14 June 2014

PILIH JOKOWI-JK

BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
Warga Tionghoa Harap Kesetaraan Hak

BLOGKATAHATIKU - Ratusan warga Tionghoa simpatisan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut dua, Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK), berkumpul di Klenteng Xian Ma, Jalan Sulawesi, Makassar, Rabu siang, 11 Juni. Kehadiran warga Tionghoa tersebut untuk menyambut kedatangan Jusuf Kalla dalam rangkaian kampanyenya di Sulsel.
Jusuf Kalla disambut beberapa tokoh Tionghoa, di antaranya Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) Sulsel, Wilianto Tanta, Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Sulsel, H Kwan John Adam FM, Wakil Ketua Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Sulsel, Yonggris Lao, Ketua Yayasan Islam Tionghoa Indonesia (YISTI), Moeh David Aritanto, Ketua Yayasan Vihara Girinaga, Roy Ruslim, pengusaha Tony Gosal dan Piter Gosal, serta tokoh Tionghoa lainnya.
Dalam silaturahminya di Klenteng Xian Ma, Jusuf Kalla hanya berharap agar warga Tionghoa, khususnya yang ada di Sulsel, dapat mendukung pasangan Jokowi-JK untuk merealisasikan struktur kebangsaan yang lebih baik, bersih, dan transparan.
Sebelumnya, Wakil Ketua Walubi Sulsel, Yonggris Lao, mengungkapkan, dukungan warga Tionghoa, khususnya di Sulsel terhadap Jokowi-JK tak lepas dari Revolusi Mental yang menjadi visi dan misi mulia pasangan ini. Menurutnya, Revolusi Mental dapat mengubah Indonesia ke arah yang lebih baik. Apalagi, dukungan tersebut tak terlepas dari kerja nyata Jusuf  Kalla yang sudah terbukti memajukan bangsa ini.
“Sebagai salah satu putra daerah (Sulsel), ketokohan dan integritas JK tak dapat diragukan lagi. Kami percaya, bersama Joko Widodo, JK dapat mewujudkan Revolusi Mental, yang secara implisit dapat mengubah mental bangsa ini agar lebih baik,” ujarnya.
Terkait ketertarikan warga Tionghoa mendukung Jokowi-JK, Yonggris menyebut, tak ada implikasi apa-apa di balik semua itu. Ia hanya berharap, jika kelak terpilih menjadi pemimpin bangsa, Jokowi-JK dapat menyetarakan hak-hak warga Tionghoa dengan suku-suku lainnya di Indonesia, dan menghapus berbagai diskriminasi yang masih dirasakan sebagian warga Tionghoa.
“Tak banyak yang kami minta lewat kepemimpinan Jokowi-JK. Kami hanya ingin hak-hak kami disamakan seperti warga lainnya, tidak usah diistimewakan, cukup disamakan saja. Dengan demikian, kami berharap tak ada diskriminasi lagi terhadap warga Tionghoa,” tutur Yonggris.
Sementara itu, Ketua PITI Sulsel, H Kwan John Adam FM, mengungkapkan, dukungannya terhadap pasangan Jokowi-JK karena melihat track record keduanya yang bersih. Ia berharap, jika terpilih, pasangan nomor urut dua tersebut dapat mengimplementasikan good goverment. Selain itu, John juga berharap agar pengembangan kerohanian, salah satu wujud dari Revolusi Mental yang dicanangkan Joko Widodo, dapat terwujud.
Sementara itu, Ketua YISTI, Moeh David Aritanto, menambahkan, kepercayaan warga Tionghoa terhadap Jokowi-JK, tidak lain karena pasangan capres dan cawapres ini dianggap dapat mengemban amanat yang lebih baik.
“Terus terang, jabatan itu hanya titipan dari Allah SWT. Kelak, jika Jokowi-JK terpilih, kami berharap mereka sungguh-sungguh menjalankan amanah. Kami optimis, pasangan ini dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik sebagaimana visi dan misi mereka,” tandasnya.