01 May 2014

REFORMATIF, PERIZINAN DILAKUKAN SATU PINTU

BLOGKATAHATIKU/IST
Seluruh teknis perizinan di lingkup pemerintah kota (Pemkot) Makassar akan diberlakukan secara satu pintu di Kantor Perizinan dan Penanaman Modal, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, yang mulai diberlakukan Jumat (2/5).
Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, mengatakan, hal itu tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Makassar Nomor 060.05/923/Kep/IV/2014. Menurutnya Perwali ini dilakukan agar memberikan transparansi serta kemudahan kepada masyarakat.
“Jadi sistemnya diberikan mata rantai perizinan tanpa membebankan rakyat, sehingga mekanisme perizinan, keluar dan masuknya semua dilakukan di satu pintu,” jelasnya, dalam rapat pelaksana penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu pada bidang perizinan terpadu dan penanaman modal di ruang kerjanya, Kamis (24/4).
Wali Kota Makassar dua periode ini berharap, dengan adanya mekanisme dan langkah reformatif tersebut, tak ada lagi hambatan terkait perizinanan. “Saat ini, mata rantai dalam melakukan proses perizinan terlalu panjang. Terlalu banyak meja dilewati sehingga cost dan energi banyak dikeluarkan,” ungkapnya.
Dicontohkan, dalam mengurus izin gangguan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Tanda Daftar Gudang (TDG), Tanda Daftar Industri (TDI), dan Izin Usaha Industri (IUI), tidak lagi datang ke kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Nantinya, semua akan dilakukan di kantor perizinan dengan menempatkan tim teknis dari dinas terkait.
“Jika dokumen berkas pengurusan semua sudah lengkap, maksimal 12 hari kerja sudah bisa selesai izinnya,” jelas Ilham.
Dalam perwali itu dijabarkan beberapa tim teknis yang akan ditempatkan di kantor perizinan, di antaranya tim teknis izin gangguan, SIUP, TDP, TDG, TDI, IUI, Izin Membangun (IMB), izin pemasangan reklame, izin trayek, izin bidang pariwisata, izin pemakaian kakayaan daerah, izin penyelenggaraan latihan dan izin operasional bursa kerja, izin perfilman, pameran, percetakan atau grafika, Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK), izin perikanan dari Dinas perikanan dan kelautan, tim teknis bidang izin tempat penjualan minuman beralkohol, izin penggalian jalan, izin lingkungan, izin penanaman modal, serta izin kesehatan.
Kepala Kantor Perizinan dan Penanaman Modal Makassar, Najma Emma, menjelaskan, pihaknya telah menyediakan ruang kepada tim teknis dari Badan Lingkungan Hidup Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Disperindag, Dinas Tata Ruang dan Bangunan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kominfo, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Kesehatan, dan unsur terkait lainnya.
“Kami siap melaksanakan seluruh kewenanagan yang dilimpahkan ke badan perizinan terpadu. Untuk itu, kami meminta agar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), mengutus staf yang terlibat penerbitan izin,” ujarnya saat ditemui seusai rapat. (blogkatahatiku.blogspot.com)