30 April 2014

NOKIA X, KOMBINASI TERBAIK DARI TIGA DUNIA

BLOGKATAHATIKU/EFFENDY WONGSO
Nokia X adalah salah satu dari serangkaian smartphone baru Nokia yang dapat menjalankan aplikasi Android, dikombinasikan dengan fitur khas Nokia dan layanan dari Microsoft. Nokia X membawa keunikan kualitas dan desain perangkat Nokia, melalui halaman antarmuka pengguna (user interface) dengan tile yang menarik dan khas, terinspirasi dari Lumia.
Nokia X hadir dengan fitur Fastlane yang memudahkan pengguna untuk berpindah aplikasi favorit mereka dengan lebih mudah. Mereka juga dapat mengakses aplikasi yang telah dikurasi dan dites melalui Nokia Store; berbagai pilihan toko aplikasi pihak ketiga dan install aplikasi melalui sideload.
Selain itu, layanan unik Nokia seperti HERE Maps online dan offline dapat diakses secara gratis, begitu pula dengan navigasi turn-by-turn dari HERE Drive dan gratis Nokia MixRadio untuk streaming musik dan download playlist. Nokia X juga memberikan layanan popular dari Microsoft, termasuk layanan cloud gratis menggunakan OneDrive.
Khusus untuk pengguna Nokia X, Nokia menawarkan akses panggilan gratis selama satu bulan menggunakan Skype dan memori penyimpanan 10GB gratis menggunakan OneDrive.

Aplikasi Populer Kini Tersedia di Nokia X

Penggunaan aplikasi mobile telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan penggunaan smartphone dalam keseharian pengguna. Dengan keunikannya, Nokia X tidak hanya memberikan pengalaman pengguna yang menyenangkan, tetapi juga memungkinkan mereka untuk mendapatkan aplikasi favorit. BlackBerry Messenger (BBM), salah satu aplikasi pesan instan populer di Indonesia juga sudah tersedia langsung (pre-loaded) dalam Nokia X.
Beragam fitur utama yang dimiliki oleh BBM akan dapat dinikmati pengguna Nokia X. Berkomunikasi dengan pengguna BBM pada platform lainnya, privasi yang terkontrol dengan adanya nomor PIN, berbagi pesan melalui Groups, Multi-person Chat, hingga Broadcast Messages dan membuat profil pengguna BBM.
Selain BBM, berbagai aplikasi AndroidTM ternama seperti Facebook, Twitter, LINE dan WeChat yang sudah tersedia langsung (pre-loaded), juga dapat diakses pengguna Nokia X. Sedangkan beragam aplikasi populer lainnya seperti Instagram, Path, WhatsApp, Temple Run, Subway Surfer, Hay Day, Candy Crush dan Clash of Clans, bisa diunduh melalui Nokia Store dan toko aplikasi pihak ketiga.
Untuk memastikan pengguna Nokia X mendapatkan konten yang relevan, Nokia juga terus mendukung perkembangan ekosistem developer lokal. Menjelang hadirnya Nokia X di Indonesia, Nokia Developer menyelenggarakan serangkaian kegiatan untuk mengedukasi para developer mengenai platform Nokia X. Salah satu rangkaian kegiatannya adalah DVLUP Porting Day, di mana Nokia Developer bersama dengan GITS Indonesia memberikan pelatihan mengenai porting aplikasi untuk dapat diakses melalui Nokia X. Beberapa aplikasi buatan developer Indonesia yang sudah dapat diakses di Nokia X adalah Eyes of Dragon, Blastnote dan Roly Poly Penguin.
Kerja sama dengan Telkomsel untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna Nokia dan Telkomsel, mobile operator terbesar di Indonesia, mengumumkan penawaran spesial untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dalam menggunakan smartphone, dengan memberikan harga khusus untuk Nokia X, gratis paket data, SMS dan paket airtime untuk pelanggan Telkomsel. Layanan operator billing juga akan tersedia bagi pengguna Nokia X, guna memudahkan pengguna mendapatkan aplikasi yang mereka inginkan dengan membayar menggunakan pulsa.
Telkomsel juga memberikan penawaran spesial bagi pengguna BBM di Nokia X. Setiap pembelian Nokia X dengan paket data Nokia X, pengguna akan mendapatkan akses gratis menggunakan BBM. Dengan mengaktifkan paket data Nokia X, pengguna hanya perlu membayar Rp 20 ribu untuk tiga bulan. Pada setiap bulannya pengguna akan mendapatkan akses data sebesar 1,2 GB, 100 SMS, 100 menit panggilan suara dan free akses BBM.
Nokia X sudah tersedia sejak 12 April 2014 dengan harga Rp 1.600.000. Pengguna dapat memilih warna case belakang yang dapat diganti dengan pilihan warna merah cerah, hijau cerah, cyan, kuning, putih dan hitam. (blogkatahatiku.blogspot.com)

29 April 2014

MOBIL PILIHAN WANITA, “MASKULIN” DAN MENANTANG

BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
Pergeseran tren penggunaan kendaraan roda empat membuat wanita tak lagi fokus pada mobil-mobil “feminin”. Mereka juga tak lagi mengandalkan mobil kecil seperti hatchback dan city car, sebab pengendara wanita Indonesia mulai mencoba bermain di mobil maskulin seperti sport utility vehicle (SUV).
Apa saja merek-merek mobil yang dipakai wanita di Indonesia? Dari data yang dilansir beberapa produsen otomotif, konsumen wanita tersebut cukup atraktif dengan banyak membeli mobil dengan fitur dan model yang sedikit “menantang” seperti Honda Jazz.
Mobil Honda Jazz sudah lama identik dengan kaum Hawa. Berkat keandalan dan keiritan bahan bakar minyak (BBM), mobil ini termasuk jawara di kelas hatchback. Apalagi dengan tampangnya yang keren, tidak salah rasanya jika mobil ini dipilih oleh wanita.
Menurut Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy, presentasi pembeli wanita di Jazz mencapai 50 persen. Angka ini sebenarnya sama dengan Honda Freed. Namun populasi Jazz lebih banyak dari Freed.
Selanjutya ada Daihatsu Sirion. Dari total pembeli mobil kecil Daihatsu Sirion, sekitar 40 persen adalah wanita. Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra mengatakan komposisi ini cukup di luar dugaan sebab hampir separuh penjualannya jatuh pada wanita.
“Untuk Sirion, 42,2 persen pembelinya adalah wanita. Komposisi pembeli wanita juga terjadi di Terios Matik dengan 26,7 persen. Adapun Xenia dibeli konsumen wanita sampai 21,6 persen,” bebernya.
Ditambahkan, wanita yang menggunakan Terios rata-rata karena merasa nyaman “Mereka tidak merasa takut jalanan berlubang, rusak, dan banjir.Nah, data ini baru hasil survei 2013 lalu,” tandasnya.
Sementara, Nissan March tercatat sebagai mobil Nissan dengan komposisi kepemilikan wanita paling tinggi, yakni mencapai 55 persen. Angka ini mengalahkan angka persentase pemilik Livina perempuan yang mencapai 41 persen dari total pengguna.
Adapun Toyota Fortuner yang memiliki tampilan bodi besar, ternyata sangat menarik bagi wanita. Komposisi pembeli Fortuner, 66,7 persen wanita dan sisanya pria. Angka ini terbalik jika dibandingkan dengan Toyota Fortuner model jadul. Jadi tren memang berubah, di mana wanita saat ini sangat terkesan dengan model terbaru Fortuner. Komposisi pembeli Fortuner sendiri mengalahkan mobil Yaris yakni 43,3 persen perempuan dan 56,7 persen pria.
Sedangkan Suzuki Karimun Estilo yang tampil “imut” dan lincah jadi andil ketertarikan wanita untuk memilikinya. Komposisi perbandingan antara pria dan wanita pembeli pengguna Estilo adalah pria 40 persen dan wanita 60 persen.
“Angka ini adalah angka tertinggi dibandingan produk-produk Suzuki lain,” ujar Public Relations Head at PT Suzuki Indomobil Sales Dimelza Sharindradini.
Masih ada sederet merek mobil yang diincar wanita. Sebut saja Mitsubishi Pajero Sport. Memang, untuk komposisi saat ini masih mayoritas pria, namun perlu diketahui jika sebelumnya mobil ini dipilih oleh pecinta otomotif lantaran tangguh di medan berat. (blogkatahatiku.blogspot.com)

