11 January 2015

Semarak Lovely Desember 2014 di Toraja Utara

BLOGKATAHATIKU/EFFENDY WONGSO
BLOGKATAHATIKU - Bambu demikian melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Tana Toraja. Kreativitas warga Toraja dalam pemanfaatan bambu, tidak terbatas untuk hal-hal tertentu. Bambu digunakan untuk atap tongkonan dan alang (lumbung), digunakan untuk membuat suke (wadah untuk minuman atau untuk memasak makanan tradisional papiong), dibuat menjadi alat musik, dan juga sebagai bahan utama pembuatan lantang (pondokan) pada saat upacara adat rambu solo (adat kematian) dan rambu tuka.
Bambu dimanfaatkan dalam kegiatan sehari-hari masyarakat Toraja, sehingga tidak mengherankan jika bambu diangkat menjadi tema Lovely December 2014, “I Love Bamboo”. Lovely December sendiri merupakan kegiatan tahunan yang dimulai pertama kali di Makale pada 2009 lalu, guna mengangkat kembali pariwisata Tana Toraja.
Karena Toraja kini terbagi menjadi dua kabupaten, Toraja Utara dan Tana Toraja, maka kedua kabupaten bergantian menjadi penyelenggara kegiatan ini. Namun, Kabupaten Tana Toraja merupakan pelaksana (utama) kegiatan Lovely December 2014.
Akan tetapi, bukan sebagai pelaksana utama kegiatan Lovely December 2014, tidak berati tidak ada kegiatan terkait Lovely December 2014 di Toraja Utara. Sebagai kabupaten dengan jumlah lokasi tujuan wisata terbanyak, Toraja Utara tetap bekerja sama dengan Tana Toraja sebagai penyelenggara untuk melaksanakan beberapa kegiatan.
Lovely December sudah dijadikan agenda tahunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel yang diadakan sebulan penuh selama Desember. Kegiatan kepariwisataan ini juga sekaligus dirangkaikan kegiatan keagamaan Natal dan tahun baru di sana.
Menariknya, berbagai kegiatan tradisional maupun kontemporer digelar selama Lovely Desember 2014, di antaranya lomba sapta pesona jelajah, sepeda wisata, lomba rakit tradisional (lembang), lomba tangkap ikan (mebale, melendong, mangngula burinti), lomba lintas alam, lomba cerita rakyat yang dilakonkan, lomba sastra dan pidato bahasa Toraja, lomba permainan rakyat (katekka, kacalele, gasing, dan meoli), lomba kidung Natal dan lagu daerah, lomba foto pesona wisata Tana Toraja, pameran kuliner dan kerajinan daerah, mabarattung (meriam bambu), mangrara banua tongkonan, gelar kerajinan bambu, music performance, serta perayaan puncak Lovely Desember 2014.
Antusias masyarakat dalam menyaksikan dan memeriahkan acara, tak hanya dari warga lokal tetapi juga wisatawan mancanegara. Dari sekian banyak kegiatan, ada satu acara yang paling banyak menyedot perhatian, yakni saat digelarnya adat rambu solo atau pesta adat kematian warga etnik Toraja.