05 March 2015

Kodingareng Keke

Kodingareng Keke
Pulau Tak Berpenghuni yang Eksotik

BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
BLOGKATAHATIKU - Kepulauan Spermonde terletak di barat daya Kota Makassar. Terdiri sekitar 130 pulau yang beberapa di antaranya tidak berpenghuni. Salah satunya adalah Pulau Kodingareng Keke. Pulau ini berjarak sekitar satu jam dari Makassar, dapat dijangkau dari dermaga kayu Bangkoa dengan kapal kayu sewaan berkapasitas hingga 15 orang. Kebanyakan traveler datang ke sini juga sekaligus berwisata ke Pulau Samalona, karena letak pulau ini memang tidak terlalu jauh dari Samalona.
Letak Kepulauan Spermonde yang relatif dekat dengan Kota Makassar, membuatnya menjadi tujuan populer bagi penduduk Makassar untuk berwisata di akhir pekan. Selain mudah diakses, ongkos transportasi perjalanannya juga relatif terjangkau apabila datang beramai-ramai. Namun, kebanyakan wisatawan lebih suka datang ke Samalona karena punya fasilitas yang cukup memadai, seperti penginapan dan warung makan. Sedangkan yang datang ke Kodingareng Keke biasanya berniat untuk menyelam atau snorkeling.
Kodingareng Keke memang hanya sebuah pulau kecil tanpa fasilitas apapun, termasuk toilet dan air bersih. Namun, pantainya berpasir putih dan punya perairan biru jernih. Spot untuk snorkeling pun letaknya tidak jauh dari pulau, di mana konturnya landai dan didominasi batu koral yang rata-rata masih cukup bagus.
Lantaran tidak berpenghuni, pulau ini banyak dimanfaatkan traveler untuk menggelar berbagai kegiatan seperti foto wedding. Pasalnya, lanskap alam, khususnya pemandangan laut di Kodingareng Keke sangat memukau. Apabila air laut pasang surut, tampak hamparan lahan pasir putih yang cukup luas hingga mencapai sekitar 20 meter.
Terkait kebersihan pulau ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan Forum Peduli Spermonde (FPS) telah mendirikan tempat pembuangan sampah permanen (kolam sampah) yang berjajar di sekitar pulau tersebut. Selain itu, pulau ini telah dilengkapi papan petunjuk area pulau.
Di akhir tahun lalu, tim Jelajah Sulawesi bersama puluhan traveler dari berbagai daerah bertandang ke destinasi wisata bahari tersebut, dan menikmati berbagai keindahan yang disuguhkan.
“Cukup mengeluarkan biaya sewa perahu tradisional yang lebih dikenal sebagai Katinting atau Jolloro dengan kapasitas 10-15 orang, Rp 700 ribu pulang-pergi (PP), wisatawan dapat menikmati keindahan Kodingareng Keke,” terang anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pemerhati Alam dan Lingkungan (Pahala) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Desta Pinguin, yang juga salah seorang traveler yang ikut menyambangi Kodingareng Keke.
Ditambahkan, tidak hanya menikmati keindahan wisata bahari, pulau ini pun merupakan surga bagi traveler yang hobi kegiatan alam bawah laut.  Untuk itu, ia mengungkapkan apresiasinya terhadap peran pemerintah (Pemkot Makassar) yang senantiasa menjaga kebersihan pulau tersebut dengan mengadakan kolam sampah permanen.
Desta beralasan, hal yang dilakukan pemerintah tersebut merupakan dedikasi dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya destinasi wisata bahari. Sementara, Kepala Seksi Promosi Disparekraf Kota Makassar, Muhammad Roem, mengatakan, Pulau Kodingareng Keke merupakan salah satu pulau favorit bagi wisatawan yang hobi diving dan snorkeling.
“Di Kodingareng keke ini, anggota komunitas yang berdedikasi wisata bahari telah menenggelamkan berbagai benda-benda di dasar laut seperti mobil dan motor bekas, serta masih banyak lainnya untuk menciptakan habitat bagi hewan laut, sehingga mampu menjaga kelestarian terumbu karang dan ikan laut lainnya,” imbuhnya.