11 March 2014

RESITAL SUNYI

Oleh Weni Lauwdy Ratana

Resital telah jelma sunyi
iramanya yang pondik
mengirama setabuh hati yang galau

“Riak babur dari sepasang bola mata indah,
adalah kenangan biru yang berdebu!”

Giris mengiris bagai violin
senandung jadi pongah
satu-satu tercacah
cinta, hanya patronase
dalam birama lawas

Di sini, bilangan rindu
tak lagi jamah hati
: sebab kau, dan senandung
telah berlalu bersama angin