15 April 2014

PEMILU, KINERJA PERBANKAN TETAP STABIL

Foto: Effendy Wongso
Secara umum kinerja perbankan relatif stabil meskipun sejak awal 2014 disemarakkan kegiatan pesta demokrasi, yakni kampanye partai politik (parpol) dan pemilihan umum (Pemilu), Rabu (9/4/2014).
Kepala Kantor Wilayah I Bank Indonesia (BI) Sulawesi Maluku, dan Papua (Sulampua), Suhaedi saat dikonfirmasi di Gedung BI, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Kamis (10/4) menyebutkan, meskipun pada Februari mulai marak sosialisasi parpol, total aset BI di wilayahnya Rp 91,45 triliun atau meningkat dibandingkan raihan Januari, Rp 89,45 triliun.
Sementara saat terjadi pengetatan likuiditas perbankan Februari sampai Maret, termasuk pengaruh Pemilu, Suhaedi menyebut tidak memberi dampak negatif terhadap kinerja perbankan secara umum.
“Jika dibandingkan periode sama di 2013, aset perbankan di wilayah ini tumbuh 15,31 persen. Januari 2013, aset perbankan umum tercatat Rp 77,57 triliun,” ungkapnya.
Bank pemerintah masih mendominasi aset perbankan dengan persentase 57,74 persen. Disusul bank swasta nasional 41,52 persen dan bank asing campuran dengan kontribusi 0,73 persen.
“Namun, dari sisi pertumbuhan aset, bank swasta nasional tumbuh lebih tinggi 19,06 persen, kemudian bank pemerintah 12,9 persen, dan bank asing campuran 5,28 persen,” tandasnya.
Ketika ditanyakan keseriusan pihak perbankan menyokong usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang menjadi sorotan pemerintah, Suhaedi mengaku pihaknya telah turun langsung dalam menjembatani nasabah UMKM untuk bertemu perbankan. Hal tersebut dilakukan demi membantu nasabah-nasabah yang selama ini belum terjangkau perbankan.
Diakuinya di beberapa sektor potensial seperti pertanian, peternakan, dan lainnya porsi kredit UMKM yang tersalurkan belum maksimal. Ia menilai, persoalannya itu juga tak lepas kurangnya pemahaman masyarakat terhadap kontribusi perbankan.
“Kami harap sektor UMKM memang menjadi perhatian perbankan, mengingat momentum Asian Economic Community 2015 menempatkan UMKM sebagai sektor bisnis paling potensial jika dibina dengan baik,” pesan Suhaedi. (blogkatahatiku.blogspot.com)