07 March 2014

TELKOM DAN SCHNEIDER ELECTRIC KEMBANGKAN SMART BUILDING

Foto: Effendy Wongso
Sebagai badan usaha milik negera (BUMN) telekomunikasi dengan portofolio bisnis Telecommunication, Information, Media, Edutainment and Services (TIMES), PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) menggelar seminar Green Building bertajuk “The Promise of Green - A Building Evolution” di Jakarta, Rabu (6/3/2014).
Bersamaan dengan acara tersebut, sekaligus juga dilakukan launching solusi smart building management system Telkom, yaitu IndiBuilding (solusi layanan smart building management system untuk high rise building), IndiCity (solusi layanan smart building management system untuk superblock dan kawasan bisnis), dan IndiCamp (solusi layanan smart building management system untuk kawasan industri serta landed area).
Acara yang menghadirkan sederetan pakar di bidang manajemen energi ini, bertujuan membahas beragam solusi cerdas untuk mengoptimalkan penggunaan energi di dalam gedung seiring dengan evolusi “Smart Building” yang terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.
Latar belakang pengembangan dan penerapan solusi Smart Building di Indonesia berlandaskan Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta Nomor 38 Tahun 2012 tentang bangunan gedung hijau yang diterbitkan pada 11 April 2012. Peraturan ini bertujuan mewujudkan penyelenggaraan bangunan gedung yang memperhatikan aspek penghematan dan penggunaan sumber daya secara efisien.
Telkom Indonesia dengan dukungan seluruh anak perusahaan Telkom Group dan mitra-mitra terbaiknya, menghadirkan solusi smart building untuk mendukung program bangunan hijau dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Solusi smart building Telkom merupakan suatu  solusi berbasis teknologi,informasi, dan komunikasi (TIK) yang disediakan untuk mengintegrasikan fungsi access control, koneksi internet kabel maupun internet nirkabel (Wifi), TV Cable (CATV), CCTV, alarm, sound, digital signage, dan video guard dalam satu sistem yang terintegrasi secara terpusat.
Direktur Enterprise and Business Service Telkom, Muhammad Awaluddin mengatakan, Peraturan Gubernur Nomor 38 Tahun 2012 tersebut, mendorong digalakkannya penerapan solusi Smart Building di high rise building dan superblock di kawasan pusat pertumbuhan bisnis, agar Jakarta dapat menjadi kota yang modern dan ramah lingkungan.
“Tujuan utama dari solusi Smart Building Management System adalah biaya pengelolaan gedung yang lebih efisien, konsumsi energi seperti listrik yang lebih rendah, komputerisasi pengelolaan gedung untuk menekan human error, serta peningkatan pada kenyamanan dan keamanan menajamen gedung,” ungkapnya.
Selain itu, Awaluddin menyebut Smart Building akan membantu penghuni, pemilik gedung, operator, dan manajemen gedung mengoptimalkan penggunaan ruang dan meminimalkan dampak negatif yang ditimbulkan terhadap lingkungan sekitar gedung.
“Melalui solusi Smart Building ini, Telkom yang bersinergi bersama seluruh pelaku industri properti Tanah Air, berharap dapat memberikan kontribusi dalam mewujudkan Jakarta menjadi kota yang modern, nyaman, dan ramah lingkungan,” tandasnya. (blogkatahatiku.blogspot.com)