19 April 2014

RIBUAN UMAT KRISTIANI RAYAKAN JUMAT AGUNG DI MAKASSAR

BLOGKATAHATIKU/EFFENDY WONGSO
Ribuan umat Kristiani memperingati hari wafat Yesus Kristus dengan melakukan ibadah Jumat Agung maupun prosesi Jalan Salib pada Jumat pagi, 18 Maret, di berbagai gereja di Makassar. Dari penelusuran KATA HATIKU di sejumlah gereja, baik Kristen Katolik maupun Protestan, masing-masing  umatnya melaksanakan ibadah dengan khidmat.
Bagi umat Kristiani, khususnya Katolik, Pekan Suci Paskah merupakan momen yang sangat sakral. Diawali dengan Kamis Putih, Jumat Agung, Malam Paskah, dan diakhiri dengan perayaan Paskah. Empat hari istimewa tersebut merupakan waktu terbaik untuk melakukan napak tilas, introspeksi diri, dan pertobatan.
Hal tersebut diungkapkan Panitia Paskah Paroki Santo Joseph, Eric Robertson, saat dikonfimasi sebelum acara di Gereja Katolik Santo Joseph, Jalan Gunung Latimojong, Makassar. “Perayaan Paskah yang kita lakukan setiap tahun, pada dasarnya bukanlah sekadar rutinitas gerejawi. Perayaan ini justru memiliki arti yang sangat penting. Beberapa hal yang dapat kita catat sebagai makna dari kebangkitan Yesus,” jelasnya.
Pastor Hendrik Njiola yang memimpin misa Jalan Salib dan Jumat Agung, dalam kotbahnya mengungkapkan, prosesi ini mengajak umat Katolik mengekspresikan dan mengenang kembali penderitaan Yesus di kayu salib. Tak hanya mengenang, Jalan Salib juga mengajak umat terlibat aktif dalam tingkah pola bertobat, dan menyesali dosa-dosa yang telah diperbuatnya.
 Hal tersebut, paparnya, juga sesuai dengan tema Paskah dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), yakni “Dipilih untuk Melayani”, sehingga umat seharusnya merasa terpilih untuk melayani sesama.
Sementara Penatua (Pnt) Gereja GPIB Immanuel, Zammy Namlohy, saat ditemui di sela sakramen Perjamuan Kudus di Gereja GPIB Immanuel, Jalan Balaikota, mengatakan, bercermin dari tema yang diangkat Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) yakni “Kebangkitan-Nya Memulihkan Kehidupan”, umat Kristen diharap dapat menjadikan Kristus sebagai teladan untuk berbuat kebaikan bagi sesama. Sebelumnya, ibadah di gereja ini dipimpin Pendeta Juliana Paat.
Beberapa gereja yang terletak di pecinan, seperti Gereja Kebangunan Kalam Allah (GKKA), Jalan Wahidin Sudirohusodo, juga dipenuhi umat yang khusyuk beribadah, di mana ibadah Paskah dipimpin Pendeta Ramly DB Lumintang. Adapun gereja di Jalan Andalas, Gereja Katolik Kristus Raja juga melakukan misa Jalan Salib dan Jumat Agung yang dipimpin Pastor Marselinus Lolo Tandung. Sedangkan di Gereja YHS, ibadah dipimpin Pendeta Yusak Hadisiswantoro. (blogkatahatiku.blogspot.com)