18 March 2014

RAUP OMSET BESAR, PEDAGANG LAPAK MENJAMUR

Foto: Effendy Wongso
Saat ini di sejumlah pinggir jalan protokol ataupun di teras ruko marak pedagang lapak yang berjualan pakaian dengan hasil yang lumayan besar setiap harinya. Dari pantauan di seputaran Jalan Hertasning, Makassar, Rabu (12/3/2014), banyak terdapat pedagang lapak ataupun gerobak yang berdagang,baik pakaian maupun makanan.
Salah seorang pedagang pakaian batik Solo, Agus yang setiap hari berjualan di Kompleks Ruko Bloc C, Jalan Letjen Hertasning Raya, mengaku dagangannya laris manis dan meraup omset lumayan per hari, di mana ia berjualan dari sore hingga tengah malam.
Pria asal Semarang tersebut, membanderol jualannya dengan harga bervariasi. Pakaian anak-anak dibanderolnya mulai Rp 10 ribu hingga Rp 35 ribu. Adapun pakaian dewasa dibanderolnya mulai Rp 35 ribu hingga Rp 75 ribu.
“Baju batik yang saya jual semuanya dari Solo. Batik ini biasa disebut dengan batik Prada Solo. Ya, Alhamdulillah, setiap hari bisa menghasilkan Rp 500 ribu. Bahkan, saya pernah meraup omset Rp 1 juta sampai tiga kali dalam sebulan,” bebernya.
Rata-rata pembelinya, sebut Agus berasal dari pekerja yang lewat, tamu-tamu hotel, dan pekerja Rumah Sakit Grestelina yang berada di kawasan jualannya. “Suatu saat saya bisa berjualan berjualan di pasar-pasar besar dengan harga kios atau lods yang relatif lebih murah. Sebelumnya, saya pernah mendapat tawaran dari seorang pedagang di Pasar Sentral (eks Makassar Mall), yang kebetulan sudah punya kios di sana. Tawarannya Rp 50 juta, hanya untuk ambil nomor kios,” papar Agus, mengisyaratkan kemahalan dari mimik wajahnya. (Annisa/blogkatahatiku.blogspot.com)