TOYOTA LUNCURKAN ALL NEW YARIS

BLOGKATAHATIKU/EZTHIE F
Kalla Toyota sebagai salah satu main dealer resmi Toyota di Indonesia meluncurkan All New Yaris. Yaris kembali hadir dengan tampilan yang kian dinamis serta desain yang stylish. Ubahan total ini menciptakan Yaris dengan karakter Hatchback.
Hatchback yang dimaksud adalah bentuk mobil penumpang “2-Box “ berbasis sedan, dengan bagian belakangnya lebih pendek dan pintu bagasi yang menyatu dengan kaca belakang. Pintu bagasi ini membuka ke atas dan ruang bagasi menyatu dengan ruang penumpang. Mobil dengan bentuk Hatchback biasanya termasuk kategori city car atau mobil mini, mobil kecil,  atau mobil kompak.
“Ini juga merupakan salah satu bukti jika Toyota selalu berinovasi dalam menjawab kebutuhan pasar, dengan menghadirkan produk-produk yang inovatif serta up to date,” ungkap Direktur Operasional PT Hadji Kalla, saat press conference peluncuran All New Yaris di Djuku, Lower Groud Trans Studio Mall (TSM), Makassar, Jumat (18/4) sore, di mana setelah press conference, acara dilanjutkan dengan peluncuran All New Yaris di Area Rooftop Mall GTC Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga, pada malam harinya.
Hariyadi menjelaskan, lahirnya Yaris tidak lepas dari kehadiran dua generasi Toyota sebelumnya, yakni Toyota Starlet. Jenis mobil tersebut mampu menumbuhkan penggemar Hatchback, khususnya pada mobil Toyota di Indonesia.
Sebelumnya,Toyota Indonesia mengimpor Toyota Yaris dari Thailand sejak 2006 hingga 2013. Namun saat ini Toyota Yaris sudah diproduksi di dalam negeri melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMI) dengan konten lokal sebesar 60 persen.
“Sejak Yaris diperkenalkan, PT Toyota Astra Motor (TAM) mengimpor Yaris dari Thailand. Sekarang, Toyota Indonesia diberi kepercayaan oleh principal untuk memproduksi Yaris melalui TMMI. Sekarang, Toyota Indonesia menawarkan pilihan Hatcback yang lengkap di semua kelas,” bebernya.
Sama halnya generasi sebelumnya yang mengedepankan unsur “Fun”, dengan tema-tema seperti All About Fun serta Fungressive, Hariyadi menyebut, All New Yaris pun hendak mengembalikan unsur Fun dalam sebuah Hatchback produk Toyota yang lebih dinamis dan agresif.
Adapun “Let The Fun Begin” adalah tema yang diusung All New Yaris dengan dimensi yang lebih besar untuk kenyamanan. “Nah, desain lebih berani serta fitur audio system yang dikembangkan khusus untuk pasar Indonesia, jelas salah satu keunggulan Yaris ini,” tandasnya.
Perubahan yang signifikan memang terlihat pada desain eksterior All New Yaris. Dimensi yang berbeda membuat Yaris kian dinamis dan stylish. Trapezoidal Grille memberi penampilannya kian agresif. Nilai aerodinamis Yaris dibantu dengan penggunaan aero fin serta atap Catamaran. Pada varian tertinggi (TRD), The All New Yaris dilengkapi dengan projector headlamps dan lampu kabut sehingga terlihat kesan yang lebih mewah, sementara butiran ditampilkan rear-combination lamp yang selaras dengan “Keen Look” pada wajah depan.
Untuk menunjang penampilannya agar lebih sporty serta dinamis, TRD dan G dilengkapi dengan pelek alloy 16 inci, berdesain sporty dan pelek 15 inci standar pada varian E Grade. TRD Sportivo hadir dengan tampilan Full Aerotik, baik depan, samping hingga butiran yang dilengkapi spoiler. Sementara untuk varian G, lebih mengedepankan konsep stylish luxury dengan trapezoidal grille yang menegaskan tampilan agresif. Adapun tampilan varian E hadir dengan casual sporty.
Pada interior All New Yaris hadir dengan audio system canggih yang dikembangkan khusus untuk pasar Indonesia. Entertainment System yang hadir pada varian E menawarkan fitur Audio Video Touchscreen yang mampu memutar DVD/MP3/WMA dengan tambahan Aux In, USB serta Bluetooth.
Untuk varian G dan TRD, konsumen akan diberikan audio system Information and Entertainment System. Sama halnya dengan varian E, namun dengan penambahan koneksi internet melalu Wifi. Pada varian ini juga terdapat aplikasi Toyota Move yang menghadirkan informasi seputar dealer, servis rutin, dan Toyota Update. Khusus pada varian TRD, ada tambahan kenyamanan berupa navigasi serta “Air Gesture”.
Dalam fitur pendingin, Varian E dan G menggunakan sistem manual, sedangkan TRD memberi fitur kenyamanan berupa kontrol panel otomatis. All New Yaris menggunakan mesin 1NZ-FE 4 Silinder 16 Valve DOHC VVT-i berkapasitas 1.497 cc. Tenaga yang dihasilkan adalah 109 PS dengan torsi 14.4 kg.m, dan memberikan akselerasi dan performa yang memadai.
Transmisi yang ditawarkan oleh All New Yaris adalah Manual lima percepatan serta otomatis empat percepatan. Untuk memenuhi permintaan pasar, All New Yaris memiliki total tujuh warna dengan satu warna baru, yaitu Frozen Blue Metallic, sedangkan pilihan warna yang tersedia adalah super white, silver metallic, gray metallic, attitude black mica, red mica metallic dan orange metallic. (Chaerani/blogkatahatiku.blogspot.com)

28 April 2014

DINAS KOPERASI DAN UKM SIAP HADAPI MEA

BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Sulsel, saat ini sudah menyiapkan resistensi kompetensi bagi pelaku koperasi dan UKM untuk menghadapi ketatnya persaingan bisnis Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di 2015 mendatang.
Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, AM Yamin, saat ditemui di kantornya, Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (23/4) siang. Dijelaskan, kesiapan pihaknya telah dilakukan dengan menyusun strategi khusus pada koperasi dan UKM.
“Kami sudah memberikan pelatihan intensif terkait manajemen kepada pengurus koperasi dan UKM. Selama ini, pemerintah juga telah memberi kemudahan kepada kedua unit ini, di antaranya akses permodalan sehingga dapat menghadapi pasar bebas Asean tersebut,” ungkapnya.
Dihubungi terpisah, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Agus Muharram, mengatakan hal serupa, di mana banyak hal yang akan menyokong pelaku koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM) dari kebijakan yang dirancang menyongsong MEA.
“Saat ini KUMKM membutuhkan kemudahan berupa dukungan permodalan usaha dengan akses yang lebih mudah, seperti yang diberikan negara-negara Asia Tenggara lainnya kepada pelaku usaha sektor riil di negara mereka,” paparnya.
Menurut Agus, meski beban pembiayaan atau bunga kredit yang diberikan tidak semurah negara tetangga, namun setidaknya kemudahan atau prioritas terhadap akses ke lembaga keuangan terhadap UMKM, nantinya bisa mendorong daya saing yang lebih kompetitif.
“Malaysia misalnya, berani memberi beban bunga kredit di bawah empat persen terhadap UMKM mereka, sebaliknya di Indonesia beban bunga kredit pembiayaan termurah rata-rata 10 persen,” bebernya.
Lebih jauh, Agus mengatakan, untuk sementara UMKM diberikan kemudahan akses ke perbankan agar tidak terlalu dibebani proses pembiayaan. Adapun prioritas pertama untuk sumber pembiayaan tetap kepada perbankan nasional. Apabila mereka belum diterima mengakses berdasarkan penilaian kinerja usaha yang minimal sudah eksis dua tahun, diarahkan ke koperasi simpan pinjam (KSP).
“Jika pada skala KSP juga belum bisa diterima, khususnya yang berstatus pelaku usaha mikro, maka didorong mengakses ke lembaga keuangan mikro,” pesannya. (blogkatahatiku.blogspot.com)

26 April 2014

NADYA TYAGITA ANDI LOLO

Nadya Tyagita Andi Lolo
Media Relations Coordinator Kalla Toyota
“Kesuksesan Berawal dari Kerja Keras”

