03 May 2014

SETIAP PEKERJAAN MEMILIKI TANTANGAN

Endang Hermawan
Junior Sous Chef Swiss-Belinn Panakkukang Makassar
“Setiap Pekerjaan Memiliki Tantangan”

BLOGKATAHATIKU/EZTHIE F
Bagi seorang Endang Hermawan, melakoni pekerjaan yang sudah menjadi “soul” dan kesenangannya, yakni memasak, merupakan kenikmatan tersendiri. Enjoy, itulah yang dirasakan pria kelahiran Jakarta, 30 September 1978 ini, saat memikul tugas yang diamanatkan kepadanya sebagai Junior Sous Chef Swiss-Belinn Panakkukang Makassar.
Hal tersebut diungkapkannya di sela launching Cronut di Emerald 2, Lt 2 Swiss-Belinn Panakkukang Makassar, Jumat (25/4) siang. “Prinsip saya, dengan mencintai dan menikmati pekerjaan, hasilnya akan jauh lebih baik,” ungkapnya.
Endang sendiri merupakan salah satu koki yang dipercaya mengolah camilan terbaru Swiss-Belinn Panakkukang. Saat jumpa pers terkait peluncuran kuliner eksklusif hotel tempatnya mengabdi sekarang, ia banyak memaparkan gagasan perihal pembuatan kuliner yang inovatif.
“Proses dalam pembuatan kuliner yang baik memerlukan kesabaran. Seorang chef, tak hanya dituntut mahir dan kreatif dalam mengolah makanan, namun juga harus sabar dan mau terus belajar,” ungkapnya.
Chef yang mengihwali kariernya di catering-catering kecil ini mengungkapkan, ketertarikannya pada bidang kuliner sudah dimulai sejak kecil. “Entah, keahlian saya memasak ini bakat atau warisan kedua orang tua saya, yang pasti sejak kecil saya sudah sangat gemar memasak. Sejak dulu, senang berada di dapur. Memasak dengan ayah, dan membuat kue bersama ibu saya,” kenang Endang.
Lantaran kegemarannya terhadap dunia masak, orang tuanya pun memasukkan penggemar berbagai genre film ini ke sekolah bagian kuliner. “Orang tua saya memasukkan saya ke sekolah kejuruan, kuliner. Di sini, keterampilan kuliner saya semakin terasah,” akunya.
Terkait kariernya di Swiss-Belinn Panakkukang, Endang mengaku telah mengabdi sejak berdirinya hotel tersebut pada 11 Maret 2012. “Tetapi, sebelum berdiri, di akhir 2011, saya sudah di sini (Makassar). Sebelum resmi dibuka, saya sudah terlibat dalam kegiatan pra opening,” ungkapnya.
Ditambahkan, pekerjaan yang dilakoninya saat ini, yakni bagian pastry dan bakery, terbilang baru. Pasalnya, sebelum ditugaskan fokus terhadap bidang pastry dan bakery, ia dipercaya memegang berbagai jenis makanan.
“Pada dasarnya, saya mempelajari semua jenis makanan, tak hanya pastry dan bakery,” imbuh pria yang merasa lebih dekat dengan ayahnya ini.
Saat ditanya perihal tantangan terhadap tugas barunya tersebut, Endang gamblang menjawab bahwa setiap pekerjaan memiliki tantangan. “Setiap pekerjaan pasti punya tantangan. Tetapi, setiap orang kan punya cara tersendiri untuk menghadapinya,” bebernya.
Adapun tantangan yang ia rasakan saat mengemban tugas yang tak ringan sebagai salah satu koki andal Swiss-Belinn Panakkukang, Endang menyebut, terletak pada pencarian ide terkait menu baru.
“Saya kadang hilang ide (blank), tetapi saya mengatasinya dengan terus mencoba dan menyemangati diri saya, juga berikrar dalam hati bahwa ‘saya bisa’. Ketika gagal, ya dicoba lagi. Tentunya, juga terus berdoa karena selain berusaha, doa juga sangat menunjang keberhasilan,” tandasnya. (Chaerani/blogkatahatiku.blogspot.com)