02 February 2015

Pantai Tanjung Bira

Pantai Tanjung Bira
Eksotisme Pasir Putih di Bulukumba

BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Sulsel sangat sohor dengan wisata baharinya, salah satunya Pantai Tanjung Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba. Lokasi objek wisata ini pun cukup strategis, terletak sekitar 160 kilometer dari Makasar, dan dapat ditempuh sekitar lima jam dengan berkendara roda dua ataupun mobil. Pantai Tanjung Bira yang mempesona masih berjarak 40 kilometer dari Kota Bulukumba.
Pesona eksotisme yang ditawarkan Pantai Tanjung Bira adalah pantai pasir putih yang sudah terkenal hingga mancanegara. Airnya yang jernih dan membentang luas kebiru-biruan bagaikan permadani raksasa yang sangat memukau. Di sini, wisatawan dapat melakukan aktivitas menyelam hingga berjemur. Mereka juga dapat menikmati panorama tebing curam, hingga sunrise dan sunset yang menawan.
Saat ini Pantai Tanjung Bira sudah ditata secara rapi, dilengkapi berbagai sarana memadai, baik tradisonal hingga modern seperti hotel, restoran, dan fasilitas telekomunikasi dengan harga terjangkau.
Tidak hanya itu, lokasi wisata Pantai Tanjung Bira ini pun bersebelahan dengan beberapa pulau eksotis lainnya, di antaranya Pulau Selayar, Kambing, dan Leokan. Sehingga ini pulalah yang menjadi nilai tambah keindahan pantai di ujung Sulawesi ini.
Menariknya, Pantai Tanjung Bira tidak hanya dikenal karena keindahan pesisirnya saja, tetapi juga ada sisi lain yang tidak kalah menariknya yakni  “rumah” bagi pembuatan kapal tradisional Sulsel, Pinisi. Seperti diketahui, salah satu kapal sohor Indonesia asal daerah ini, Pinisi Nusantara telah berhasil berlayar mengarungi Laut Pasifik. Di pinggir pantai, wisatawan dapat menyaksikan bagaimana penduduk Pantai Tanjung Bira membangun kapal dengan karya seni yang tinggi. Tak jauh dari area pantai, tepatnya di Pulau Leokan, wisatawan bisa menyaksikan kecakapan wanita Leokan membuat sarung tradisional dari bahan katun dan sutra.
Hadirnya restoran nuansa kapal Pinisi di daerah ini juga merupakan salah satu daya tarik wisatawan yang berkunjung. Gelapnya malam ditemani cahaya lampu keemasan dan embusan sepoi angin malam di tepi pantai adalah romantisme tersendiri saat bersantap hidangan lezat, khususnya bagi pasangan wisatawan yang tengah berbulan madu.

Paradise Tour dan Travel
Promosikan Potensi Wisata Alam Sulsel

Keberagaman potensi alam yang dimiliki Indonesia, khususnya Sulsel, tidak diragukan lagi pesonanya, sehingga menjadi salah satu alasan banyak pelaku usaha merintis segmen ini.
Salah satunya adalah Paradise Tour dan Travel yang baru merintis bisnis travel di 2014 ini. General Manager Paradise Tour dan Travel, Muh Alif Baddu, saat ditemui di kantornya, Jalan Antang Raya, Kamis (16/10/2014), mengungkapkan potensialnya bisnis di bidang leisure tersebut.
“Setahu kami, di akhir 2013, bisnis travel  telah menguasai pasaran bisnis dunia, Oleh karena itu, saya mencoba menangkap peluang ini dengan mendirikan travel. Apalagi, kebetulan saya pribadi hobi avonturir,” akunya.
 Alif menjelaskan, bersama sahabatnya dari komunitas pecinta alam, ia mensinergikan hobinya ke bidang bisnis, di mana hal tersebut juga merupakan aktivitas positif kaum muda seperti dirinya.
 Adapun paket yang ditawarkan travelnya, di antaranya paket tour serta outing and gathering program. Kedua paket tersebut diselaraskan terhadap kegiatan dan tujuan wisata masing-masing user.
“Alhamdulillah, apresiasi wisatawan pun kian meningkat per bulannya, baik lokal maupun mancanegara. Nah, di awal bulan ini kami mendampingi wisatawan mancanegara dari Jerman untuk tour ke Tanjung Bira, Bulukumba. Begitupun dengan paket outing dan gathering, hal ini dibuktikan dengan adanya permohonan dari berbagai perusahaan untuk menggunakan jasa travel kami,” bebernya.
Alif mengaku, selain fokus di bisnis, travelnya tersebut  dijadikan wadah untuk mengekplorasi potensi wisata alam yang dimiliki Sulsel. “Realitasnya, potensi wisata Sulsel kurang terpublikasi sehingga belum banyak diketahui wisatawan mancaneggara. Itulah yang mendorong kami bermain di segmen ini,” imbuhnya.

Catatan Perjalanan

Paket Tour Bira Beach Rp 750 ribu per orang, minimal 20 Orang dengan fasilitas transportasi, penginapan, banana boat, dan diving. Paket program outing and gathering Rp 500 ribu per orang, minimal 50 peserta atau disesuaikan permintaan klien, dengan fasilitas sewa lokasi dan sound system, trainer atau fasilitator, konsumsi, baju kaus kegiatan, suvenir kegiatan, dua baliho kegiatan, tim medis, serta dokumentasi. Program belum termasuk transportasi dan penginapan.