07 March 2014

NPL STABIL, KINERJA BANK MANDIRI SUMRINGAH

Foto: Effendy Wongso
Sebagai salah satu bank badan usaha milik negara (BUMN) terbesar di Indonesia, Bank Mandiri terus menunjukkan komitmen sebagai salah satu penggerak perekonomian nasional maupun regional dengan menunjukan kinerja keuangan yang memuaskan. Hal tersebut didukung pengembangan layanan transaksional perbankan yang lengkap, baik bisnis maupun personal.
Secara nasional, kinerja Bank Mandiri sepanjang 2013 telah menunjukkan peningkatan yang signifikan di semua aspek keuangan. Bank Mandiri berhasil menyelesaikan rencana kerja, bukan hanya dari sisi keuangan namun meningkatkan kualitas layanan, penguatan manajemen risiko, dan penerapan good governance.
Direktur Finance and Strategy Bank Mandiri, Pahala N Mansury mengatakan dari sisi profitabilitas, laba bersih pada 2013 tercatat tumbuh 17,4 persen menjadi Rp 18,2 triliun. Selain pertumbuhan kredit, laju kenaikan laba bersih juga ditopang oleh pertumbuhan fee based income yang mencapai Rp 14,5 triliun di 2013.
“Total dana murah yang terbesar di industri perbankan nasional dengan total dana murahnya mencapai Rp 360 triliun, bertambah Rp 43,8 triliun atau 13,9 persen ketimbang 2012 lalu. Besarnya komposisi dana murah di Bank Mandiri menjadi bukti tingginya kepercayaan masyarakat, di mana akses layanan bank ini memberikan kemudahan serta kenyamanan dalam bertransaksi,” jelasnya.
Ditambahkan, kredit Bank Mandiri yang disalurkan ke sektor produktif tumbuh 23,3 persen, dan mencapai Rp 360,4 triliun. Dilihat dari segmentasi kredit, pertumbuhan tertinggi berasal dari segmen mikro yang mencapai 42,3 persen menjadi Rp 27 triliun pada 2013. Dengan pertumbuhan kredit yang cukup tinggi, Bank Mandiri mampu menjaga risiko kredit di level rendah di mana Non Performing Loan (NPL) di 2013 sebesar 0,58 persen.
“Melalui pengelolaan risiko kredit yang baik, Bank Mandiri mampu mendorong pertumbuhan kredit secara positif dengan NPL yang terkontrol di level rendah. Perseroan akan terus melaksanakan penyelesaian kredit bermasalah secara hati-hati untuk memberikan hasil yang optimal,” ungkap Pahala. (blogkatahatiku.blogspot.com)