03 May 2014

CRONUT, CAMILAN EKSKLUSIF DI SWISS-BELINN PANAKKUKANG

BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
Inovasi kuliner terus dilakukan manajemen Swiss-Belinn Panakkukang Makassar untuk memanjakan tamunya, baik menu Western maupun nasional. Bertempat di Emerald 2, Lt 2 Swiss-Belinn Panakkukang Makassar, Jumat (25/4) siang, Swiss-Belinn Panakkukang Makassar kembali meluncurkan produk baru, yakni Cronut yang akan menjadi kuliner andalan di pastry-nya.
“Cronut adalah kepanjangan dari Croissant-Doughnut atau olahan pastry yang berbentuk seperti donat, namun adonannya sebagian besar merupakan adonan Croissant. Teksturnya juga berbeda dengan donat, di mana Cronut memiliki tekstur yang berlapis (layer), dan apabila digigit akan terasa renyah,” ungkap Public Relation Coordinator Swiss-Belinn Panakkukang Makassar, Ari Harnani Restu Rahayu.
Dijelaskan, donat yang sangat populer sebagai salah satu menu sarapan di Amerika, ternyata sangat memungkinkan untuk diolah menjadi hidangan baru. “Baru-baru ini, warga Amerika keranjingan dengan kreasi donat yang unik dari Ansel Soho Bakery. Cronut, begitu namanya,” imbuhnya.
Sejak diluncurkan pada 10 Mei 2013 lalu, sebut wanita yang akrab disapa Ayu ini, Cronut sudah menyita perhatian masyarakat Amerika, khususnya New York. Layaknya antre untuk membeli tiket konser, masyarakat saat itu rela berbaris di bakeri Ansel yang terletak di 189 Spring Street, New York. Ratusan orang berdiri mengular di sepanjang jalan sejak dua jam sebelum bakeri ini dibuka.
“Bakeri milik Dominique Ansel ini memperkenalkan kreasi donat yang dibuat dengan adonan croissant (pastry ala Perancis). Karena menggunakan adonan Croissant, donat ini memiliki lapisan-lapisan tipis di dalamnya. Karena itu, rasanya jadi berbeda dengan donat biasa yang teksturnya kenyal. Cronut terasa renyah namun tetap lembut karena lapisan pastry-nya,” paparnya.
Saat ini, resep Cronut ini sudah disesuaikan dengan konteks Indonesia, di mana sudah sedikit dimodifikasi dari aslinya untuk lebih memudahkan proses pembuatan dan pemakaian bahannya.
“Cronut boleh dibilang camilan setengah donat, setengah Croissant. Untuk membuatnya, awalnya harus membuat lapisan Croissant. Kemudian, adonan dibentuk bulat seperti donat dan difermentasikan. Setelah itu, digoreng dengan minyak biji anggur pada suhu tertentu,” jelas Ayu.
Setelah matang, Cronut ini disajikan dengan tiga cara pilihan, yaitu ditabur dengan gula atau diisi dengan krim. Secara keseluruhan, proses pembuatan Cronut memakan waktu tiga hari.
“Kami menyediakan dapur mini untuk mengolah Cronut secara live. Selain itu dekorasi The lounge juga dihiasi papan sejarah Cronut dengan replika Cronut tiga dimensi, serta foto-foto olahan Cronut yang dibuat Pastry Chef Swiss-Belinn Panakkukang Makassar,” ungkap Ayu.
Cronut tersedia setiap hari di The Lounge Swiss-Belinn Panakkukang Makassar mulai pukul 09.00 hingga 23.00 Wita. (blogkatahatiku.blogspot.com)