07 June 2014

MEMILIH ANDROID YANG MUMPUNI

BLOGKATAHATIKU/EZTHIE F
BLOGKATAHATIKU - Gadget merupakan bukti perkembangan teknologi dan infomatika. Peningkatan kebutuhan gadget tak lepas dari gaya hidup praktis, di mana sebagian masyarakat menganggap gadget yang dulunya sebatas kebutuhan eksklusif, kini menjadi kebutuhan sekunder.
Gadget menyebar di seluruh dunia, dengan berbagai fitur mutakhir dari produsennya. Namun, yang tengah “booming” saat ini, jenis gadget dengan OS Android. Nah, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih gadget android yang mumpuni.

Memori Internal
Sebagian orang, kadang menganggap sepele internal memori pada gadget dan lebih mementingkan memori eksternal. Padahal, memori internal sama pentingnya, terutama untuk sistem penginstalan program, aplikasi, game, serta widget.
Hal inilah yang membuat memori internal terisi banyak program. Pengguna dianjurkan selalu mengosongkan memori internal, sekurang-kurangnya 2 GB. Jika memori internal penuh, gadget dapat menutup diri untuk menginstal juga menolak seluruh pesan yang masuk.

Merek Ternama
Kebanyakan gadget Android sifatnya generik dan memiliki kapasitas lebih dibandingkan gadget non Android. Namun, tidak seluruh OS Android dapat maksimal bekerja pada sebuah gadget. Sehingga, peran merek ternama yang mengusung kualitas perlu mendapat pertimbangan. Merek-merek ternama biasanya representatif dan lebih baik bila dibandingkan gadget murah dengan merek yang belum populer.

Kelengkapan
Lain gadget, lain juga klasifikasi yang ditawarkan. Kalimat tersebut mendeskripsikan bagaimana kelengkapan gadget dalam setiap unit, berbeda. Fitur yang lengkap akan memberikan kepuasan tersendiri bagi pemakainya.
Di sini, pengguna juga dapat melihat apa saja kelebihan fitur gadget. Untuk kamera, sebaiknya memiliki dua lensa, lensa utama di bagian belakan, dan lensa tambahan (Bagian depan). Lebih baik, gadget dilengkapi lampu flash. Sementara untuk nilai plus lain, tentu tak lepas dari fitur tambahan seperti aplikasi yang mendukung pengeditan foto hasil jepretan.

Beli Baru
Sebaiknya pengguna teknologi membeli gadget baru. Meski berharga murah, gadget bekas tak memiliki kartu garansi. Jika terjadi kerusakan, pengguna tidak berhak mengklaim suku cadang gratis. Rusaknya fisik sebuah gadget mudah diidentifikasi, tetapi apabila mendeteksi cacat di dalam layaknya problem OS serta software lain, sangat sulit.