BLOGKATAHATIKU/EZTHIE F
Tekun belajar, tidak cepat merasa puas serta putus asa, dan jangan malu bertanya adalah hal yang selalu dipegang Media Relations Coordinator Kalla Toyota, Nadya Tyagita Andi Lolo.
Menurutnya, pekerjaan yang dilakoninya saat ini tidak terlepas dari kerja keras yang telah diimplementasikan dalam hidupnya. Wanita kelahiran Makassar, 9 Maret 1984 ini, mengaku sangat mencintai dan menikmati pekerjaannya.
Ditemui usai kegiatan press conference Kalla Toyota terkait peluncuran All New Yaris di Trans Studio Mall Makassar (TSM), Jumat (18/4), ia mengungkapkan awal kariernya di Group Kalla Toyota.
“Februari 2013, saya mulai bekerja di Kalla Toyota. Jabatan saya sekarang ini (Media Reliations Coordinator) terbilang baru, sebab sebelumnya saya bertugas menangani persoalan unit bisnis hospitalnya. Selain itu, saya juga pernah menangani bisnis terkait malnya Kalla Toyota di di Mall Ratu Indah (MaRI),” ungkapnya.
Saat ditawari pekerjaan tersebut, Nadya paham betul konsekuensi yang akan dihadapi, mengingat bidang ini belum pernah digelutinya sebelumnya. “Awalnya, saya ragu ketika mendapat tawaran sebagai media relation di Kalla Toyota. Bahkan, sebelum memutuskan mengemban tugas itu, saya sempat mempertimbangkannya sampai tiga bulan,” akunya.
Meskipun tidak memilik “basic” di otomotif, Nadya akhirnya memutuskan untuk menjalani tugas barunya di Kalla Toyota. “Ya, akhirnya saya terima karena menganggap ini adalah tantangan baru bagi karier saya ke depan,” tuturnya.
Pekerjaannya saat ini, diakuinya menyenangkan karena banyak mendapat pengalaman baru. Selain itu, ia merasa didukung oleh rekan-rekan kerja serta relasi bisnis yang kelak dapat berkontribusi bagi pengembangan kariernya.
Di samping hal tadi, pengagum Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo ini merasa pekerjaannya saat ini, terutama pada saat merintis sangat menantang. “Meski harus beradaptasi selama enam di awal pekerjaan saya, tetapi sampai detik ini saya masih tetap melakukan ‘adaptasi’,” terang Nadya.
Adaptasi yang dimaksud wanita yang pernah bekerja di Trans Studio Themepark Makassar (TSTM) ini adalah bahwa setiap pekerjaan yang dilakukannya selalu ada hal-hal baru yang menggugah keingintahuannya.
“Karena setiap hari ada banyak sesuatu yang baru, seperti istilah-istilah baru. Saya juga harus selalu belajar mengenai market dan kondisinya, mengenai ekonomi dan kondisi ekonomi, serta kondisi otomotif yang ada di Indonesia, khususnya di Kalla Toyota sendiri,” jelas si pemilik lesung pipi indah ini.
Bagi Nadya, tantangan dalam sebuah pekerjaan akan selalu ada, apalagi bagi orang yang baru pertama kali menggeluti suatu pekerjaan. “Hal pertama yang saya anggap tantangan di awal karier saya, adalah ketika disuruh membuat kegiatan press conference bulanan Kalla Toyota. Nah, press release (siaran pers) ini tentu isinya sangat berbeda dengan siaran pers di tempat saya sebelumnya. Saya harus menjelaskan kondisi market yang hanya dilihat melalui grafik perkembangan. Tetapi, peran teman-teman di kantor yang ikhlas membantu, disokong semangat saya yang mau terus belajar dan bertanya, membuat saya bisa menanganinya,” paparnya.
Nadya masuk ke Kalla Group dengan latar pendidikan ilmu komunikasi dengan konsentrasi public relation di Art International Bandung. Setelah merampungkan kuliahnya selama lima tahun, anak pertama dari tiga bersaudara ini memutuskan untuk pulang kampung, kembali ke Makassar.
Wanita yang senang nonton film bertema kolosal, drama, dan traveling ini mengatakan, selain diri sendiri, motivasi yang ia peroleh berasal dari orang-orang yang telah sukses. “Saya selalu bercermin pada orang-orang yang telah meraih kesuksesan,” bebernya.
Selain belajar dari orang sukses di sekitarnya, Nadya menyebut motivasinya tumbuh berkat sokongan semangat dari direkturnya dulu. “Saya melihat ketekunan dan semangatnya untuk terus belajar. Selain itu, ia selalu memotivasi saya dengan mengatakan, saya pasti mampu dengan talenta dan pengetahuan yang saya miliki. Sehingga dari situlah, saya kemudian berupaya pelan-pelan menjadi lebih baik,” tandas wanita yang dulunya tidak gemar berdandan ini. (Chaerani/blogkatahatiku.blogspot.com)

MEMILIH BAN MOBIL YANG REPRESENTATIF

BLOGKATAHATIKU/WENI L RATANA
Mobil juga memerlukan mutu ban yang terbaik sehingga laju mobil berjalan stabil dan mudah dikendarai. Anda harus mengetahui cara memilih ban yang benar karena mutu ban ditentukan kualitas karet dan keunikan kembang atau alur ban. Ini penting mengingat akan menjadikan putaran roda seimbang dan stabil.
Mutu ban jelek sering ditandai dengan pengurangan tebal ban yang tidak rata, sehingga ada sebagian sisi luar ban yang mengalami penipisan dengan cepat. Akihatnya, ini akan memicu timbulnya panas tidak merata sehingga menyebabkan kebocoran pada ban dalam, bahkan dapat menimbulkan pecahnya ban.
Hampir setiap pemilik kendaraan sering  menghadapi masalah ketika datang ke tempat penjualan ban untuk memilih ban mobil yang awet dan sesuai dengan kendaraan mereka. Hal ini terjadi karena ketidaktahuan mereka tentang ban yang baik.
Kualitas dan kesesuaian ban untuk setiap jenis mobil perlu diperhatikan, sebab jika salah dalam memilih dan menggunakan jenis ban, akan berakibat kurang baik dan bakal mengganggu perjalanan seseorang.
Ban berguna untuk membantu melajukan kendaraan. Selain itu, ban juga akan menjaga kestabilan dan goyangan kendaraan ketika melaju di jalan raya. Dengan mutu ban yang baik, minimal standar tentu akan menambah kenyamanan perjalanan seseorang.
Pilihlah jenis ban terbaik yang sesuai dengan jenis yang direkomendasikan pabrikan mobil Anda. Pabrikan mobil telah melakukan uji coba yang serius ketika memilih jenis dan tipe ban. Meskipun pabrik mobil Anda tidak pernah merekomendasikan merek ban, tetapi hanya mencantumkan jenis dan kriteria ban yang disesuaikan dengan kondisi dan jenis mobil.

Ban Berbahan Sintetis
Pada umumnya, ban terbuat dari bahan utama karet namun seiring waktu dan juga faktor bisnis, sekarang ban dengan bahan karet mengalami penambahan dengan bahan lain, khususnya bahan sintetis (plastik), tetapi tentu ini akan sedikit berpengaruh terhadap mutu ban tersebut.
Sebenarnya karet mempunyai sifat yang unik yang tak dimiliki bahan lainnya, termasuk plastik. Sifat karet elastis sehingga ketika mendapatkan ban dengan mutu kurang bagus, tentu ban tersebut kurang elastis, keras, dan kaku sehingga kurang nyaman digunakan.

