18 March 2015

Trijaya Pratama Futures

Trijaya Pratama Futures
Edukasi Cara Berinvestasi yang Benar

FOREX - Senior Business Manager Trijaya Pratama Futures (TPF), Atok Mentawai (kiri), saat menyampaikan materi terkait jenis The Foreign Exchange Market (Forex) di Warkop Coffeeholic, Jalan Boulevard, Panakkukang, Makassar, Jumat (27/3/2015). TPF mengadakan talkshow dengan tema “Smart and Wise Trading Trijaya Pratama Futures”, yaitu bagaimana menjadi calon investor yang cerdas agar tidak salah langkah dalam berinvestasi.
BLOGKATAHATIKU - Seiring perkembangan zaman, bisnis pialang kian menjamur sebagai usaha dalam memajukan aspek finansial negara. Terdapat beberapa perusahaan yang terlihat berkibar dalam bisnis jenis The Foreign Exchange Market (Forex) ini, salah satunya PT Trijaya Pratama Futures (TPF).
Namun, tidak sedikit pelaku investasi yang tidak paham cara berinvestasi yang benar sehingga tak jarang terdapat beberapa masalah yang mengakibatkan munculnya pencitraan negatif terhadap perusahaan bersangkutan dan perusahaan sejenisnya.
Untuk mengantisipasi hal itu, TPF mengadakan talkshow dengan tema “Smart and Wise Trading Trijaya Pratama Futures”, yaitu bagaimana menjadi calon investor yang cerdas agar tidak salah langkah dalam berinvestasi.
Bertempat di Warkop Coffeeholic, Jalan Boulevard, Panakkukang, Makassar, Jumat (27/3/2015), Senior Business Manager TPF, Atok Mentawai, menjelaskan tujuan event pihaknya kali ini.
“Jadi, kami di sini akan memberitahu bagaimana cara membedakan investasi yang benar dan tidak. Kalau tidak tahu cara berinvestasi dengan tepat, maka rentan jatuh, mengalami kerugian, penipuan, dan sebagainya. Makanya, di sini kami akan mengedukasi bagaimana cara berinvestasi secara cerdas dan bijak,” paparnya.
Atok juga menjelaskan sekilas sejarah TPF. TPF yang muncul pertama kali 2012 dan berkantor di Lt 11 Menara Bosowa, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, adalah perusahaan yang bergerak pada bidang jasa investasi di pasar derivatif yang menawarkan transaksi jual beli, khususnya komoditi dan turunannya. “TPF berkantor pusat di Jakarta, dengan empat kantor cabang. Selain di Makassar, juga terdapat di Medan, Batam, Samarinda, dan Surabaya,” bebernya.
Atok berharap, talkshow akan membuka lebar mata masyarakat agar dapat menghapus citra negatif bisnis Forex, karena semua persepsi destruktif itu terjadi lantaran tidak adanya pengetahuan yang mumpuni dari calon investor sebelum terjun ke bisnis tersebut.
Kegiatan rutin yang diadakan TPF diikuti peserta dari berbagai kalangan, seperti akademisi kampus-kampus di Makassar, praktisi bisnis, serta calon pelaku investasi yang terlihat antusias mengikuti pembahasan menarik dalam talkshow tersebut.