11 April 2014

BATEEQ

Revolusi Konservatif Batik

Foto: Ahmad Alia
Batik secara luas dikenal berasal dari Indonesia. Namun, citra konservatif batik telah membuat sebagian besar orang Indonesia mengasosiasikan mengenakan batik hanya untuk acara formal. Bateeq diciptakan untuk menantang gagasan konservatif ini dan membuat cara baru dalam memandang batik. Berusaha menjadikan batik semakin dikenal sebagai tradisi Indonesia yang melegenda. Bateeq percaya bahwa mencintai budaya Indonesia tidak berarti yang kuno. Dari kepercayaan ini, Owner Bateeq Michelle Tjokrosaputro menciptakan Brand Bateeq yang Fashionable dan lebih modern.
Untuk itu Bateeq membuka gerai pertamanya di Makassar, yaitu di area basement Trans Studio Mall, koleksinya pun beragam dan lebih banyak ke motif Nusantara. Jadi, semua motif dari seluruh Indonesia ada di situ. Bateeq sendiri adalah brand yang berasal dari kota batik Solo yang terletak di Jalan Dr Radjiman Lawengan, Surakarta. Di mana, awalnya dibuka pada 2013.
Mengusung konsep redefining the meaning of batik, Bateeq ingin membawa revolusi konservatif batik dari kesan kuno dan sakral menuju konsep batik dapat digunakan segala usia ke berbagai acara, baik formal maupun kasual. Bateeq membidik market anak muda, terlihat dari motif batik yang lebih colorfull dengan potongan dan desain yang lebih fashionable.
Dari segi harga, Bateeq menyesuaikan dengan model, konsep, dan jenis kain apakah batik tulis dan kainnya dari sutra. (blogkatahatiku.blogspot.com)