03 March 2015

Pulau Camba Cambang

Pulau Camba Cambang
Gerbang Wisata Bahari Pangkep

BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Tidak salah jika terdapat adagium yang mengatakan Sulsel merupakan surga bagi wisatawan. Pasalnya, daerah di selatan Sulawesi ini memiliki beragam kekayaan potensi wisata alam, baik natural seperti bahari maupun lanskap alam buatan.
Salah satu khazanah keindahan bahari terdapat di Pulau Camba Cambang. Pulau ini terletak di Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Titik koordinat destinasi wisata bahari ini pun tergolong strategis dari Kota Pangkep, 15 kilometer ke Pelabuhan Maccini Baji. Jarak pelabuhan ke destinasi tersebut sekitar dua mil dengan jarak tempuh 10 menit dengan berkendara perahu atau lebih dikenal dengan sebutan “jolloro”.
Adapun ukuran pulau tersebut sekitar 50 meter persegi. Dengan ukuran yang tergolong mini, pulau ini dijadikan gerbang pusat informasi wisata bahari di Pangkep lantaran lokasinya yang berdampingan dengan pulau spermonde lainnya.
Eksotisme alam yang ditawarkan pun beragam, di antaranya hamparan pasir putih, lautan yang membiru, serta terumbu karang indah yang mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung.
Menariknya lagi, selain keindahan alam laut yang ditawarkan destinasi ini, wisatawan akan dimanjakan berbagai fasilitas, di antaranya villa, wahana waterboom, gazebo, restoran, ruangan meeting, serta ruangan informasi wisata bahari yang tersebar di Pangkep.
Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati keindahan matahari terbit dan terbenam, di mana cahayanya terlihat memukau dari balik punggung Gunung Bulusaraung. Cahayanya yang indah pun menyinari puluhan pulau yang menggugus di laut Pangkep.

Pusat Informasi Wisata Bahari

Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (dulu bernama Pangkajene Kepulauan, biasa disingkat Pangkep) adalah salah satu kabupaten di Sulsel. Ibu kotanya adalah Pangkajene. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.112,29 kilometer persegi, tetapi setelah diadakan analisis bersama Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal), luas wilayah tersebut direvisi menjadi 12.362,73 kilometer persegi, dengan luas wilayah daratan 898,29 kilometer persegi dan wilayah laut 11.464,44 persegi.
Asal kata Pangkajene dipercaya berasal dari sungai besar yang membelah Kota Pangkep. Pangka berarti cabang dan Jene berarti air. Ini mengacu pada sungai yang membelah Kota Pangkep yang membentuk cabang. Daerah ini memilki beragam potensi wisata bahari yang kerap disebut kepulauan spermonde, salah satunya Camba Cambang.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Ahmad Djamaan, saat ditemui di ruangan kerjanya, Jalan Sultan Hasanuddin, Pangkep, Rabu (10/12/2014), menuturkan, dengan beragam kekayaan potensi wisata yang dimiliki Pangkep, khususnya bahari, merupakan potensi bagi pariwisata di daerah ini.
 “Pulau Camba Cambang dijadikan gerbang wisata bahari (pusat informasi atau terminal wisata) Pangkep, sebab letak geografisnya cukup strategis dan berdekatan dengan puluhan pulau spermonde lainnya,” bebernya.
 Dijelaskan, di terminal wisata bahari ini, wisatawan dapat memperoleh informasi terkait puluhan pulau spermonde seperti Pulau Badi, Cangke, Kapoposang, Saudi, Pala, Pajenekang, Sabutung, Saranti, Tambakuli, dan Pamanggangang. Setiap pulau menawarkan berbagai keindahan laut hingga kuliner seafood,” urainya.
Dengan fokus mengelola destinasi pariwisata Pangkep, sebut Djamaan, mampu meningkatkan ekonomi dan taraf hidup masyarakat . “Salah satu contohnya, untuk jasa kendaraan perahu, kami memberdayakan masyarakat nelayan,” jelasnya.
Ia berharap, dengan mengelola destinasi pusat informasi wisata bahari tersebut, yang memasuki tahap promosi, mampu menjadikan Pangkep menjadi pusat destinasi wisata utama di Sulsel. “Perkembangan wisata daerah ini juga diharap dapat menjadi penyumbang pendapatan asli daerah (PAD). Namun, yang tak kalah pentingnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pangkep,” tandasnya.
Catatan Perjalanan:

- Tarif jolloro Rp 10 ribu per orang
- Sewa jolloro Rp 200 ribu per 20-30 orang
- Tiket wisatawan domestik Rp 5 ribu per orang
- Tiket wisatawan mancanegara Rp 10 ribu per orang
- Tiket anak-anak Rp 2 ribu per orang