Pengaruh Alur Ban
Jangan anggap remeh alur ban. Alur ban membantu daya pencengkeraman ban, sehingga jika Anda memasang ban dengan alur terbalik, hal ini dapat mengurangi daya cengkeram ban, meskipun pada dasarnya tetap dapat digunakan. Pabrik ban biasanya mempermudah manual pemasangan ban dengan menambahkan keterangan tanda arah panah supaya pengguna tidak salah pasang arah ban.
Dengan memilih ban terbaik akan memberikan rasa nyaman dan aman ketika berkendara dan melaju di jalan raya. Keuntungan lainnya akan memperpanjang masa pakai ban, sehingga tentu saja akan mengurangi biaya penggantian ban.
Hal lainnya adalah ketika Anda mengganti ban, disarankan untuk mengganti empat ban sekaligus dengan merek sama, atau paling tidak mengganti dua ban pada roda depan atau roda belakang (sesuai jumlah ban mobil Anda. Perlu diingat, merek ban terkenal tidak menjamin mutu terbaik. Kualitas ban hanya tergantung dari bahan dan cara pembuatan ban. (blogkatahatiku.blogspot.com)

23 April 2014

PATUNG SINGA KHAS TIONGKOK

BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
Singa merupakan hewan yang memiliki arti penting bagi bangsa Tiongkok. Sepasang patung singa, jantan dan betina, sering terlihat di depan gerbang bangunan-bangunan tradisional Tionghoa. Bahkan, saat ini beberapa perusahaan modern seperti perbankan juga memasang sepasang patung singa ini di depan kantor mereka.
Menyusuri daerah Pecinan, tepatnya di depan Klenteng Ibu Agung Bahari, Jalan Sulawesi, Bank Perkreditan Rakyat Hasamitra, Jalan Wahidin Sudirohusodo, begitu pula di depan kantor PT Iswanto, Jalan AP Pettarani, Makassar, dapat dijumpai sepasang singa khas Tiongkok tersebut, di mana sang jantan berada di sebelah kiri dan sang betina di sebelah kanan. Biasanya, kedua patung singa tersebut akan disertai bola maupun anakan singa.
“Singa dianggap sebagai raja dari hewan, yang juga melambangkan kekuatan dan pengaruh. Bola yang berada pada patung singa jantan melambangkan kesatuan seluruh negeri, dan anakan singa pada patung singa betina merupakan sumber kebahagiaan,” jelas Merry Liem, salah seorang warga Tionghoa yang masih memegang teguh adat istiadat leluhur di rumahnya, Jalan Cendrawasih, Makassar, saat disambangi, Rabu (16/4/2014).
Menurutnya, patung singa juga digunakan untuk menunjukkan peringkat atau kedudukan seorang pejabat negara, dengan melihat jumlah gundukan yang diperlihatkan oleh rambut keriting pada kepala singa. Rumah dari pejabat tingkat satu memiliki 13 gundukan dan jumlah itu menurun satu gundukan setiap turun satu peringkat. Pejabat di bawah tingkat tujuh tidak diperbolehkan memiliki patung singa di depan rumah mereka.
“Yang sangat menarik, singa bukanlah hewan asli dari Tiongkok. Ketika Kaisar Zhang dari Han Timur memerintah pada tahun 87 sebelum Masehi, Raja Parthia dari salah satu negara di Asia mempersembahkan singa kepada sang Kaisar. Nah, singa lainnya juga dipersembahkan oleh sebuah negara di daerah tengah Asia pada tahun berikutnya. Maka, jadilah sepasang patung singa pertama kali dibuat pada permulaan Dinasti Han Timur,” papar Merry.
Adanya patung singa pada sisi kiri dan kanan pada jembatan yang lazim ditemui di Tiongkok, sebut Merry merupakan hal yang umum di sana mengingat kedua patung ini diyakini dapat memberi unsur “kekuatan” pada wahana bangunan manusia tersebut.
“Begitu populernya patung sepasang singa pada sebuah jembatan, maka ada pepatah yang terkenal di Tiongkok yang bunyinya, ‘Tak ada jembatan tanpa (patung) singa, dan tak ada (patung) singa tanpa jembatan,” tandasnya.(blogkatahatiku.blogspot.com)

19 April 2014

PUSAT BAHASA MANDARIN UNHAS SUKSES GELAR CHINESE BRIDGE CONTEST

BLOGKATAHATIKU/EFFENDY WONGSO
Tujuh peserta dari Pusat Bahasa Mandarin Universitas Hasanuddin (Unhas) adu keterampilan bahasa Mandarin di ajang final Chinese Bridge Contest yang digelar di Aula Prof Mattulada, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unhas, Tamalanrea, Makassar, Kamis, 17 April.
Sebelumnya, ketujuh peserta tersebut berhasil mengungguli puluhan mahasiswa lainnya dalam babak kualifikasi di tempat yang sama, Rabu, 3 April lalu. Selain adu kecakapan dalam berbahasa Mandarin, peserta juga menunjukkan bakat lainnya, khususnya terkait budaya Tionghoa seperti menari, menyanyi, dan opera. Dalam ajang ini, Yunita Wijaya dan Zhang Shu Mei terpilih sebagai pemenang pertama, dan berhak mewakili Sulsel untuk ajang nasional Chinese Bridge Contest 2014 yang akan diadakan di Jakarta.
Ketua Program Bahasa Mandarin Unhas, Fang Qiang, saat dikonfirmasi setelah acara, mengatakan, Chinese Bridge Contest bertema “My Chinese Dream” ini, merupakan salah satu agenda yang sukses diadakan Pusat Bahasa Mandarin Unhas. “Chinese Bridge Contest sudah ada sejak 2002, dan untuk kedua kalinya diadakan di Unhas. Kontes ini diadakan setiap tahun, antara Maret-Mei,” ujar dosen bahasa Mandarin dari Hanban Univesity, Beijing, Tiongkok ini.
Dijelaskan, Chinese Bridge Contest adalah sebuah kompetisi internasional yang diadakan pemerintah Tiongkok untuk mahasiswa asing dalam menunjukkan kemampuan bahasa Mandarin mereka. “Nah, selain itu, peserta juga dituntut berwawasan luas seperti pengetahuan tentang seni dan budaya Tionghoa, baik  lagu Mandarin maupun tari dari Tiongkok,” papar pria yang sudah mengajar bahasa Mandarin selama empat tahun di Makassar ini.
Fang Qiang menambahkan, secara filosofis, “bridge” dari kata Chinese Bridge Contest, dapat diartikan sebagai simbol penghubung, yakni jembatan. “Nah, melalui jembatan itulah Tiongkok, khususnya kami dari Hanban University, yang masih kental dengan kebudayaan tradisionalnya, membuka diri untuk berbagi kebudayaan dengan negara-negara lain, termasuk Indonesia,” ungkapnya.
Sejauh ini, Pusat Bahasa Mandarin Unhas telah memberikan beasiswa magister kepada 200 mahasiswa dari berbagai program sarjana, strata satu hingga strata tiga, untuk mengikuti program bahasa Mandarin di Hanban/Confucius Institute Headquarters, Beijing, Tiongkok.
“Di sana, selain belajar bahasa Mandarin selama satu tahun, mereka juga magang di beberapa instansi untuk menambah wawasan tentang kebudayaan Tiongkok,” beber Fang Qiang.
Pusat bahasa Mandarin yang juga berkantor di Jalan Sunu, sebut Fang Qiang, resmi didirikan pada 2 Februari 2011. Setiap tahun, pihaknya mengajar sekitar 500 hingga 700 orang mahasiswa maupun kalangan umum.
“Kami juga mengadakan program Summer Camp, di mana mahasiswa yang berprestasi berkesempatan mengunjungi Beijing selama dua minggu, dengan akomodasi, di luar visa dan tiket, ditanggung Hanban University,” tandasnya. (blogkatahatiku.blogspot.com)

RIBUAN UMAT KRISTIANI RAYAKAN JUMAT AGUNG DI MAKASSAR

BLOGKATAHATIKU/EFFENDY WONGSO
Ribuan umat Kristiani memperingati hari wafat Yesus Kristus dengan melakukan ibadah Jumat Agung maupun prosesi Jalan Salib pada Jumat pagi, 18 Maret, di berbagai gereja di Makassar. Dari penelusuran KATA HATIKU di sejumlah gereja, baik Kristen Katolik maupun Protestan, masing-masing  umatnya melaksanakan ibadah dengan khidmat.
Bagi umat Kristiani, khususnya Katolik, Pekan Suci Paskah merupakan momen yang sangat sakral. Diawali dengan Kamis Putih, Jumat Agung, Malam Paskah, dan diakhiri dengan perayaan Paskah. Empat hari istimewa tersebut merupakan waktu terbaik untuk melakukan napak tilas, introspeksi diri, dan pertobatan.
Hal tersebut diungkapkan Panitia Paskah Paroki Santo Joseph, Eric Robertson, saat dikonfimasi sebelum acara di Gereja Katolik Santo Joseph, Jalan Gunung Latimojong, Makassar. “Perayaan Paskah yang kita lakukan setiap tahun, pada dasarnya bukanlah sekadar rutinitas gerejawi. Perayaan ini justru memiliki arti yang sangat penting. Beberapa hal yang dapat kita catat sebagai makna dari kebangkitan Yesus,” jelasnya.
Pastor Hendrik Njiola yang memimpin misa Jalan Salib dan Jumat Agung, dalam kotbahnya mengungkapkan, prosesi ini mengajak umat Katolik mengekspresikan dan mengenang kembali penderitaan Yesus di kayu salib. Tak hanya mengenang, Jalan Salib juga mengajak umat terlibat aktif dalam tingkah pola bertobat, dan menyesali dosa-dosa yang telah diperbuatnya.
 Hal tersebut, paparnya, juga sesuai dengan tema Paskah dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), yakni “Dipilih untuk Melayani”, sehingga umat seharusnya merasa terpilih untuk melayani sesama.
Sementara Penatua (Pnt) Gereja GPIB Immanuel, Zammy Namlohy, saat ditemui di sela sakramen Perjamuan Kudus di Gereja GPIB Immanuel, Jalan Balaikota, mengatakan, bercermin dari tema yang diangkat Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) yakni “Kebangkitan-Nya Memulihkan Kehidupan”, umat Kristen diharap dapat menjadikan Kristus sebagai teladan untuk berbuat kebaikan bagi sesama. Sebelumnya, ibadah di gereja ini dipimpin Pendeta Juliana Paat.
Beberapa gereja yang terletak di pecinan, seperti Gereja Kebangunan Kalam Allah (GKKA), Jalan Wahidin Sudirohusodo, juga dipenuhi umat yang khusyuk beribadah, di mana ibadah Paskah dipimpin Pendeta Ramly DB Lumintang. Adapun gereja di Jalan Andalas, Gereja Katolik Kristus Raja juga melakukan misa Jalan Salib dan Jumat Agung yang dipimpin Pastor Marselinus Lolo Tandung. Sedangkan di Gereja YHS, ibadah dipimpin Pendeta Yusak Hadisiswantoro. (blogkatahatiku.blogspot.com)

