29 March 2015

Gua Saripa

Gua Saripa
Eksotisme Labirin Bawah Tanah Maros

BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Kabupaten Maros di Sulsel merupakan salah satu wilayah Indonesia yang memiliki karts dan gua terbanyak di dunia. Salah satu destinasi wisata yang banyak diminati petualang gua atau caver di daerah ini adalah Gua Saripa.
Gua Saripa merupakan gua horizontal yang terletak di Dusun Taddeang, Desa Samangki, dan masih satu gugusan dengan jajaran karst Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung. Hanya satu jam perjalanan menggunakan kendaraan bermotor dari Makassar menuju arah permandian alam Bantimurung. Titik koordinat destinasi wisata ini pun terbilang strategis karena dapat ditempuh singkat sekitar 20 menit dari Kota Maros.
Gua ini sendiri merupakan bentukan batu gamping berlabirin panjang dan berliku-liku, umumnya berkembang akibat adanya proses pelarutan dan diperbesar proses erosi atau abrasi yang mengikuti suatu jaringan retakan pada batu gamping. Sebelumnya, faktor iklim, tanah penutup, dan keberadaan air tanah menjadi kontrol utama proses pembentukan Gua Saripa ini.
Selain itu, batu gampingnya sendiri umumnya padat, murni karbonat dengan sedikit campuran partikel lain, berlapis alot, dan dalam kedudukan mendatar atau tidak miring terjal. Kondisi tersebut merupakan kondisi ideal bagi terbentuknya gua, dan biasanya berkembang menjadi kawasan karst yang luas.
Tentu saja, serupa gua bentukan batu gamping, keindahan alam yang disuguhkan bagi caver tidak jauh dari kealamian alam bawah tanah yang menyuguhkan ornamen-ornamen khas gua seperti stalaktit, stalakmit, dan ornamen lainnya. Lantai gua cukup becek dengan genangan-genangan air bercampur lumpur hingga setinggi betis wisatawan. Di atas, dari langit-langit, tumbuh ribuan stalagmit yang meruncing ke bawah. Tepat di bawahnya, terdapat stalaktit yang secara alamiah merupakan proses alami bentukan alam yang berpasangan. Pasalnya, di mana ada stalaktit di situ ada stalagmit.
Eksotisme alam bawah tanah Maros ini merupakan keindahan yang dapat menghipnotis wisatawan, khususnya bagi caver yang menelusuri Gua Saripa. Keindahan khas gua itu juga dilengkapi aliran air sungai dan air danau yang membentuk kolam renang alami.
Tidak hanya itu, di sekitaran gua, caver pun akan disuguhkan jajaran tebing tinggi yang kerap digunakan petualang, khususnya rock climbing atau atlet panjat tebing untuk menjajal ketinggian. Selain itu, keasrian sawah petani setempat juga menyuguhkan keteduhan tersendiri bagi pecinta alam.
Perjalanan puluhan anggota SAR Universitas Negeri Makassar (UNM) dan Siswa Pecinta Alam (Sispala) Pangkajene Kepulauan (Pangkep), sukses melakukan caving atau susur gua, rock climbing, rappelling, serta fun camp yang sifatnya mengedukasi untuk cinta Tanah Air.

Catatan Perjalanan

Persiapkan fisik dan mental, bawa perlengkapan standar caving dan alat rock climbing dan pelatihan single rope technique (SRT). Jangan lupa juga bawa perlengkapan standar camp, serta memegang teguh kode etik susur gua (caving).