27 March 2014

PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI KLINIK BISNIS TERPADU

Foto: Effendy Wongso
Pemerintah Kota Makassar terus menggalakkan penguatan struktur ekonomi dan pemberdayaan ekonomi rakyat usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM) melalui Klinik Bisnis Terpadu. Hal ini terlihat pada kegiatan workshop klinik usaha UMKM yang diselenggarakan Bappeda di Hotel Grand Celino, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Makassar, Senin (17/3/2014) pagi.
Staf Ahli, Takdir Alim Bahri mewakili Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, mengatakan pemberdayaan UMKM harus terus didorong untuk mendukung penguatan struktur ekonomi masyarakat. “Harus terus diarahkan agar tercipta ekonomi yang kokoh pada semua sektor. Untuk mewujudkan ekonomi yang kokoh, harus ditekankan pada sektor andalan seperti perniagaan, jasa, dan industri yang dapat memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan pendapatan masyarakat yang berimplikasi pada peningkatan pendapatan asli daerah,” tuturnya.
Upaya mengembangkan industri rakyat, sebut Takdir harus terus digalakkan dengan menerapkan regulasi yang berpihak pada UMKM, pembinaan kelompok-kelompok usaha produktif, dan pembentukan klinik bisnis kecamatan. Selain itu, Takdir juga menyampaikan peningkatan daya saing komoditi unggulan, perlu disokong pemerintah kota agar memacu pengembangan dan pemanfaatan potensi wilayah pantai, pesisir dan pulau, pembentukan kawasan niaga maritim, pengembangan teknologi pangan alternatif, serta pelatihan dan pendidikan pengembangan komoditi unggulan.
Panitia penyelenggara kegiatan yang juga Kepala Bidang Ekonomi Badan Pengawas Pembangunan Daerah (Bappeda), Anwar mengatakan maksud diselenggarakannya kegiatan tersebut untuk memberikan pemahaman, dan wawasan secara mendalam kepada masyarakat untuk pengembangan klinik bisnis terpadu ke depan.
“Diharapkan, setiap warga pelaku UMKM di setiap kecamatan, dapat mengetahui manfaat klinik bisnis terpadu,” urainya. (Chaerani/blogkatahatiku.blogspot.com)