WANITA DAN BISNIS EO

BLOGKATAHATIKU/PRIBADI
Pertumbuhan Event Organizer (EO) atau penyelenggara kegiatan di Makassar tumbuh cukup signifikan. Jika dilihat ke belakang, banyak faktor yang mempengaruhi hal ini. Tidak saja ekonomi, tetapi komitmen diri untuk memberikan hasil kerja yang maksimal, agar acara yang ditangani bisa terlihat lebih menarik. Beberapa pelaku bisnis di bidang tersebut, rata-rata dijalankan wanita.
Sebut saja Icha Z Lili yang mendirikan 3 Pro Entertainment bersama rekannya Era Elvani. Mereka sudah melahirkan banyak event fenomenal, salah satunya adalah The  International Women Exhibition “Female On The Move (Femme), yang setiap tahun dilaksanakan di Makassar.
Awal merintis bisnis EO, menurut Icha, dimulai dari membuat sebuah proyek percobaan, event bertema tembang kenangan bersama dua orang temannya. Salah satunya yaitu Endang Palupi, yang juga sekarang mengelola EO bernama Mamex. Setelah melihat acara tersebut sukses, Icha dan Era memutuskan membuat perusahaan EO yang diberi nama 3 Pro Entertainment.
Jalur yang digarap untuk pertama kali kebanyakan kegiatan konser artis. Setelah dianggap sudah cukup matang, maka masuklah 3 Pro entertainment menangani event-event korporasi. Event pertama yang dikerjakan adalah milik perusahaan seluler terbesar Telkomsel. “Bagi saya, menjalankan bisnis EO itu lebih ke bagaimana cara mengemas suatu konsep atau ide. Itulah yang kami jual ke klien,” tutur Icha.
Apalagi menurut Icha, sebagai wanita dirinya merasa memiiki insting seni yang lebih baik dibandingkan kaum pria. Hal tersebut sangat sejalan dengan rekannya Era Elvani yang juga wanita. Untuk business plan perusahaan, lebih banyak ditangani oleh Era. Saat ini 3 Pro Entertainment sudah memasuki usia yang ke-12 tahun. Sebuah pembuktian kemampuan dua orang wanita ini.
Cukup berbeda dengan pengalaman Farach Dybha yang mendirikan sebuah perusahaan EO bernama Dee Management. Saat mendirikan usaha tersebut, menurut wanita yang akrab disapa Wawa, dirinya tidak terlalu memikirkan yang namanya modal kerja. Akan tetapi, setelah menggeluti lebih dalam, ternyata perusahaan EO juga membutuhkan modal kerja untuk membesarkan bisnis yang digelutinya.
Untuk menjadi sebuah EO yang dipandang kredibel, menurut Wawa, harus memenuhi beberapa syarat, di antaranya punya modal finansial, punya kantor sendiri yang dilengkapi dengan staf. “Dulu kan banyak EO yang anggotanya hanya bersifat cabutan saja. Tetapi ternyata itu akhirnya menyusahkan untuk mendapatkan job event. Akhirnya semua unsur tadi saya penuhi di perusahaan EO yang saya bentuk,” ujar Wawa.
   Meskipun usia Dee Management masih terbilang baru, akan tetapi kepercayaan yang didapatkan dari klien sudah cukup besar. Diungkapkan, tahun lalu Dee Management setiap bulan bisa mengerjakan tiga sampai empat event. Semua itu berkat kerja keras dan kekompakan tim yang dikelolanya.
Belajar dari pengalaman, itulah modal yang dipakai wanita bernama Rizka Amiyati mendirikan sekaligus mengelola perusahaan EO bernama Apple Pie. Sebelum memutuskan membuka usaha EO sendiri, Rizka banyak belajar dengan menjadi karyawan di beberapa perusahaan EO ternama yang ada di Makassar. Bersama suaminya, kini Rizka semakin mantap menjalan usahanya sendiri.
Modal finansial yang dipakai untuk mengawali bisnis EO, diakui tidaklah terlalu besar. Apalagi proyek pertama yang mereka kerjakan saat itu merupakan pesanan temannya sendiri, yaitu Ulang Tahun Gerakan Makassar Gemar Membaca (GMGM) yang dikelola Wahyudi Muchsin. “Karena sifatnya membantu teman, maka kami tidak berpikir mendapatkan keuntungan yang besar, apalagi itu proyek perdana kami,” ujar Rizka.
Sistem keuntungan yang bisa diperoleh Rizka dengan menjalankan bisnis EO, jelasnya melalui sistem fee organizer dari setiap event yang dikerjakan. Besaran fee organizer yang diterima adalah 12 persen hingga 15 persen dari grand total biaya penyelenggarakan event. Untuk bisa survive di bisnis ini, Rizka membangun tim kerja yang solid. Setiap saat jika dibutuhkan, ia bersama tim kerjanya selalu melaksanakan meeting untuk mematangkan teknis pelaksanaan acara yang akan dikerjakan. (Yusuf A/blogkatahatiku.blogspot.com)

17 April 2014

FUNTASTIC EASTER DI SWISS-BELINN PANAKKUKANG MAKASSAR

BLOGKATAHATIKU/EFFENDY WONGSO
Swiss-Belinn Panakkukang Makassar menghadirkan promo dalam menyambut Paskah. Promo yang diberi nama Funtastic Easter ini sekaligus bertepatan dengan momen libur Paskah, cuti bersama, dan akhir pekan.
Hal tersebut diungkapkan Public Relation Coordinator Swiss-Belinn Panakkukang, Ari Harnani Restu Rahayu, dalam rilisnya kepada sejumlah media massa di Makassar, Kamis (17/4/2014). “Dengan harga mulai dari Rp 450 ribu net per kamar, tamu Swiss-Belinn Panakkukang Makassar akan mendapatkan voucher gratis  untuk bermain ice skating di  lantai 3 Mall Panakkukang. Promo ini sangat cocok bagi keluarga yang ingin menghabiskan momen long eeekend di sebuah hotel mewah yang berbatasan langsung dengan mall terbesar di Sulsel dengan segala fasilitas yang dimiliki,” jelasnya.
Keluarga yang ingin menggunakan paket ini, sebut Harnani, dapat langsung reservasi pada Kamis (17/4/2014) hingga Minggu (20/4/2014) di momen Paskah ini. “Selain itu, Swiss-Belinn Panakkukang Makassar juga memiliki sebuah outlet bernama La Pizza yang menyediakan berbagai macam menu Pizza dan berbagai macam menu itailia lainnya. Nah, bagi tamu yang ingin menghabiskan liburan akhir pekan mereka bersama keluarga, Funtastic Easter merupakan pilihan yang tepat,” tandasnya. (blogkatahatiku.blogspot.com)

