05 January 2015

Bukit Gojeng Batu Pake

Bukit Gojeng Batu Pake
Cagar Alam yang Eksotis di Kabupaten Sinjai

BLOGKATAHATIKU/IST
BLOGKATAHATIKU - Sebagai wisata alam kota, Bukit Gojeng Batu Pake, yang merupakan cagar alam dan budaya dengan ketinggian 61 hingga 96 meter dari permukaan laut (Mdpl) ini, terletak di titik strategis, yakni berada kisaran tiga kilometer dari pusat Kota Balangnipa, Jalan Veteran, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai,
Selain itu, untuk menikmati suasana alam yang ditawarkan pun sangat terjangkau,  di mana pengunjung cukup membayar Rp 2.500 per orang. Dengan biaya akomodasi tersebut, wisatawan dimanjakan berbagai fasilitas, antara lain Balai-balai (gazebo tempat istirahat) yang berada di setiap ruas Bukit Gojeng, rumah adat Bugis (tempat rapat), taman bermain anak-anak (refreshing kids), serta tempat permandian tua yang diyakini tempat permandian para raja di zaman dulu.
Menariknya, wisata alam tersebut memiliki sejarah tersendiri yang sangat fenomenal untuk warga Sinjai. Konon, puncak Taman Purbakala Batu Pake Gojeng merupakan benteng pengintaian, serta markas pertahanan Jepang saat mengawasi kapal laut yang melintasi Teluk Bone. Kala itu, para pemberontak mampu diawasi dengan mudah oleh penjajah dari Asia Timur ini.
Sementara itu, makna dari Batu Pake adalah “batu yang telah dipahat”, sedangkan Gojeng adalah nama wilayah tersebut. Versi lain mengungkapkan bahwa Batu Pake adalah batu bertuah bagi masyarakat setempat. Tak disebutkan jelas “bertuah” dalam bentuk apa, namun yang pasti batu tersebut dianggap sangat penting terhadap keberadaan daerah ini.
Di puncak Bukit Gojeng, tepatnya di bawah Batu Pake, konon terdapat kuburan yang pernah digali pada 1982 silam. Dalam kuburan tersebut, ditemukan berbagai benda cagar budaya yang diperkirakan berasal dari zaman Dinasti Ming seperti keramik, fosil kayu, dan tabela atau peti-peti mati ukir yang elegan.
Tidak hanya itu, bukti peninggalan arkeologis tersebut pun telah dilengkapi berbagai pemandangan alam yang dibuat untuk memanjakan pengunjung, di antaranya dengan membangun jalan setapak sebanyak 120 buah undakan anak tangga menuju bukit.
Wisata Bukit Gojeng Batu Pake juga menyuguhkan eksotisme  alam yang indah, di antaranya jajaran pohon cemara (casuarinas sp), pohon cenrana yang sudah cukup tua, kalumpang (stercuilla), kelapa (cocos nucivera), kamboja (plumera accuminata), akasia (Casia sp), serta bougenville (bougenvillea spectabilis).
Tempat wisata kebanggaan warga Kabupaten Sinjai ini merupakan bukti sejarah masa lampau yang masih tersisa hingga kini. Oleh karena itu, pemerintah dan segenap komponen masyarakat perlu melestarikan warisan budaya alam yang menjadi salah satu khazanah bangsa Indonesia ini.


***

Digarap Serius Sejak 1982

Kabupaten Sinjai, Sulsel, memiliki berbagai macam peninggalan budaya. Salah satunya Taman Purbakala Batu Pake Gojeng tepatnya terletak di Jalan Veteran Sinjai Utara. Pemandu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sinjai, Rasul, mengatakan, wisata alam dan budaya tersebut telah dikelola dinas kebudayaan dan pariwisata yang disetujui pusat, dalam hal ini Provinsi Sulsel sejak 1984 silam setelah dikelola secara serius pada 1982.
Atas keseriusan instansi pengelola cagar budaya, mampu mendongkrak tempat wisata ini menjadi objek wisata favorit bagi warga Sinjai, serta mampu menarik perhatian wisatawan domestik hingga mancanegara lantaran sarat unsur pendidikan, rekreasi keluarga, hingga penelitian.
Adapun wisatawan domestik yang kerap berkunjung, berasal dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan hingga Sulawesi Utara. Sementara, wisatawan mancanegara berasal dari Belanda, Amerika Serikat, Italia, Jerman, Malasyia, dan Jepang.
“Wisatawan mancanegara kerap menjadikan lokasi tersebut sebagai referensi penelitian cagar budaya sedangkan untuk masyarakat lokal kerap berkunjung untuk ziarah kubur,” ulas Rasul.
Jumlah pengunjung pun kian meningkat signifikan per tahunnya, sehingga berkontribusi bagi kelangsungan Bukit Gojeng Batu Pake. “Biaya akomodasi untuk menikmati cagar alam ini termasuk paling murah, sebab hanya dengan membayar tiket masuk Rp 2.500, pengunjung leluasa menikmati segala fasilitas yang telah disediakan seperti Gazebo, permandian, ayun-ayunan, serta rumah adat Bugis,” ungkapnya.
Pihaknya berharap, untuk melestarikan cagar budaya yang merupakan peninggalan nenek moyang, tentunya membutuhkan kerja sama berbagai elemen masyarakat, terutama terkait kebersihan lokasi. Sehingga kelak Taman Bukit Gojeng Batu Pake menjadi ikon kota di mata para wisatawan lokal, domestik, hingga mancanegara.

Rekapitulasi Dana:

Makassar-Sinjai  (Pulang/Pergi)      =  Rp 100.000
Biaya Tiket Masuk                           =  Rp    2. 500
Kontak Pemandu Wisata                 = 085255630131 (Rasul)