27 March 2014

SULSEL ANGGARKAN SARANA PERTANIAN RP 204 MILIAR

Foto: Dok KATA HATIKU
Salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Sulsel adalah melakukan penyiapan sarana pertanian yang memadai. Tahun ini, Pemprov Sulsel menganggarkan Rp 204 miliar untuk itu. Hal tersebut terus dilakukan Pemprov Sulsel agar dapat menggenjot produktivitas yang maksimal hasil pertanian.
Saat ditemui di kantornya, Jalan Amirullah, Makassar, Senin (10/3/2014), Kepala Dinas Pertanian Sulsel, Lutfi Halide MP, mengatakan telah mempersiapkan dan mengalokasikan anggaran untuk penyediaan sarana dan pascasarana pertanian sebesar Rp 204 miliar. “Anggaran itu juga termasuk perluasan lahan di Sulsel. Anggaran ini  meningkat lima persen dibandingkan alokasi 2012 yang berjumlah Rp 178 miliar,” ujarnya.
Menurutnya, untuk menjaga eksistensi pertanian, pihaknya telah malakukan antisipasi alih fungsi lahan dari 2006 sampai 2013. Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan lahan seluas enam ribu hektare sampai 2014. Pada 2014 ini, pihaknya menargetkan perluasan lahan cetak sawah seluas 3.600 hektare.
Lutfi menyebutkan, perluasan sawah tersebut dapat meningkatkan hasil pertanian di Sulsel. “Kami akan melakukan beberapa tahap dalam peningkatan produksi pangan produksi Sulsel, dengan jalan perbaikan jaringan irigasi tersier, optimalisasi lahan dengan cara meningkatkan intensitas pertanaman pangan beras, dari satu kali menjadi tiga kali dalam setahun. Juga penerapan system of rice intevisication (SRI) akan menjadi proritas untuk peningkatan hasil produksi pertanian Sulsel,” paparnya.
Tahun ini perluasan area sawah yang telah dicetak mencapai 14.400 hektare, dan ini dinilai telah mengimbangi hilangnya lahan akibat alih fungsi lahan pada setiap kota di Sulsel seperti sawah menjadi perumahan.
“Sesuai data yang ada, produksi Gabah Kering Giling (GKG) dari tahun lalu selalu mengalami peningkatan tiap tahunnya. Akhir 2012, tingkat GKG mencapai 4,8 juta ton beras. Maka di tahun ini, produksi GKG Sulsel akan capai 5,4 juta ton. (Annisa/blogkatahatiku.blogspot.com)