TELKOMSEL PERBARUI GRAPARI DENGAN DIGITAL CORNER

BLOGKATAHATIKU/EFFENDY WONGSO
Sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan yang berbasis Costumer Centric, Telkomsel kembali meresmikan kantor pelayanan barunya, GraPARI, Jalan AP Pettarani, Selasa (16/4/2014).
Di dalam gedung GraPARI dilengkapi layanan Digital Corner, dengan mengusung konsep Youth and Digital Lifestyle. “Setiap pelanggan yang berkunjung, dimanjakan layanan aplikasi yang disediakan Telkomsel, sehingga dapat berinteraksi langsung saat tengah antre,” ulas Director of Planning And Transformation Telkomsel, Edward Ying, dalam sambutannya.
Menurutnya, GraPARI hadir di lokasi yang lebih strategis dengan fasilitas lebih lengkap. “Tempat layanan kami juga luas dan nyaman. Interior sengaja dibuat modern dan menyenangkan, ini guna mendukung layanan broardband dan Digital Corner sebagai salah satu bentuk komitmen Telkomsel dalam membangun iklim Device, Network and Application (DNA),” terangnya.
Sehingga hal tersebut, imbuh Edward, dapat menambah wawasan masyarakat terkait teknologi mutakhir yang dikeluarkan pihaknya. “Supaya gaya hidup digital masyarakat kita dapat setara masyarakat negara-negara maju berbagai belahan dunia,” bebernya.
Ditambahkan, di GraPARI disediakan 16 konter petugas costumer service (CS) dan dua kantor kasir yang siap melayani pelanggan yang membutuhkan pelayanan informasi, pengaduan, aplikasi, penjualan kartu, pengisian saldo T-Cash, dan sebagainya. “Selain itu juga tersedia sales corner yang menjual berbagai ponsel atau gadget, serta informasi dan demo layanan digital lifestyle,” papar Edward.
Melihat pengunjung di GraPARI Makassar yang tiap bulannya mengalami peningkatan, dengan total 13 ribu orang, pihaknya optimis GraPARI tetap berkontribusi banyak bagi pengembangan Telkomsel.
“Selama ini, aktivitas di GraPARI didominasi permintaan ganti kartu, aktivasi layanan, dan registrasi data untuk pelanggan prabayar,” urai Edward.
Terhitung 14 April lalu, GraPARI Makassar membuka layanan 12 jam, beroperasi Senin hingga Minggu, mulai pukul 08.00 hingga 20.00 Wita. GraPARI Makassar merupakan satu-satunya kantor layanan yang berada di Indonesia timur dengan pelayanan 12 jam dan buka setiap hari.
Dalam layanannya, sebut Edward, GraPARI Makassar menerapkan layanan paperless berbasis teknologi ramah lingkungan, dengan meminimalisasi penggunaan kertas sebagai bentuk dukungan terhadap program go green.
“Inovasi layanan ini bisa dirasakan pengunjung saat berada di kantor pelayanan maupun saat berada di manapun, karena Tellkomsel telah menghadirkan layanan Self-Care Phone yang bisa diunduh di Play Store khusus untuk device Android dan App Store. Untuk iOS, dapat menikmati layanan secara mobile,” imbuhnya.
Sementara, Executive Vice President Area Pamasuka, Bona LP Parapat, mengatakan hampir 19 tahun Telkomsel telah melayani pelanggan setianya di seluruh Indonesia.
“Lebih 132 juta pelanggan yang ada di Makassar. Ini merupakan bukti tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Telkomsel sebagai jaringan yang memiliki pelayanan terbaik dan jangkauan terluas. Ya, ini sekaligus tanggung jawab kami untuk menambah titik-titik pelayanan dan memperbaiki layanan yang telah ada,” ungkapnya.
Secara nasional, Telkomsel telah memiliki 510 kantor GraPARI dan 268 armada Mobile GraPARI yang telah tersebar seluruh wilayah Indonesia. “Ini didukung Call Center 24 jam. Adapun konsep ‘Youth and Digital Lifestyle’ di GraPARI ini, yang didukung desain interior dinamis, tentu akan membuat pelanggan betah menikmati suasana ruangan kami dengan layanan yang cepat serta berinfrastruktur teknologi baru,” bebernya.
Teknologi baru yang dimaksud Bona merujuk pada “Digital Corner”, di mana pengunjung dapat menikmati fasilitas tersebut saat antre. “Fasilitas yang disediakan untuk pengunjung saat antre adalah fasilitas Digital Corner yang dibagi menjadi tiga zona, yaitu zona musik, zona games dan Video, reading dan zona interaction,” paparnya. (Chaerani/blogkatahatiku.blogspot.com)

16 April 2014

TINGKATKAN KESEJAHTERAAN, POTENSI SAWIT HARUS DIKEMBANGKAN

Foto: Effendy Wongso
Potensi-potensi wilayah pengembangan sawit di Indonesia harus terus dipertahankan. Kualitas produknya pun harus tetap dijaga agar diminati negara-negara tujuan ekspor.
Hal tersebut diungkapkan dosen Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dr Laode Asrul, salah satu pembicara seminar sehari bertema Corporate Social Responsibility (CSR) Industri Sawit dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat yang diselenggarakan Perum LKBN Antara Biro Sulsel di Hotel Aryaduta, Makassar, Senin (14/4/2014).
Untuk itu, masalah-masalah seputar industri sawit dalam negeri juga harus segera diatasi. Menurutnya, ada enam masalah utama yaitu kepastian hukum, tata ruang, tumpang tindih regulasi lahan, bea keluar yang tinggi, dan pembatasan kepemilikan hutan.
Di samping itu, persaingan dengan pihak asing di industri minyak nabati juga menghambat industri sawit. Sawit yang banyak dihasilkan Indonesia sangat diperhitungkan bagi minyak nabati seperti kacang kedelai yang dihasilkan negara-negara Eropa.
Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Gabungan Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Tungkot Sipayung mengatakan, dukungan terhadap industri sawit ini sangat beralasan lantaran merupakan lokomotif pertumbuhan perekonomian Indonesia. “Peran positif dan manfaat sawit sangat luar biasa karena daya sebar (backward lingkages) sawit bernilai besar. Dampak perkembangan industri sawit ini pada gilirannya menarik perkembangan sektor-sektor lainnya,” ungkapnya.
Tungkot yang juga menjabat Direktur Eksekutif Palm Oil Industries Agribusiness Strategic and Institute (PASPI), memaparkan, peluang untuk mengatasi kemiskinan melalui industri sawit semakin terbuka karena karakteristik masyarakat pedesaan yang memang masih banyak hidup dari sektor pertanian.
“Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), 50 persen penduduk Indonesia berada di pedesaan dan 63 persen penduduk miskin Indonesia berada di pedesaan,” bebernya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Asosiasi Kepala Sawit Indonesia, Asmar Arsjad, menjelaskan efek positif sawit sudah terlihat dari pola kemitraan dengan masyarakat sekitar perkebunan yang selama ini dijalankan perusahaan sawit. Misalnya, dengan menjadikan masyarakat sebagai petani plasma.
“Sayangnya, pola yang sudah sangat baik ini, tengah menghadapi banyak hambatan seperti adanya kebijakan bea keluar dan moratorium yang banyak merugikan petani sawit,” ungkapnya.
Asmar menilai, dari sisi petani juga ada kendala yang perlu dicarikan solusi, yaitu masalah modal. Menurutnya, modal sangat dibutuhkan petani untuk meremajakan kebun plasma.
“Sebenarnya sumber dana itu sudah tersedia, yaitu dana bea keluar serta dana moratorium hasil kesepakatan pemerintah Norwegia. Sejauh ini, dana bea keluar yang terkumpul sudah sebesar Rp 100 triliun, sedangkan dana moratorium sebesar satu miliar dolar AS, dan dana Revitalisasi Perkebunan (Revitbun) Rp 500 triliun,” urainya.
Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Sulsel Ardin Tjatjo mengatakan, Sulsel membutuhkan dua unit pabrik kelapa sawit (PKS) untuk mengelola produksi kelapa sawit yang memiliki rata-rata produksi 12 ton per hektare per tahun.
“Saat ini baru ada dua PKS di Sulsel yakni di Luwu yang menampung produksi sawit yang rata-rata mencapai 30 ribu ton per tahun. Padahal, idealnya produksi sawit itu dikelola empat unit PKS, sehingga tidak ada buah sawit yang membusuk karena tidak diolah,” tandasnya. (blogkatahatiku.blogspot.com)

