08 March 2014

PANAKKUKANG CINEMA XXI

Hadirkan Teknologi Terkini Menonton Film di Bioskop

Foto: Ahmad Alia
Jika ada yang bertanya apa hobi yang mayoritas paling banyak orang sukai, pasti akan banyak yang menjawab nonton film. Selain unsur hiburan, melalui film orang bisa mendapatkan beragam pengetahuan baru. Misalnya dari tokoh karakter yang bervariasi, hingga jalan cerita yang alurnya bermacam-macam, sehingga kegiatan menonton film tidak pernah membosankan.
Makanya banyak orang yang rela mengantri tiket yang kadang antreannya cukup panjang hanya untuk masuk menonton di bioskop. Di Indonesia, jaringan 21 Cineplex Group mencengkeram kuat bisnis bioskop di Tanah Air, tanpa pernah memiliki saingan yang berarti. Jika para pencinta film berjalan-jalan di sebuah mal, kadang kita bingung dengan istilah 21 dan XXI di bioskop, walaupun semuanya mewakili kata dua puluh satu, namun sebenarnya keduanya berbeda.
Perbedaan antara keduanya hanya terletak pada segmen pasar yang di bidik. Brand XXI membidik pasar kalangan menengah ke atas, sementara brand 21 ditujukan untuk middle end ke bawah. Dengan perbedaan pasar yang dibidik inilah, jelas fasilitas yang ditawarkan juga sangat berbeda.
Brand XXI masuk di Makassar sejak Juni 2011, dengan menjadikan Mal Panakkukang sebagai lokasi pertamanya mendirikan outlet, dengan mengusung nama Panakkukang XXI. Saat ini brand XXI sudah memiliki tiga outlet di Kota Makassar. Panakukang XXI menempati lokasi lantai 3.
“Keunggulan kami adalah dari sisi kualitas sound system yang telah mengusung dolby 7.1. Studio di tempat kami juga telah mendukung pemutaran film 3 dimensi (3D),” jelas Manager Cinema Panakkukang XXI, Agus Triyadi,
Selain itu desain interior yang ditampilkan, Panakkukang XXI juga lebih eksklusif, sesuai dengan segmen pasar yang dibidik. Untuk pemilihan film yang ditayangkan, ungkap Agus, porsinya lebih banyak ke film-film luar negeri. Meskipun demikian beberapa film nasional yang box office juga tetap diputar. Setiap hari film-film yang tayang selalu selalu dievalusi, sehingga rotasi pemutaran film selalu berjalan dengn baik. Kalau grafik penontonnya masih tinggi, tentu film tersebut belum diturunkan.
Panakkukang XXI memiliki enam studio, dengan kapasitas penonton berbeda-beda. Studio 1 memiliki kapasitas 297 orang, studio 2 kapasitas 259 orang, studio 3 kapasitas 186 orang, studio 4 dan 5 kapasitas 171 orang, dan studio 6 kapasitasnya 130 orang. Untuk mendukung daya tariknya, Panakkukang XXI juga dilengkapi fasilitas kafe dengan menu yang lebih lengkap, serta wahana permainan buat anak.
Kehadiran Panakkukang XXI melengkapi tenant hiburan yang ada di Mal Panakkukang, sehingga sangat mendukung konsep one stop service yang diberikan kepada para pengunjung setianya. (Yusuf A/blogkatahatiku.blogspot.com)