11 April 2014

GARUDA TETAP FOKUS PENGEMBANGAN RUTE

Foto: Effendy Wongso
PT Garuda Indonesia Branch Office (BO) Makassar resmi melakukan pergantian jabatan dalam posisi sales and marketing manager, Selasa (8/4/2014)‎ malam. Dalam acara pisah sambut tersebut, mitra kerja maupun relasi Garuda seperti dari korporasi, asosiasi kepariwisataan, pemerintahan, hingga sejumlah media massa di Makassar, turut meramaikanacaramakan malam bersama yang dilaksanakan secara sederhana di Skypool Lt 6 Hotel Grand Clarion, Jalan AP Pettarani, Makassar.
 Melalui acara pisah sambut tersebut, jabatan sebelumnya yang dipegang I Wayan Supatrayasa digantikan TB Irfan Farhan Fuadi. Irfan a‎kan mengemban tugas sebagai Sales and Marketing Manager Garuda Indonesia BO Makassar yang baru. Sementara, Supatrayasa sendiri akan pindah dan bertugas ke Biak sebagai General Manager Garuda Indonesia BO Biak.
Dalam kata perpisahannya di hadapan ratusan relasi serta mitra bisnis Garuda, ‎Supatrayasa berharap walau tak di tangannya lagi, Garuda Indonesia Makassar dapat meneruskan berbagai program dan inovasi sebagai Hub terbaik untuk Indonesia timur.
Sementara Irfan yang ditemui seusai penyerahan cendera mata kepada Supatrayasa oleh Vice President East Indonesia Region IV PT Garuda Indonesia, Rosyinah Manaf, dan beberapa relasi Garuda, mengatakan siap melanjutkan tugas yang sudah dilakukan Supatrayasa.
Seperti apa tugas-tugas tersebut, Irfan mengungkapkan tak jauh dari proyek pengembangan rute potensial yang selama ini sudah menjadi terobosan pihaknya. Proyeksi lainnya adalah melakukan penerbangan langsung dari Makassar ke Jeddah, Arab Saudi.
“Dari dulu kami menganggap Hub Makassar benar-benar penting, berfungsi sebagai penghubung atau networking ke daerah Indonesia barat sehingga ke depannya Makassar akan kami kembangkan lebih baik lagi,” jelasnya.
Irfan menyebut, dengan masuknya Garuda ke dalam SkyTeam, maka posisi ini berkontribusi lebih luas bagi Garuda untuk melakukan jelajah penerbangan. “Selama ini rute yang dijalani Garuda sebatas Asia Pasifik, tetapi dengan masuk ke SkyTeam sudah tentu akan memperluas area penerbangan ke seluruh dunia seperti ke Amerika Serikat dan Eropa,” paparnya.
Terkait persaingan antarmaskapai penerbangan di era Open Sky 2015, pria yang sudah mengabdi selama 23 tahun di Garuda ini mengatakan pihaknya sudah siap menyambut persaingan tersebut.
“Makanya kami banyak masuk ke daerah-daerah yang selama ini kurang tersentuh seperti Mamuju, Palopo, dan Merauke. Selain itu, Garuda juga terus mempertahankan sektor servis dengan mengganti pesawat dengan armada-armada baru,” bebernya.
Adapun kecenderungan kompetitor yang melakukan “war-price”, Irfan mengemukakan pihaknya tidak akan melayani strategi tersebut. “War-price memang ada, tetapi tidak semua orang melihat dari sisi harga. Makanya, kami lebih mengutamakan servis dan safety terhadap penumpang,” tandas Irfan. (blogkatahatiku.blogspot.com)