15 April 2014

SPC MOBILE LUNCURKAN S10 COSMIC

Menikmati Siaran TV Melalui Ponsel Pintar dengan Harga Terjangkau

Foto: Pribadi
Mengetahui berita terbaru atau menonton program televisi kesayangan Anda, kini bisa dilakukan dengan mudah dan kapan saja melalui ponsel. SPC Mobile, merek ponsel lokal yang dimiliki oleh PT Supertone, pemimpin di industri manufaktur elektronik lokal dengan pengalaman lebih dari 25 tahun, Rabu (16/4/2014), meluncurkan rangkaian terbaru produknya, yakni S10 Cosmic yang dilengkapi dengan fitur analog TV.
Chief Operating Officer SPC Mobile, Raymond Tedjokusumo, mengatakan tren masyarakat masa kini adalah menikmati hiburan dan mencari informasi terbaru melalui ponsel.  “Dengan S10 Cosmic, pengguna bukan hanya bisa menikmati informasi melalui internet, namun juga siaran televisi melalui fitur analog TV yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja,” jelasnya.
 Dirancang sebagai ponsel pintar yang nyaman digunakan untuk bepergian, sebut Raymond, S10 Cosmic juga dilengkapi dengan fitur koneksi 3G dan GPS yang menjadikan navigasi perjalanan lebih mudah dan praktis.
Selain fitur andalan di atas, S10 Cosmic dilengkapi juga dengan OS Android Jelly Bean 4.2 yang dapat ditingkatkan hingga OS KitKat, koneksi data 3G, serta prosesor dual core 1.2 GHz yang merupakan kerja sama dengan MediaTek, produsen chip prosesor terkemuka di dunia.
“Nah, dengan fitur-fitur tadi, S10 Cosmic dibanderol cukup terjangkau, Rp 600 ribu. Gadget mutakhir ini juga dilengkapi flip cover yang terbuat dari material kulit, memberikan kesan elegan pada ponsel Anda,” imbuh Raymond.
Ditambahkan, S10 Cosmic dapat diperoleh di jaringan toko dan distributor SPC Mobile di seluruh Indonesia sejak peluncurannya, mulai hari ini, Rabu (16/4/2014), serta melalui penjualan online di bhinneka.com dan lazada.co.id,” pesan Raymond.
Hingga saat ini, produk-produk SPC Mobile telah terdistribusi di kota-kota besar Indonesia hingga ke tingkat kabupaten dan kotamadya. Selain itu, untuk memberikan layanan purnajual yang prima, SPC Mobile telah memiliki sembilan service center di delapan kota besar di antaranya Jakarta, Bandung, Garut, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Medan, dan Cibinong.
SPC Mobile sendiri telah menjalin kemitraan dengan manufaktur unggulan di Tiongkok dan Taiwan, di mana mereka memaksimalkan potensi sebagai produsen ponsel lokal yang mengedepankan kualitas, serta layanan purnajual demi kepuasan pelanggan.
Kini SPC Mobile telah memiliki jaringan distribusi luas dari wilayah Sumatera hingga Papua, memungkinkan produknya dapat tersedia untuk memenuhi keperluan komunikasi yang sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia. (blogkatahatiku.blogspot.com) 

BANK DKI FOKUS PROGRAM UMKM

Foto: Ezthie Firmansyachban
Setelah ekspansi di Makassar pada 2013 lalu, Bank DKI Jakarta mulai mengembangkan usahanya di 2014 ini, dengan menyiapkan dana Rp 300 miliar untuk pengembangan pembiayaan ke sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) maupun korporasi di Makassar.
Pemimpin Cabang Bank DKI, I Nyoman Budiono saat ditemui di kantornya, Jalan Cendrawasih, Makassar, Rabu (19/3/2014), mengatakan, untuk program selanjutnya Bank DKI akan lebih gencar menyalurkan kredit ke semua sektor, termasuk fokus menggarap UMKM.
“Kami melihat potensi pada sektor ini di Makassar sangat potensial, di mana Makassar merupakan kota yang pertumbuhan ekonominya cukup tinggi, terutama di sektor UMKM dan korporasi,” alasannya.
Nyoman menjelaskan, saat ini Bank DKI juga menawarkan berbagai produk unggulan guna memberi pelayanan prima dan maksimal kepada nasabah maupun debiturnya. “Makanya, kami menggunakan program Cash Manajemen Sistem (CMS) untuk memudahkan nasabah bertransaksi tanpa harus datang lagi ke kantor Bank DKI,” paparnya.
Selain itu, pihaknya menawarkan kredit bagi pengusaha yang bergerak di bidang UMKM dan korporasi. Menurut Nyoman, tidak ada angka maksimal namun hanya tergantung besarnya agunan dengan lama pinjaman yang bervariatif.
“Misalnya investasi pinjaman bisa lima, delapan, dan sepuluh tahun, tergantung jenis usaha nasabah. Sementara untuk jenis kredit pemilikan rumah (KPR), lama pinjaman bisa 10 tahun maupun 15 tahun,” ungkapnya.
Terkait persaingan yang ketat di industri perbankan, Nyoman mengatakan bahwa bank yang mayoritas sahamnya milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini sudah menyiapkan berbagai produk bisnis yang lebih mengarah ke kredit berbagai sektor. Pasalnya, persaingan bisnis dengan bank-bank milik pemerintah yang ada di Kota Makassar mengharuskan pihaknya inovatif menggarap multisegmen bisnis.
“Justru kami menganggap bank-bank yang ada saat ini bukanlah sebagai kompetitor, tetapi sebagai mitra karena memiliki pangsa pasar masing-masing. Kuncinya, bagaimana kami dapat meningkatkan layanan dan edukasi terhadap nasabah. Termasuk menawarkan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di Makassar,” tandasnya. (blogkatahatiku.blogspot.com)

PEMILU, KINERJA PERBANKAN TETAP STABIL

Foto: Effendy Wongso
Secara umum kinerja perbankan relatif stabil meskipun sejak awal 2014 disemarakkan kegiatan pesta demokrasi, yakni kampanye partai politik (parpol) dan pemilihan umum (Pemilu), Rabu (9/4/2014).
Kepala Kantor Wilayah I Bank Indonesia (BI) Sulawesi Maluku, dan Papua (Sulampua), Suhaedi saat dikonfirmasi di Gedung BI, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Kamis (10/4) menyebutkan, meskipun pada Februari mulai marak sosialisasi parpol, total aset BI di wilayahnya Rp 91,45 triliun atau meningkat dibandingkan raihan Januari, Rp 89,45 triliun.
Sementara saat terjadi pengetatan likuiditas perbankan Februari sampai Maret, termasuk pengaruh Pemilu, Suhaedi menyebut tidak memberi dampak negatif terhadap kinerja perbankan secara umum.
“Jika dibandingkan periode sama di 2013, aset perbankan di wilayah ini tumbuh 15,31 persen. Januari 2013, aset perbankan umum tercatat Rp 77,57 triliun,” ungkapnya.
Bank pemerintah masih mendominasi aset perbankan dengan persentase 57,74 persen. Disusul bank swasta nasional 41,52 persen dan bank asing campuran dengan kontribusi 0,73 persen.
“Namun, dari sisi pertumbuhan aset, bank swasta nasional tumbuh lebih tinggi 19,06 persen, kemudian bank pemerintah 12,9 persen, dan bank asing campuran 5,28 persen,” tandasnya.
Ketika ditanyakan keseriusan pihak perbankan menyokong usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang menjadi sorotan pemerintah, Suhaedi mengaku pihaknya telah turun langsung dalam menjembatani nasabah UMKM untuk bertemu perbankan. Hal tersebut dilakukan demi membantu nasabah-nasabah yang selama ini belum terjangkau perbankan.
Diakuinya di beberapa sektor potensial seperti pertanian, peternakan, dan lainnya porsi kredit UMKM yang tersalurkan belum maksimal. Ia menilai, persoalannya itu juga tak lepas kurangnya pemahaman masyarakat terhadap kontribusi perbankan.
“Kami harap sektor UMKM memang menjadi perhatian perbankan, mengingat momentum Asian Economic Community 2015 menempatkan UMKM sebagai sektor bisnis paling potensial jika dibina dengan baik,” pesan Suhaedi. (blogkatahatiku.blogspot.com)

