau masyarakat ekonomi Asean (MEA) di akhir 2015, peran usaha kecil dan menengah (UKM) merupakan salah satu sektor yang sangat penting dalam menopang perekonomian Indonesia. Meskipun berskala mikro menengah, namun jumlah pelaku bisnis ini sangat besar mencapai 57 juta. Pelaku UKM tersebut tersebar di Tanah Air dengan beragam model bisnis. Dengan jumlah besar tersebut, di sisi lain UKM menjadi pasar yang sangat besar.
Yang menarik, perkembangan UKM sendiri juga penuh tantangan. Tidak sedikit UKM yang lahir lalu tutup dengan cepat. Namun, di saat yang sama, semakin banyak pelaku UKM yang mampu bertahan dan berkembang menjadi perusahaan skala besar.
Berbagai tantangan yang dialami pelaku UKM, mulai kesulitan mendapatkan permodalan, minimnya akses pasar, tidak adanya standardisasi pengelolaan keuangan bisnis, belum adanya strategi marketing, hingga kesulitan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
 “Kami menyadari tingkat pemanfaatan TIK di kalangan UKM masih sangat rendah, hanya pada kisaran empat persen. Ini salah satu faktor Telkom masuk ke pasar UKM,” ungkap Direktur Enterprise and Business Telkom, Muhammad Awaluddin, dalam sambutannya pada workshop “Bagus Indonesia” di kota roadshow pertama, Makassar, Kamis (30/4).
Untuk itu, pihaknya menerapkan pola “3-C” dalam melayani pelaku UKM tersebut. “C pertama adalah connectivity. Ini adalah dasar atau basis layanan kami. Connectivity berupa penyediaan jaringan akses, baik akses telepon maupun internet, termasuk penyediaan akses wifi yang kini telah tersebar di berbagai titik dan lokasi,” urainya.
Sementara, C kedua adalah content. Menurut Awaluddin, content ini sangat penting. Pasalnya, pelaku UKM harus menikmati aplikasi yang sesuai kebutuhannya. Telkom sendiri telah meluncurkan berbagai aplikasi khusus bagi pelaku UKM yang dijamin mampu menumbuhkan bisnisnya, seperti Bos Toko dan Zapa, serta penyediaan website smartbisnis.co.id,” sambungnya.
Adapun C yang terakhir, community. “Kami memfasilitasi terbentuknya atau semakin mudahnya komunitas untuk saling berkomunikasi dan berinteraksi,” imbuhnya.
Hingga saat ini, lebih 300 ribu pelaku UKM yang sudah teregistrasi di smartbisnis.co.id. Website registrasi ini disediakan Telkom secara gratis. Pelaku UKM dapat memanfaatkan website tersebut untuk web builder, promosi produk UKM, forum komunitas UKM, konsultasi, diskusi sesama UKM, dan lain-lain.
Telkom menargetkan satu juta UKM akan bergabung dalam smartbisnis.co.id hingga akhir 2015. Di samping website untuk kemudahan registrasi bagi UKM, Telkom juga tengah melakukan inovasi produk dan layanan bagi pelaku UKM, seperti Star-Connect (layanan berupa konektivitas high-speed internet), Star Care (layanan contact-center), Star Cloud (layanan berbasis komputasi awan), dan Star-Pay (layanan pembayaran dan jasa kirim terima uang). Star Series merupakan inovasi Telkom dengan filosofi smart solution for SME, trusted, affordable, dan reliable.
“Tentu saja, kami bukan hanya meluncurkan aplikasi dan menyediakan jaringan akses, namun yang terpenting adalah sisi edukasi. Telkom selalu memberikan edukasi, baik berupa talkshow di berbagai kota maupun terjun langsung atau blusukan ke sentra-sentra UKM. Kami sadar, memang butuh napas dan langkah yang panjang untuk mengedukasi pasar UKM agar sadar terhadap pentingnya TIK. Kendati begitu, ini tak menyurutkan kami demi kemajuan UKM Indonesia,” tambah Awaluddin.
Di 2015 ini, Telkom kembali meluncurkan program gerakan edukasi untuk UKM di 30 kota Indonesia, yang diberi nama Bina Aspirasi untuk Gerakan sejuta UKM di Seluruh Indonesia (Bagus Indonesia). Program ini terinspirasi sukses pelaksanaan “Indipreneur Festival” yang diadakan Telkom pada 2013-2014. Melalui gerakan Bagus Indonesia inilah, Telkom akan mewujudkan digitalisasi satu juta UKM di Indonesia.
Bertempat di Hotel Horison, workshop Bagus Indonesia dihadiri 100 peserta. “Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk talkshow dan demo layanan yang mendukung bisnis UKM itu sendiri, seperti demo layanan Bostoko, Jarvis, dan Smartbisnis,” urai Awaluddin.
Talkshow dipandu Manager Community Activation DBS, Irena Aldanituti. Adapun General Manager Micro Business DBS, Ace Endun Suwarta, bertindak sebagai pemateri. Dalam kesempatan ini, Ace menjelaskan perkembangan bisnis online di dunia dan Indonesia. Sementara, Co-Founder startupbisnis.com, Rhein Mahatma, memaparkan bagaimana membangun konsep bisnis online dan e-commerce. Andi Tenriajeng, Effendy Wongso/Foto: Effendy Wongso