13 March 2014

PERLUASAN KAWASAN INDUSTRI MAKASSAR

Foto: Effendy Wongso
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, menjanjikan akan menyuntik anggaran sebesar Rp 600 miliar untuk PT Kawasan Industri Makassar (Kima). Anggaran itu akan digunakan untuk pembebasan dan perluasan lahan 250 hektare Kima.
Hal tersebut diungkapkan Dahlan, saat melakukan peninjauan ke PT Kima ditemani Direktur Utama PT Kima, Bachder Johan, beberapa saat sebelum mengikuti debat calon presiden pada Konvensi Partai Demokrat di Hotel Grand Clarion, Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (5/3/2014). Untuk membiayai rencana tersebut, Dahlan akan mengundang investor untuk mendukung rencana tersebut.
Guna merealisasikan hal itu, ia mengatakan akan mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulsel, sehingga diperlukan adanya perbaikan dan perluasan lahan Kima. “Saya akan membantu dalam hal pengurusan izin di Kementerian BUMN dan Kementerian Industri, serta Kementerian Perdagangan,” ungkapnya.
Dikatakan, hal terpenting saat ini Kima harus memperhitungkan berapa dana yang dibutuhkan untuk perluasan area. Sehingga ia menginginkan proses pengembangan Kima dapat rampung pada Mei 2014. “Ya, ini agar izin yang diberikan bisa keluar lebih cepat dan tepat waktu,” bebernya.
Pada kesempatan itu, Dahlan juga menyampaikan perlu adanya komunikasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel untuk mendukung rencana perluasan Kima tersebut. “Perlu adanya roadmap untuk menuju Kima. Perlu adanya pembebasan tanah sepanjang tiga kilometer yang digunakan untuk jalan masuk dari tol menuju lokasi Kima,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Kima, Bachder Johan mengatakan akan menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh Dahlan. Diungkapkan, ada beberapa kekurangan yang terdapat di PT Kima, di antaranya kurangnya daya listrik yang ada di Kima sehingga hal tersebut sempat menjadi kendala dan keluhan beberapa pengusaha yang ada di PT Kima.
“Perlu power plan untuk mendukung produksi yang ada di PT Kima. Sebenarnya, stok listrik yang ada di Sulsel mencukupi untuk industri. Hanya saja, distribusi ke Kima masih dirasa sangat kurang oleh sejumlah pengusaha,” sebutnya.
Bachder berharap, dengan adanya perluasan lahan KIMA hingga mencapai Kabupaten Maros bisa meningkatkan pertumbuhan industri di Sulsel, khususnya di Makassar. (Annisa/blogkatahatiku.blogspot.com)