13 April 2014

MAINAN LOKAL, ANTARA PROYEKSI DAN PROTEKSI

Foto: Effendy Wongso
Meskipun komoditas mainan anak sangat menjanjikan di Indonesia, namun bisnis ini masih dikuasai produk-produk impor, khususnya dari Tiongkok. Hal ini dapat dapat terjadi lantaran pasar mainan anak belum digarap secara optimal oleh industri mainan di Indonesia.
Meningkatnya permintaan mainan anak atas populasi anak-anak yang bertambah, memang belum digarap maksimal oleh pelaku industri mainan domestik, sehingga pasar tersebut diisi oleh produk impor dari Tiongkok yang terkenal berharga murah. Selama ini, sebagian besar industri mainan di dalam negeri dipasok untuk memenuhi pesanan dari merek terkenal di luar negeri, apalagi mainan tersebut jauh dari unsur edukasi.
Menyoroti banjirnya produk Tiongkok disinyalir banyak yang tak memenuhi standar keselamatan dan kesehatan bagi konsumen anak-anak, seyogianya pemerintah dapat melakukan proteksi bagi importir di dalam negeri.
Seharusnya, ada pembatasan-pembatasan terhadap produk dari luar negeri. Regulasi di Indonesia terlalu bebas dan longgar terhadap produk impor. Salah satunya, mainan untuk anak-anak dan remaja. Ini pulalah yang buat daya saing industri mainan lokal menjadi lemah.
Padahal, aturan importasi juga diperlukan untuk membangkitkan pertumbuhan produksi domestik, sebab selama ini produk mainan anak Indonesia lebih fokus terhadap mainan tradisional. Bukan pada mainan yang mengikuti perkembangan teknologi modern.
Dengan diberlakukannya aturan importasi, maka dinilai bisa menurunkan impor mainan dari Tiongkok yang saat ini mendominasi pasar mainan nasional. Bahkan, beleid ini sebagai upaya proteksi atas keselamatan dan kesehatan anak-anak itu sendiri. Adanya aturan akan memperjelas aman atau tidaknya mainan impor tersebut. Secara ekonomi pula, aturan importasi mainan akan memberikan dampak insentif untuk pertumbuhan industri mainan dalam negeri.
Motivasi untuk menumbuhkan minat terhadap pasar domestik diperlukan mengingat potensi komoditas mainan anak di Indonesia cukup besar, paling tidak bila dibandingkan dengan pasar di Asia Tenggara. Hal ini didukung dengan pertumbuhan jumlah penduduk, ekonomi, dan kebutuhan mainan dalam negeri. Jika ada insentif, kreativitas dalam membuat mainan yang modern akan terus tumbuh. Apalagi, pasar dalam negeri masih sangat besar. Untuk itulah, pasar domestik seharusnya jangan sampai dikuasai pemain luar.
Kebutuhan pasar domestik di tengah derasnya impor mainan dari luar, terutama terjadi setelah ada kesepakatan pasar bebas Asean dan Tiongkok memang cukup signifikan. Asosiasi Industri Mainan Indonesia (APMI) menyebut, ada negara yang menerapkan standar keamanan yang ketat seperti negara maju, tetapi ada juga yang tidak terlalu ketat seperti di Asia dan Afrika sehingga menjadi pasar “empuk” mainan-mainan yang layak.
Memang, pasar mainan anak di Indonesia sudah terlanjur dikuasai produk impor dari Tiongkok, yang harganya sangat murah dibandingkan produksi lokal. Akan tetapi hal ini bukan menjadi alasan untuk melakukan proteksi maupun pembatasan impor secara ketat demi memajukan industri mainan lokal. (blogkatahatiku.blogspot.com)

TAUCANG

Kuncir Khas Tiongkok Era Dinasti Qing

Foto: Istimewa
Dinasti Qing (1644-1911), dikenal juga sebagai Dinasti Manchu, merupakan satu dari dua dinasti “asing” yang memerintah di Tiongkok setelah Dinasti Yuan (Mongol), sekaligus dinasti terakhir di Tiongkok. Asing dalam arti bahwa dinasti pemerintahan ini berasal dari etnis non Han atau bukan suku asli yang mayoritas suku Han. Padahal, dalam sejarah Tiongkok kuno, selain Mongol tak ada suku lain yang memerintah Negeri Tirai Bambu ini selain dari suku Han sendiri.
Dinasti ini didirikan oleh orang Manchuria dari klan Aisin Gioro, kemudian mengadopsi tata cara pemerintahan dinasti sebelumnya serta meleburkan diri ke dalam entitas Tiongkok itu sendiri. Selain keistimewaan sebagai etnis asing non Han yang dapat menguasai Tiongkok, ada hal lain yang menjadi tipikal Manchuria yakni model rambut prianya.
Dalam masa monarki terakhir dengan Kaisar Pu Yi tersebut, model rambut pria Tionghoa tampak khas dan unik. Keunikan tersebut sebenarnya merupakan entitas dari model rambut orang Manchuria, di mana rambut pada batok kepala dibagi dua, depan dan belakang. Setengah bagian depan kepala dibotakkan, sementara rambut pada bagian belakang dibiarkan panjang dan dikuncir. Kuncir ala Qing selanjutnya lazim disebut “Taucang”.
Ihwal kuncir Taucang yang menjadi tradisi model rambut pria Manchuria menurut manuskrip peninggalan sejarah Tiongkok kuno, tak terlepas dari adat temurun yang menjadi kebiasaan orang Manchu, yang berasal dari Tiongkok Timur Laut dekat perbatasan Korea. Asalnya dari suku Nujen, salah satu suku dalam era Ming, dinasti terakhir sebelum Dinasti Qing berkuasa. Sebelumnya, suku Nujen berasal dari Kerajaan Kim yang berakar budaya nomad dan sempat berjaya sebagai salah satu kerajaan dalam Dinasti Song (960-1279).
Sama halnya orang Mongol, Manchuria juga merupakan suku pengembara yang mahir berkuda. Untuk memudahkan perjalanan, rambut depan mereka dibotakkan dan bagian belakang diikat. Jika tidak begitu maka rambut akan tertiup angin kencang. Seperti Manchuria, orang Mongol juga memiliki adat menguncir rambut karena kebiasaan berkuda ini. Setelah berasimilasi dengan kebiasaan dan iklim, perlahan-lahan tradisi menguncir rambut itu menjadi kebiasaan serta budaya Manchuria.
Sementara itu, orang Han yang notabene penduduk asli Tiongkok tidak seberapa mahir berkuda dibandingkan Mongol dan Manchuria. Pada masa lampau, orang Han yang berkuda biasanya hanya memakai serban untuk mengikat rambut mereka.
Kaisar Dinasti Qing, Shunzhi atas bantuan Jenderal Wu Sangui (mantan jenderal pada masa Dinasti Ming yang membelot) berhasil menerobos Tembok Besar dan menguasai Beijing pada 1644. Untuk memperkuat legitimasi penaklukan atas orang Han, Shunzhi memerintahkan semua orang Han harus memangkas rambut sesuai tradisi kuncir orang Manchuria. Yang menentang perintah harus dipenggal. Semboyan tirani waktu itu adalah, “Ingin rambut penggal kepala, ingin kepala penggal (pangkas) rambut”. Saat dikeluarkannya aturan tersebut, banyak juga yang langsung membotakkan kepala dan menjadi biksu untuk menunjukkan perlawanan.
Sejak saat itu, semua orang Tionghoa wajib bertaucang. Ketika terjadi eksodus ke negara lain, orang-orang Tionghoa perantauan atau biasa disebut Hua Ren masih mempertahankan model rambut mereka yang setengah botak dengan kuncir ekor kuda yang dililit seperti cemeti. Hal itu dapat dilihat dari Tionghoa peranakan yang masuk ke Indonesia pada awal abad ke-18 sampai awal abad ke-20.
Di pengujung abad ke-19 dan awal abad ke-20, korupsi di dalam birokrasi dan kolonialisasi Barat menjadikan Tiongkok bangsa yang lemah. Pada 1911, pemimpin kunci revolusi Sun Yat Sen melancarkan “Revolusi Xinhai” dan berhasil menumbangkan Dinasti Qing. Ia kemudian mendirikan Tiongkok sebagai negara republik dan menjadi presiden pertama sementara (1 Januari 1912-1 April 1912), sebelum digantikan oleh presiden pertama, Yuan Shikai.
Sun Yat Sen adalah salah satu tokoh nasionalis garis keras yang menolak Taucang sebagai bentuk perlawanan terhadap Dinasti Qing. Setelah republik Tiongkok berdiri, otomatis tradisi Taucang hilang dengan sendirinya, tak terkecuali pada suku asli Manchuria. (blogkatahatiku.blogspot.com)